Halaman

Selasa, 29 Juni 2021

Achraf Hakimi Ke PSG

Proses Transfer Achraf Hakimi Ke PSG Selesai, Segini Harganya!

Selasa 29 Jun 2021, 07:00 WIB


Achraf Hakimi sudah berada di gerbang keluar Giuseppe Meazza. Dalam hitungan hari, pemain asal Maroko tersebut akan segera berangkat menuju Paris untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain. Tapi sebelum itu, Hakimi akan menjalani tes medis terlebih dulu.

Lantas berapa Hakimi? Dalam laporan edisi cetak Corriere dello Sport, untuk bisa mendapatkan pemain 22 tahun tersebut, Les Parisien dilaporkan harus merogoh kocek yang cukup dalam. Mencapai 73 juta Euro.

Lebih lanjut lagi, dari total biaya tersebut Inter akan mengantongi uang tunai sebesar 68 juta Euro. 60 juta Euro akan diserahkan setelah proses penyelesaian kontrak Hakimi selesai, dan 8 juta Euro sisanya akan dibayarkan setelah sang pemain tampil di Parc des Princes.


Sumber :
https://www.ligaolahraga.com/bola/proses-transfer-achraf-hakimi-ke-psg-selesai-segini-harganya

Selasa, 22 Juni 2021

Hakan Calhanoglu ke Inter Milan

Hakan Calhanoglu Membelot ke Inter Milan?

Selasa, 22 Juni 2021 - 03:05 WIB

Penggawa AC Milan, Hakan Calhanoglu, dikabarkan segera merapat ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2021 ini. Kepindahan pemain asal Turki itu menjadi sorotan mengingat gensi antara dua rival sekota tersebut.

Kabar mengenai membelotnya Calhanoglu dari AC Milan ke Inter Milan sebelumnya disampaikan oleh salah satu jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano.

Fabrizio menyampaikan kabar tersebut lewat unggahan di media soial Instagramnya, @Fabriziorom pada Senin (21/6/2021).

Ia mengatakan sang pemain sepakat untuk bergabung ke Inter Milan dalam waktu dekat. Calhanoglu nantinya akan diikat kontrak oleh Nerazzurri -julukan Inter Milan- hingga 2024 mendatang.

"@hakancalhanoglu sepakat untuk menjadi pemain baru Inter Milan setelah bermain selama empat musim di AC Milan! unggah Fabrizio Romano di Instagram pribadinya, Senin (21/6/2021).

"Kontraknya bersama AC Milan akan berakhir pekan depan dan Calhanoglu akan segera bergabung ke Inter Milan hingga 2024 mendatang," lanjut pernyataan Fabrizio Romano

Seperti diketahui, kontrak Calhanoglu bersama Milan bakal berakhir pada Juni 2021. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada pembicaraan terkait kesepakatan kontrak baru antara kedua belah pihak.

Milan kabarnya menawarkan nilai gaji 4 juta euro per musim, sedangkan Calhanoglu diklaim ngotot meminta nilai di atasnya. Alhasil, negosiasi kedua belah pihak pun menemui kebuntuan.

Sebelum dikabarkan sepakat merapat ke Inter Milan, Calhanoglu juga dikaitkan dengan sejumlah tim papan atas lainnya seperti Juventus hingga Manchester United.


Sumber :

https://sports.sindonews.com/read/462320/11/hakan-calhanoglu-membelot-ke-inter-milan-1624277181

Jumat, 28 Mei 2021

Inter Milan Tunjuk Simone Inzaghi

BREAKING NEWS - Inter Milan Tunjuk Simone Inzaghi Jadi Pengganti Antonio Conte

Inter Milan telah memutuskan untuk menunjuk pelatih Lazio, Simone Inzaghi, sebagai pengganti Antonio Conte. Inter Milan bergerak cepat untuk mencari pengganti Antonio Conte di kursi kepelatihan.

Sebelumnya, sejumlah nama muncul sebagai kandidat untuk menggantikan Conte di kursi kepelatihan Inter Milan. Maurizio Sarri, Paulo Fonseca, dan Sergio Conceicao sempat disebut menjadi pengganti Conte.

