Atalanta Vs Inter - Resmi, Nerazzurri Finis di Posisi Ke-2 Liga Italia 2019-2020
02/08/2020
Partai Grande Partita antara Atalanta vs Inter Milan menghiasi giornata pamungkas Serie A - kasta tertinggi Liga Italia - musim 2019-2020. Dihelat di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (2/8/2020) dini hari, duel Atalanta vs Inter dimenangkan tim tamu dengan skor 2-0.
Ashley Young menjadi bintang laga dengan mengemas satu assist dan satu gol. Baca juga: Atalanta Vs Inter Milan, Catatan Minor Nerazzurri di Markas La Dea Satu assist ia persembahkan untuk gol pembuka Inter yang dicetak Danilo D'Ambrosio saat laga baru berjalan satu menit, atau tepatnya 50 detik.
Gol pembuka laga Atalanta vs Inter ini menjadi gol tercepat pada perhelatan Serie A musim 2019-2020. Unggul satu gol, serangan Inter kian intens. Mereka kemudian berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-20.
Kali ini, Ashley Young yang menjadi aktor utama. Merangsek dari sayap kiri, ia lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang menuju pojok gawang Atalanta. Bola melengkung dan menghujam sisi kiri gawang Pierlugi Gollini.
Setelah itu, tidak ada tambahan gol hingga babak pertama berakhir. Pun dengan babak kedua. Kemenangan ini memastikan Inter mengakhiri Liga Italia 2019-2020 dengan finis di posisi kedua, mengumpulkan 82 poin. Sementara Atalanta harus puas finis di posisi ketiga dengan 78 poin.
Susunan pemain:
Atalanta (3-4-2-1):
95-Gollini; 2-Toloi, 3-Caldara, 19-Djimsiti; 21-Castagne, 15-De Roon, 11-Freuler, 8-Gosens; 10-Gomez, 88-Pasalic; 91-Duvan Zapata.
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Inter Milan (3-5-2):
1-Handanovic; 2-Godin, 6-de Vrij, 95-Bastoni; 33-D'Ambrosio, 23-Barella, 77-Brozovic, 5-Gagliardini, 15-Ashley Young; 9- Lukaku, 10-Lautaro Martinez.
Pelatih: Antonio Conte
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/08/02/03510018/atalanta-vs-inter-resmi-nerazzurri-finis-di-posisi-ke-2-liga-italia-2019-2020?page=all#page2.
Tampilkan postingan dengan label Musim 2019/2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musim 2019/2020. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Agustus 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Inter Vs Napoli, Nerazzurri Menang Meyakinkan
29/07/2020
Duel Inter Milan vs Napoli pada giornata ke-37 Serie A atau kompetisi level teratas Liga Italia berakhir dengan kemenangan untuk tim tuan rumah. Laga Inter vs Napoli dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Rabu (29/7/2020) dini hari WIB.
Inter yang mengusung misi balas dendam setelah dikalahkan Napoli pada semifinal Coppa Italia berhasil menang dengan skor meyakinkan 2-0. Dua gol tim berjuluk I Nerazzurri itu masing-masing diciptakan oleh Danilo D'Ambrosio pada menit ke-11 dan Lautaro Martinez menit 74.
Kemenangan atas Napoli membuat Inter kembali ke posisi kedua klasemen Liga Italia setelah sebelumnya sempat digeser Atalanta yang pada pertandingan lainnya menang 2-1 atas Parma. I Nerazzurri kini mengoleksi 79 poin, unggul satu angka atas Atalanta yang berada di peringkat ketiga.
Jalannya laga Inter vs Napoli Bermain agresif pada awal laga, Inter Milan hanya membutuhkan waktu 11 menit untuk menjebol gawang Napoli. Umpan mendatar Cristiano Biraghi dari sisi kanan pertahanan Napoli berhasil dituntaskan oleh Danilo D'Ambrosio yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.
Kiper Napoli, Alex Meret, yang mati langkah tak bisa mengamankan bola hasil sepakan kaki kiri D'Ambrosio. Inter unggul 1-0 atas tim tamu. Meski mampu unggul lebih dulu melalui gol D'Ambrosio, Inter justru lebih banyak mendapat tekanan pada sisa babak pertama.