Akan tetapi, Inter Milan akhirnya menjatuhkan pilihan mereka kepada pelatih Lazio, Simone Inzaghi. Menurut laporan jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano, yang dilansir BolaSport.com, Inzaghi telah sepakat untuk pindah ke Inter Milan.

Pihak Inzaghi dikabarkan melakukan pembicaraan dengan Inter Milan pada Kamis (27/5/2021) waktu setempat. Akan tetapi, belum diketahui durasi kontrak yang akan diterima Inzaghi sebagai pelatih Inter Milan pada musim 2021-2022.

Kontrak Inzaghi di Lazio juga akan berakhir pada 30 Juni 2021.

Mantan penyerang Lazio itu berencana untuk tidak memperpanjang kontraknya di tim ibu kota dan menerima pinangan Inter. Inzaghi telah melatih Lazio selama lima tahun sejak 2016 dan sempat membawa Lazio hampir menjuarai Liga Italia pada musim 2019-2020.

Selain itu, Inzaghi juga kembali berhasil membawa Lazio berlaga di Liga Champions pada musim ini. Sementara itu, Conte mengundurkan diri dari posisi pelatih Inter Milan setelah berselisih paham dengan pemilik I Nerazzurri, Steven Zhang.


Sumber :

https://www.bolasport.com/read/312713796/breaking-news-inter-milan-tunjuk-simone-inzaghi-jadi-pengganti-antonio-conte?page=all

Kamis, 27 Mei 2021

Romelu Lukaku Kirim Pesan Menyentuh untuk Conter

Antonio Conte Pisah dengan Inter Milan, Romelu Lukaku Kirim Pesan Menyentuh

Romelu Lukaku mengirimkan sebuah pesan menyentuh kepada Antonio Conte yang baru saja berpisah dengan Inter Milan. Usai sudah kerja sama yang terjalin antara Inter Milan dan Antonio Conte. Inter Milan resmi berpisah dengan Antonio Conte setelah sang pelatih baru saja mempersembahkan gelar Liga Italia 2020-2021.

Gelar tersebut menjadi scudetto pertama Inter setelah 11 tahun puasa, sekaligus memutus dominasi Juventus. Namun, Conte tidak lagi akan mendampingi Romelu Lukaku cs pada kompetisi musim 2021-2022.

Pemutusan hubungan kerja antara I Nerazzurri dan Conte diklaim didasari oleh perbedaan pandangan. Pihak Inter diketahui tengah mengalami krisis keuangan dalam satu tahun terakhir.Presiden Inter Milan, Steven Zhang, berniat memangkas gaji pemain sebesar 20 persen dan tidak memberi bonus usai menjadi juara.

Selain itu, Inter harus menjual sejumlah pemain bintang untuk menutupi krisis finansial. Hal ini yang membuat Conte memberontak karena ingin mempertahankan pemain bintangnya dan permintaan dana untuk belanja tak bisa dipenuhi.

Pelatih asal Italia tersebut mendapatkan biaya kompensasi senilai 7 juta euro (sekitar Rp 122 miliar). Nominal itu adalah nilai sisa kontrak yang masih berjalan hingga tahun depan. Sosok pemain yang merasa kehilangan atas kepergian Conte adalah bomber andalan Inter, Romelu Lukaku.

Dilansir BolaSport.com dari Football Italia, Romelu Lukaku adalah pemain yang diyakinkan Conte untuk pindah ke Liga Italia. Conte diketahui telah menginginkan jasa Lukaku sejak melatih Chelsea. Harapan mantan pelatih Juventus tersebut akhirnya terwujud pada musim panas 2019 dengan mendaratkan Lukaku di Giuseppe Meazza.

Penyerang asal Belgia tersebut ditebus senilai 75 juta euro (sekitar Rp 1,30 triliun) dari Manchester United. Kepercayaan yang diberikan oleh Conte terhadap Lukaku berbuah manis pada musim ini. Lukaku menjelma menjadi mesin gol bagi Inter dengan gelontoran 24 gol dari 36 pertandingan di Liga Italia.

Sebuah pesan menyentuh pun dituliskan oleh Lukaku terkait perpisahan Conte dengan Inter. Penyerang berusia 28 tahun tersebut melayangkan ucapan terima kasih kepada Conte karena merasa berutang budi.

"Tahun 2014 kami berbicara untuk pertama kalinya dan kami memiliki ikatan sejak saat itu," tulis Lukaku pada laman Instagram pribadinya.

"Kami memiliki banyak momen untuk bekerja sama, tetapi hanya Tuhan yang tahu mengapa hal itu tidak pernah terjadi sebelumnya."

"Anda datang pada waktu yang tepat dan pada dasarnya mengubah saya sebagai pemain dan membuat saya lebih kuat secara mental dan yang lebih penting kami menang bersama!"

"Kemenangan dan itu semua yang penting bagi Anda dan saya senang karena saya telah menjadikan Anda sebagai pelatih."

"Saya akan menjaga prinsip Anda selama sisa karier saya (persiapan fisik, mental, dan hanya dorongan untuk menang ...), sungguh menyenangkan bermain untuk Anda!"

"Terima kasih atas semua yang telah Anda lakukan. Saya sangat berutang budi pada Anda…" ujar Lukaku.


Sumber :
https://www.bolasport.com/amp/read/312713608/antonio-conte-pisah-dengan-inter-milan-romelu-lukaku-kirim-pesan-menyentuh?page=all

Pesan Perpisahan Antonio Conte

Pesan Perpisahan Antonio Conte untuk Inter Milan, Sangat Menyentuh!

 


Perjalanan Antonio Conte dengan Inter Milan tidak berlangsung lama. Pada akhirnya, kedua belah pihak harus berpisah karena landasan ekonomi yang sedang menjadi masalah Nerazzurri beberapa bulan terakhir.

Perpisahan ini terjadi tanpa diduga sebelumnya. Bagaimana tidak, Conte baru saja membawa Inter menjuarai Serie A yang selama sembilan tahun terakhir dikuasai Juventus. Itu juga menjadi gelar pertama Inter di Serie A sejak tahun 2010.

Conte tiba di Giuseppe Meazza pada tahun 2019, tepat setahun setelah dicampakkan Chelsea. Ia gagal menyumbangkan trofi pada musim perdananya, namun sudah menunjukkan tanda-tanda menuju kesuksesan.

Pria berkebangsaan Italia itu juga sempat dikabarkan ingin hengkang pada tahun 2020 kemarin. Namun setelah dibujuk rayu manajemen klub, Conte akhirnya memilih bertahan. Tapi kali ini, ia tak bisa dibujuk rayu lagi.


Conte Tinggalkan Inter Milan

Pedih memang. Tapi Conte dan Inter Milan tak bisa bekerja sama lagi. Krisis finansial dikarenakan pandemi Covid-19 membuat Nerazzurri tak mampu menyeimbangkan dirinya dengan ambisi besar sang pelatih.

Dalam sejumlah laporan, diketahui bahwa Inter menyodorkan pemotongan gaji sebesar 20 persen kepada Conte. Bukan cuma dia, tapi juga beberapa pemain. Hal ini harus dilakukan demi menyelamatkan neraca keuangan tim.

Bukan cuma itu, Inter juga harus mendapatkan uang sebesar 80 juta euro dalam waktu dekat. Yang artinya, beberapa pemain penting harus hengkang. Sementara Conte ingin manajemen klub membeli pemain baru agar bisa meraih prestasi lainnya.

Pada akhirnya, kedua belah pihak tidak mendapatkan kata sepakat yang tepat. Conte resmi hengkang dan menyampaikan ucapan perpisahannya untuk Inter secara publik lewat media sosial Instagram miliknya.


Pesan Antonio Conte

"Sungguh perjalanan yang hebat dalam dua tahun ini! Setiap hari, kami mengembangkan kekuatan yang lebih dan lebih, deteriminasi, niat dan pengorbanan, mampu menembus logika medioker yang mengelilingi," tulis Conte.

"Tidak ada alasan, tidak ada alibi, tapi hanya kerja, kerja dan kerja, digabungkan dengan rasa hormat serta edukasi. Kami membawa Scudetto kembali ke Inter setelah 11 tahun, tapi di atas semuanya, kami membawa Inter kembali ke tempat yang sepantasnya untuk sejarah dan tradisinya."