Samir Handanovic yang berdiri di bawah mistar gawang Inter harus berjibaku menahan gempuran pasukan Gennaro Gattuso, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Piotr Zielinski menit ke-24. Enam menit kemudian, Handanovic kembali membuat penyelamatan gemilang terhadap peluang Matteo Politano.
Napoli terus memberikan tekanan. Namun, usaha keras Lorenzo Insigne dkk tak ada yang membahkan hasil. Inter pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas tim tamu. Baca juga: Sulit Kejar Juventus, Inter Milan Coba Lagi Musim Depan Memasuki babak kedua, Napoli tak mengendurkan tekanan.
Pada menit ke-62, Eljif Elmas melepaskan tendangan jarah jauh. Namun tandengannya masih melebar. Di lain sisi, Antonio Conte selaku pelatih Inter membuat perubahan agar timnya bisa keluar dari tekanan. Lautaro Martinez dimasukkan menggantikan Alexis Sanchez.
Keputusan Conte memasukkan Lautaro terbukti merupakan pilihan tepat. Penyerang asal Argentina itu menambah keunggulan Inter pada menit ke-74 melalui sepakan akurat dari luar kotak penalti. Nerazzurri menjauh 2-0 atas Napoli. Unggul dua gol membuat Inter bermain lebih nyaman.
Sedangkan Napoli tetap berusaha mencetak gol balasan. Hingga wasit Paolo Valeri meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, tidak ada lagi gol tambahan. Inter Milan mengemas kemenangan 2-0 atas Napoli.
Susunan pemain Inter vs Napoli:
Inter (3-4-1-2):
1-Samir Handanovic (PG); 33-Danilo D'Ambrosio, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 87-Antonio Candreva (Diego Godin 60'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 34-Cristiano Biraghi (Ashley Young 80'); 20-Borja Valero (Christian Eriksen 89'); 9-Romelu Lukaku (Victor Moses 89'), 7-Alexis Sanchez (Lautaro Martinez 60')
Pelatih: Antonio Conte
Napoli (4-3-3):
1-Alex Meret (PG); 23-Elseid Hysaj (Kevin Malcuit 84'), 19-Nikola Maksimovic, 26-Kalidou Koulibaly, 6-Mario Rui (Faouzi Ghoulam 65'); 4-Diego Demme, 12-Eljif Elmas, 20-Piotr Zielinski (Allan 65'); 21-Matteo Politano (Hirving Lozano 75'), 99-Arkadiusz Milik (Jose Callejon 84'), 24-Lorenzo Insigne
Pelatih: Gennaro Gattuso
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/29/04545668/inter-vs-napoli-nerazzurri-menang-meyakinkan?page=all#page2.
Minggu, 26 Juli 2020
Hasil Genoa Vs Inter, Nerazzurri Kembali ke Jalur Kemenangan
26/07/2020
Laga Genoa vs Inter Milan di Stadion Stadion Luigi Ferraris berakhir 3-0 untuk kemenangan tim tamu, Sabtu (25/7/2020) atau Minggu dini hari WIB. Pertandingan Genoa vs Inter Milan merupakan lanjutan pekan ke-36 Serie A, kasta teratas Liga Italia.
Gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Romelu Lukaku (34', 90+2') dan juga Alexis Sanchez pada menit ke-84. Kemenangan ini membuat Inter Milan mengakhiri tren buruk selalu meraih hasil imbang pada dua laga terakhir Liga Italia.
Tambahan tigo poin juga membuat Inter Milan naik ke peringkat dua klasemen menggeser Atalanta. Inter Milan dengan koleksi 76 poin kini unggul satu angka atas Atalanta yang harus turun ke peringkat tiga. Nerazzurri, julukan Inter Milan, untuk sementara tertinggal empat poin dari Juventus yang baru bermain 35 kali di puncak klasemen.
Di sisi lain, hasil laga kali ini tidak mengubah posisi Genoa di klasemen. Genoa tidak beranjak dari urutan 17 atau satu tingkat di atas zona degradasi dengan koleksi 36 poin.
Jalannya pertandingan: Inter Milan pada laga kali ini langsung menurunkan duo penyerang Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Kedua striker itu ditopang Christian Eriksen yang berperan sebagai treaquartista dari lini kedua.
Di sisi lain, Genoa tampil dengan formasi 3-5-2, Valon Behrami menjadi pemain jangkar di lini tengah. Babak pertama berjalan sengit meski dari segi penguasaan bola Inter Milan sedikit lebih unggul dengan persentase 55 persen.
Inter Milan juga unggul tipis dari segi tembakan tepat sasaran yakni dua berbanding satu milik Genoa. Salah satu tembakan tepat sasaran Inter Milan dilepaskan oleh Romelu Lukaku dan berbuah gol pada menit ke-34.
Memanfaatkan umpan silang Cristiano Biraghi, Romelu Lukaku mencetak gol dengan sundulan setelah meemenangi duel dengan Cristian Zapata. Skor 1-0 untuk Inter Milan bertahan hingga turun minum.
Pada awal babak kedua, Inter Milan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Inter Milan tetap mengandalkan dua bek sayap yang pada laga ini diisi oleg Cristiano Biraghi dan Victor Moses. Genoa baru bisa mulai menekan Inter Milan ketika laga memasuki menit ke-55.
Merespon hal itu, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, melakukan penyegaran di lini depan pada menit ke-65. Conte menarik keluar Christian Eriksen dan Lautaro Maritinez. Kedua pemain itu digantikan oleh Borja Valero dan Alexis Sanchez.
Perubahan itu tidak terlalu mengubah permainan Inter Milan yang justru tertekan sejak menit ke-75. Genoa yang terus berusaha mencari gol penyeimbang justru kecolongan pada menit ke-83. Lini belakang Genoa terbuka lebar ketika Victor Moses melakukan inisiasi serangan balik Inter Milan.
Setelah melewati satu pemain, Moses mengirimkan umpan silang deras ketika memasuki sepertiga pertahanan Genoa. Umpan Moses kemudian diselesaikan oleh Alexis Sanchez yang lolos dari kawalan dengan tembakan kaki kanan.
Serangan balik kembali membuat Inter Milan mencetak gol ketiga pada menit ke-90+2. Memanfaatkan umpan Marcelo Brozovic, Lukaku melakukan solo run dari tengah lapangan dan sempat melewati dua pemain sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti Genoa.
Tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 3-0 untuk kemenangan Inter Milan bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain Genoa Vs Inter Milan:
Genoa (3-5-2):
1-Mattia Perin; 5-Edoardo Goldaniga, 17-Cristian Romero, 2-Cristian Zapata; 32-Peter Ankersen (Paolo Ghiglione 76'), 65-Nicolo Rovella (Mattia Destro 77'), 85-Valon Behrami (Lasse Schoene 59'), 15-Filip Jagiello, 4-Domenico Criscito; 99-Andrea Pinamonti, 30-Andrea Favilli (Goran Pandev 71')
Pelatih: Davide Nicola
Inter Milan (3-4-1-2):
1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 13-Andrea Ranocchia, 37-Milan Skriniar (Danilo D'Ambrosio 65'); 34-Cristiano Biraghi (Ashley Young 84'), 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini, 11-Victor Moses (Antonio Candreva 84'); 24-Christian Eriksen (Borja Valero 65'); 10-Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 65'), 9-Romelu Lukaku
Pelatih: Antonio Conte
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/26/02272558/hasil-genoa-vs-inter-nerazzurri-kembali-ke-jalur-kemenangan?page=all#page2.
Laga Genoa vs Inter Milan di Stadion Stadion Luigi Ferraris berakhir 3-0 untuk kemenangan tim tamu, Sabtu (25/7/2020) atau Minggu dini hari WIB. Pertandingan Genoa vs Inter Milan merupakan lanjutan pekan ke-36 Serie A, kasta teratas Liga Italia.
Gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Romelu Lukaku (34', 90+2') dan juga Alexis Sanchez pada menit ke-84. Kemenangan ini membuat Inter Milan mengakhiri tren buruk selalu meraih hasil imbang pada dua laga terakhir Liga Italia.