"Terima kasih untuk mereka yang membuat ini terjadi! Pemain, staf, presiden, manajer, dan semua orang yang telah membantu dan mendukung kami dalam dua tahun ini. Saya ingin berkata kepada fans Inter bahwa dalam situasi yang sangat sulit untuk semuanya dikarenakan pandemi, kami selalu bisa merasakan dukungan dan kasih sayang mereka."

"Saya akan selalu membawa gambar Scudetto yang diangkat dari lingkaran tertinggi San Siro bersamaan dengan selebrasi anda. TERIMA KASIH!" tutup Conte.


Sumber :

https://www.bola.net/italia/pesan-perpisahan-antonio-conte-untuk-inter-milan-sangat-menyentuh-49890b.html

Minggu, 23 Mei 2021

Inter Milan 5 - 1 Udinese

Hasil Pertandingan Inter Milan vs Udinese: Skor 5-1


Inter Milan sukses menutup perjalanan mereka di Serie A 2020/21 dengan kemenangan telak 5-1 kala menjamu Udinese di Giuseppe Meazza, Minggu (23/5/2021) malam WIB.

Lima gol kemenangan Inter masing-masing diciptakan oleh Ashley Young, Christian Eriksen, Lautaro Martinez, Ivan Perisic, dan Romelu Lukaku. Udinese sendiri mencetak gol hiburan lewat penalti Roberto Pereyra.

Berkat hasil ini, Inter sukses mengakhiri musim ini di puncak klasemen dengan poin 91, sedangkan Udinese menempati peringkat 14 dengan poin 40.


Babak Pertama

Inter mencoba langsung tampil agresif sejak kick-off. Hasilnya, Young sudah berhasil membuka keunggulan ketika laga baru berjalan delapan menit memanfaatkan sebuah bola liar setelah ia bekerjasama dengan Martinez.

Inter baru bisa menggandakan keunggulan menjelang babak pertama usai lewat eksekusi tendangan bebas Eriksen yang sempat mengenai pagar hidup dan sukses memperdaya Juan Musso.

Keunggulan dua gol Inter pun bertahan hingga pertandingan memasuki jeda turun minum. Tampaknya pesta juara Nerazzurri bakal semakin sempurna dengan raihan poin penuh.


Babak Kedua

Kembali dari kamar ganti, Inter belum mau mengendurkan tekanan mereka. Memasuki menit ke-54, tuan rumah mendapat hadiah penalti usai Achraf Hakimi dilanggar Marvin Zeegelaar di kotak terlarang. Martinez yang menjadi algojo pun menunaikan tugasnya dengan sempurna.

Inter semakin berada di atas angin setelah Perisic sukses membobol gawang Musso pada menit ke-64 lewat sebuah tembakan melengkung ke tiang jauh.

Tujuh menit berselang, giliran Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Bomber yang baru masuk di babak kedua itu mendapat gol berbau keberuntungan usai crossing Alexis Sanchez membentur tiang dan bola mengarah padanya.

Udinese mendapat gol hiburan berkat eksekusi penalti Roberto Pereyra pada menit ke-79 setelah sebelumnya VAR menganggap Eriksen melakukan handball di kotak terlarang.

Tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim di sisa pertandingan. Skor 5-1 untuk kemenangan Inter pun menjadi hasil akhir laga ini.


Susunan Pemain

Inter: Samir Handanovic (Daniele Padelli 46'); Danilo D'Ambrosio, Andrea Ranocchia, Alessandro Bastoni; Achraf Hakimi (Ivan Perisic 57'), Matías Vecino, Stefano Sensi (Christian Eriksen 39'), Roberto Gagliardini, Ashley Young; Andrea Pinamonti (Alexis Sanchez 65'), Lautaro Martinez (Romelu Lukaku 57').


Udinese: Juan Musso (Manuel Gasparini 88'); Rodrigo Becao, Kevin Bonifazi, Samir; Nahuel Molina, Rodrigo de Paul (Jean-Victor Makengo 69'), Walace (Martin Palumbo 88'), Jens Stryger Larsen, Marvin Zeegelaar (Fernando Forestieri 59'); Roberto Pereyra; Stefano Okaka (Fernando Llorente 59').