Tambahan tigo poin juga membuat Inter Milan naik ke peringkat dua klasemen menggeser Atalanta. Inter Milan dengan koleksi 76 poin kini unggul satu angka atas Atalanta yang harus turun ke peringkat tiga. Nerazzurri, julukan Inter Milan, untuk sementara tertinggal empat poin dari Juventus yang baru bermain 35 kali di puncak klasemen.
Di sisi lain, hasil laga kali ini tidak mengubah posisi Genoa di klasemen. Genoa tidak beranjak dari urutan 17 atau satu tingkat di atas zona degradasi dengan koleksi 36 poin.
Jalannya pertandingan: Inter Milan pada laga kali ini langsung menurunkan duo penyerang Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Kedua striker itu ditopang Christian Eriksen yang berperan sebagai treaquartista dari lini kedua.
Di sisi lain, Genoa tampil dengan formasi 3-5-2, Valon Behrami menjadi pemain jangkar di lini tengah. Babak pertama berjalan sengit meski dari segi penguasaan bola Inter Milan sedikit lebih unggul dengan persentase 55 persen.
Inter Milan juga unggul tipis dari segi tembakan tepat sasaran yakni dua berbanding satu milik Genoa. Salah satu tembakan tepat sasaran Inter Milan dilepaskan oleh Romelu Lukaku dan berbuah gol pada menit ke-34.
Memanfaatkan umpan silang Cristiano Biraghi, Romelu Lukaku mencetak gol dengan sundulan setelah meemenangi duel dengan Cristian Zapata. Skor 1-0 untuk Inter Milan bertahan hingga turun minum.
Pada awal babak kedua, Inter Milan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Inter Milan tetap mengandalkan dua bek sayap yang pada laga ini diisi oleg Cristiano Biraghi dan Victor Moses. Genoa baru bisa mulai menekan Inter Milan ketika laga memasuki menit ke-55.
Merespon hal itu, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, melakukan penyegaran di lini depan pada menit ke-65. Conte menarik keluar Christian Eriksen dan Lautaro Maritinez. Kedua pemain itu digantikan oleh Borja Valero dan Alexis Sanchez.
Perubahan itu tidak terlalu mengubah permainan Inter Milan yang justru tertekan sejak menit ke-75. Genoa yang terus berusaha mencari gol penyeimbang justru kecolongan pada menit ke-83. Lini belakang Genoa terbuka lebar ketika Victor Moses melakukan inisiasi serangan balik Inter Milan.
Setelah melewati satu pemain, Moses mengirimkan umpan silang deras ketika memasuki sepertiga pertahanan Genoa. Umpan Moses kemudian diselesaikan oleh Alexis Sanchez yang lolos dari kawalan dengan tembakan kaki kanan.
Serangan balik kembali membuat Inter Milan mencetak gol ketiga pada menit ke-90+2. Memanfaatkan umpan Marcelo Brozovic, Lukaku melakukan solo run dari tengah lapangan dan sempat melewati dua pemain sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti Genoa.
Tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 3-0 untuk kemenangan Inter Milan bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain Genoa Vs Inter Milan:
Genoa (3-5-2):
1-Mattia Perin; 5-Edoardo Goldaniga, 17-Cristian Romero, 2-Cristian Zapata; 32-Peter Ankersen (Paolo Ghiglione 76'), 65-Nicolo Rovella (Mattia Destro 77'), 85-Valon Behrami (Lasse Schoene 59'), 15-Filip Jagiello, 4-Domenico Criscito; 99-Andrea Pinamonti, 30-Andrea Favilli (Goran Pandev 71')
Pelatih: Davide Nicola
Inter Milan (3-4-1-2):
1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 13-Andrea Ranocchia, 37-Milan Skriniar (Danilo D'Ambrosio 65'); 34-Cristiano Biraghi (Ashley Young 84'), 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini, 11-Victor Moses (Antonio Candreva 84'); 24-Christian Eriksen (Borja Valero 65'); 10-Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 65'), 9-Romelu Lukaku
Pelatih: Antonio Conte
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/26/02272558/hasil-genoa-vs-inter-nerazzurri-kembali-ke-jalur-kemenangan?page=all#page2.
Kamis, 23 Juli 2020
Inter Vs Fiorentina, Pasukan Antonio Conte Dipaksa Berbagi Angka
23/07/2020
Inter Milan dipaksa berbagi angka dengan Fiorentina dalam pertandingan pada pekan ke-35 Liga Italia musim ini. Pertandingan antara Inter vs Fiorentina yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB, berakhir dengan skor 0-0.
Hasil tersebut membuat Inter Milan masih berada di peringkat ketiga klasemen Serie A dengan 73 poin. Adapun Fiorentina naik satu peringkat ke posisi 12 dengan raihan 43 poin.
Jalannya pertandingan Inter vs Fiorentina: Babak pertama, Inter Milan coba mengejutkan Fiorentina lewat sepakan Christian Eriksen yang sempat berbelok arah pada menit ke-5. Bola sepakan Eriksen sempat ditepis kiper Fiorentina, Pietro Terracino.
Bola yang masih liar coba disambar oleh Romelu Lukaku, tetapi langsung sigap diamankan Terracino. Lima menit setelah peluang pertama dari Eriksen, Inter Milan nyaris mencetak gol. Nicolo Barella sempat memberikan keunggulan bagi lewat tembakan jarak jauh yang masih bisa ditepis Terracino dengan baik.
Inter Milan kembali membuang peluang untuk unggul terlebih dahulu setelah bola sundulan Lukaku melebar tipis dan membentur tiang gawang Fiorentina. Inter Milan harus kehilangan Stefan De Vrij lebih cepat karena mengalami cedera di menit ke-23 sehingga membuatnya digantikan oleh Andrea Ranocchia.
Meski kehilangan Stefan De Vrij, Inter Milan masih belum mengendurkan serangannya. Sayang, peluang terakhir Inter Milan pada menit ke-34 lewat kaki Romelu Lukaku masih belum bisa menggetarkan jala Fiorentina hingga turun minum.
Babak pertama antara Inter milan vs Fiorentina berakhir dengan skor 0-0. Pada babak kedua, Inter Milan masih intensif menyerang pertahanan Fiorentina. Peluang emas tercipta pada menit ke-52 lewat kerja sama dua pemain eks Man United.
Lukaku yang menggiring bola hingga di belakang barisan pertahanan Fiorentina lalu memberikan umpan kepada Alexis Sanchez. Sanchez yang melihat kesempatan langsung melakukan tembakan hasil dari umpan Lukaku.
Namun, Terracino yang menjadi pahlawan dalam pertandingan kali ini dengan sigap mengantisipasi bola sepakan Sanchez sehingga gawang Fiorentina masih aman. Fiorentina baru mendapatkan peluang emas pertamanya pada menit ke-56 lewat aksi eks pemain Bayern Muenchen, Frank Ribery. Ribery yang mendapatkan umpan dari Patrick Cutrone melesakkan tembakan ke pojok gawang Inter Milan, tetapi masih mampi diantisipasi kiper Samir Handanovic.
Fiorentina baru membuat peluang kembali pada menit ke-80 hasil kerja sama Federico Chiesa dan Pol Lilora yang masih sanggup diamankan Handanovic. Pada sisa 5 menit terakhir tambahan waktu babak kedua, kedua tim tak kunjung memperoleh hasil meski sama-sama gencar menebar ancaman ke gawang satu sama lain.
Hingga babak kedua berakhir, laga antara Inter Milan vs Fiorentina ditutup dengan skor kacamata 0-0.
Susunan pemain Inter Milan vs Fiorentina
Inter Milan (3-4-1-2):
Samir Handanovic (GK); Danilo D’Ambrosio, Stefan De Vrij, Diego Godin; Antonio Candreva, Nicolo Barella, Roberto Gagliardini, Ashley Young; Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Alexis Sanchez. Cadangan: Daniele Padelli, Andrea Ranocchia, Alessandro Bastoni, Milan Skriniar, Kwadwo Asoamoah, Victor Moses, Cristiano Biraghi, Borja Valero, Lucien Agoume, Marcel Brozovic, Lautaro Martinez, Sebastiano Esposito.