Sumber :

https://www.bola.net/italia/hasil-pertandingan-inter-milan-vs-udinese-skor-5-1-b50cb8.html

Minggu, 16 Mei 2021

Juventus 3 - 2 Inter Milan

Hasil Pertandingan Juventus vs Inter Milan: Skor 3-2



Pertandingan berjalan seru dengan sejumlah kontroversi penalti. Drama dua kartu merah dan 10 kartu kuning mewarnai laga alot ini.

Tiga gol Juve datang dari Cristiano Ronaldo (24') dan Juan Cuadrado (45+3', 88'). Inter membalas melalui Romelu Lukaku (35') dan satu gol bunuh diri Georgio Chiellini (83').

Hasil ini krusial bagi Juve untuk menjaga persaingan menembus empat besar klasemen akhir. Bagi Inter yang sudah juara, kekalahan ini tidak terlalu berpengaruh.


Babak pertama

Pertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. 10 menit pertama jadi milik Inter yang bermain lebih percaya diri, Juve masih kesulitan menyerang balik.

Pertandingan berjalan ketat hingga menit ke-20. Kedua tim bergantian menyerang, Inter dan Juve bergantian menciptakan peluang.

Menit ke-23, Juve mendapatkan penalti usai VAR membuktikan Chiellini dijatuhkan di kotak terlarang. Laga sempat berlanjut, tapi wasit memilih melihat tayangan ulang.

Ronaldo maju sebagai algojo. Sepakannya dihentikan Handanovic, tapi bola muntah tepat di depan Ronaldo lagi. Gol! Juve 1-0 Inter.

Menit ke-34, giliran Inter yang mendapatkan penalti. Skenarionya sama, VAR mengintervensi dan membuktikan De LIgt melanggar Lautaro.

Lukaku maju mengeksekusi penalti dan dengan tenang mengecoh Szczesny. Gol! Juve 1-1 Inter.

Tepat di ujung babak pertama, Juve kembali unggul. Kali ini lewat sepakan keras Cuadrado dari sisi kanan tepi kotak penalti. Gol! Juve 2-1 Inter di menit ke-45+2.


Babak kedua

Pertandingan dimulai kembali dengan tempo yang lebih sedang. Kedua tim masih menyerang, tapi kini tampak berhati-hati tidak membuat kesalahan.

Menit ke-55, Juve harus kehilangan Bentancur yang menerima kartu kuning kedua. Duel fisik dengan Lukaku memaksa Bentancur menjatuhkan striker Belgia tersebut.

Menit ke-82 terjadi insiden di kotak penalti Juve. Lukaku mencetak gol, tapi Chiellini protes dilanggar Lukaku. Wasit lalu mengecek VAR dan memberikan gol untuk Inter. Juve 2-2 Inter.

Belum cukup, drama kembali terjadi di menit ke-88. Kali ini wasit memberikan penalti untuk Juve usai pelanggaran lemah terhadap Cuadrado.

Cuadrado maju sendiri sebagai algojo dan menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Gol! Juve 3-2 Inter.

Tidak ada gol tambahan di sisa laga. Wasit pun meniup peluit panjang. Skor 3-2 untuk kemenangan Juventus.


Susunan pemain

JUVENTUS XI (4-4-2): Wojciech Szczesny; Alex Sandro, Giorgio Chiellini, Matthijs de Ligt, Danilo; Federico Chiesa (70' Merih Demiral), Adrien Rabiot, Rodrigo Bentancur, Juan Cuadrado; Dejan Kulusevski (58' Weston McKennie), Cristiano Ronaldo (70' Alvaro Morata).


INTER XI (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan De Vrij, Alessandro Bastoni (80' Matias Vecino); Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Christian Eriksen (73' Stefano Sensi), Matteo Darmian (46' Ivan Perisic); Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.


Sumber :

https://www.bola.net/italia/hasil-pertandingan-juventus-vs-inter-milan-skor-3-2-ead624.html