Pelatih: Antonio Conte
Fiorentina (3-5-2):
Pietro Terracciano (gk); German Pezzella, Nikola Milenkovic, Martin Caceres; Lorenzo Venuti, Milan Badelj, Alfredi Duncan, Gaetano Castrovilli, Dalbert; Franck Ribery, Patrick Cutrone. Cadangan: Kevin Agudelo, Erick Pulgar, Aleksa Terzic, Pol Lirola, Christian Kouame, Federico Chiesa, Igor Julio, Federico Ceccherini, Riccardo Sottil, Dusan Vlahovic, Federico Brancolini, Rachid Ghezzal.
Pelatih: Giuseppe Iachini
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/23/04492788/inter-vs-fiorentina-pasukan-antonio-conte-dipaksa-berbagi-angka?page=all#page2.
Senin, 20 Juli 2020
Roma Vs Inter, Duel Sengit di Olimpico Berujung 4 Gol
20/07/2020
Laga AS Roma vs Inter Milan di Stadion Olimpico berakhir imbang 2-2, Minggu (19/7/2020) atau Senin dini hari WIB. Laga Roma vs Inter merupakan lanjutan pekan ke-34 Serie A, kasta teratas Liga Italia.
Sepasang gol Inter Milan diciptakan oleh Stefan de Vrij pada menit ke-15 dan eksekusi penalti Romelu Lukaku (88'). Sementara itu, dua gol AS Roma tercatat atas nama Leonardo Spinazzola (45') dan Henrikh Mkhitaryan (57').
Hasil ini membuat AS Roma gagal memperpanjang tren tiga kemenangan beruntun di Liga Italia. AS Roma juga tidak beranjak dari peringkat lima klasemen dengan koleksi 60 poin. Adapun tambahan satu poin membuat Inter Milan naik satu tingkat ke urutan kedua klasemen.
Inter Milan dengan koleksi 72 poin untuk sementara unggul satu angka dari Atalanta yang harus turun ke peringkat tiga.
Jalannya pertandingan Roma vs Inter Babak pertama laga AS Roma vs Inter Milan berjalan sangat seimbang. Secara penguasaan bola, Inter Milan lebih unggul dengan persentase mencapi 54 persen. Di sisi lain, Roma lebih sering mengancam gawang Inter Milan dengan tiga percobaan tembakan berbanding dua milik Inter Milan.
Inter Milan mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-15 melalui gol Stefan de Vrij. Memanfaatkan umpan sepak pojok Alexis Sanchez, De Vrij yang berdiri di tiang jauh mampu menaklukkan kiper Pau Lopez dengan sundulan.
Kedudukan kembali imbang menjadi 1-1 setelah Leonardo Spinazzola mencetak gol pada menit ke-47. Gol Spinazzola berawal dari keberhasilan Aleksandar Kolarov mencuri bola dari kaki Lautaro Martinez di sepertiga pertahan Roma.
Momen itu membuat Inter Milan langsung menghadapi situasi serangan balik dari AS Roma yang dipimpin oleh Henrikh Mkhitaryan.
Setelah melakukan akselerasi, Mkhitaryan memberikan umpan ke Edin Dzeko. Bola kemudian langsung dipindahkan Dzeko ke kaki Spinazzola yang berdiri bebas di sisi kiri pertahanan Inter Milan. Spinazzola dengan sekali kontrol kemudian melepaskan tendangan kaki kanan mendatar.
Meski sempat dihalau De Vrij, bola tetap masuk ke gawang Inter Milan untuk membuat kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama. Berlanjut ke babak kedua, Inter Milan langsung mengejutkan AS Roma pada menit ke-54 setelah Lautaro Martinez mencetak gol.
Namun, gol itu harus dianulir karena Martinez sudah berada dalam posisi offside. Tiga menit berselang, Roma berhasil unggul 2-1 berkat gol Mkhitaryan.
Gol ini berawal dari kemelut di depan gawang Inter Milan setelah Alessandro Bastoni berduel dengan Edin Dzeko. Dalam situasi itu, Bastoni berniat membuang bola dengan kaki kirinya. Namun, bola sapuan Bastoni justru mengenai De Vrij.
Bola liar itu kemudian langsung diselesaikan oleh Mkhitaryan dengan tendangan keras kaki kanan. Setelah tertinggal 1-2, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, langsung melakukan tiga pergantian pemain.
Conte menarik keluar Martinez untuk memberi kesempatan tampil kepada Romelu Lukaku. Adapun dua pergantian Inter Milan lainnya terjadi di sektor bek sayap. Dua menit berselang, Conte juga memasukkan playmaker, Christian Eriksen, yang menggantikan Roberto Gagliardini.
Meski sudah mengganti empat pemainnya, Inter Milan masih kesulitan menembus pertahanan AS Roma. Pada menit ke-86, Inter Milan mendapat hadiah penalti setelah Leonardo Spinazzola melanggar Victor Moses. Berniat melakukan sapuan, Spinazzola justru menendang kaki Moses yang berhasil mencuri bola dari belakang.
Lukaku yang menjadi eksekutor mampu melakukan tugasnya dengan baik untuk membuat Inter Milan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Skor imbang 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain AS Roma vs Inter Milan:
AS Roma (3-4-1-2):
13-Pau Lopez; 23-Gianluca Mancini, 41-Roger (Chris Smalling 74'), 11-Aleksandar Kolarov; 33-Bruno Peres, 21-Jordan Veretout, 42-Amadou Diawara (Bryan Cristante 69'), 37-Leonardo Spinazzola, 7-Lorenzo Pellegrini; 77-Henrikh Mkhitaryan; 9-Edin Dzeko
Pelatih: Paulo Fonseca
Inter Milan (3-5-2):
1-Samir Handanovic; 95-Alessandro Bastoni (Danilo D'Ambrosio 82'), 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 15- Ashley Young (Cristiano Biraghi 67'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini (Christian Eriksen 69'), 87-Antonio Candreva (Victor Moses 67"); 10-Lautaro Martinez (Romelu Lukaku 67'), 7-Alexis Sanchez
Pelatih: Antonio Conte
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/20/04424628/roma-vs-inter-duel-sengit-di-olimpico-berujung-4-gol?page=all#page2.
Jumat, 17 Juli 2020
Hasil SPAL Vs Inter Milan, Pesta Gol Nerazzurri di Kandang Tim Juru Kunci
17/07/2020
Laga pekan ke-33 Serie A Liga Italia yang mempertemukan SPAL vs Inter Milan berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan Nerazzurri, julukan Inter. Laga SPAL vs Inter Milan berlangsung di Stadion Paolo Mazza, Kamis (16/7/2020) atau Jumat dini hari WIB.
Pesta gol Inter pada laga tersebut dipersembahkan oleh gol-gol Antonio Candreva (37'), Cristiano Biraghi (55'), Alexis Sanchez (60'), dan Roberto Gagliardini (73'). Hasil Liga Italia melawan SPAL ini membuat Inter kembali ke posisi kedua Klasemen Serie A.
Inter kini mengoleksi 71 poin dari 33 laga. Juventus masih meminpin klasemen sementara dengan 77 poin dari 33 pertandingan. Adapun SPAL makin terpuruk di posisi juru kunci dengan baru mengoleksi 19 poin.
Jalannya pertandingan Inter mendominasi jalannya laga di awal babak pertama. Peluang pertama anak asuh Antonio Conte didapat saat laga berjalan empat menit. Menerima umpan dari Antonio Candreva, Marcelo Brozovic melepaskan tembakan dari luar kotak.
Namun, tembakannya membentur tiang sebelah kanan gawang SPAL dan hanya menghasilkan tendangan gawang. Pada menit ke-15, sebuah umpan lambung dari Christian Eriksen ke kotak penalti dapat disambut dengan sundulan oleh Roberto Gagliardini.
Hanya, sundulan Roberto Gagliardini masih bisa ditangkap kiper SPAL, Carlo Letica. Tiga menit berselang, giliran tim tuan rumah yang memiliki peluang untuk membuka skor melalui tembakan kaki kiri Andrea Petagna.
Sepakan keras kaki kiri Petagna hanya membentur mistar gawang Inter yang dijaga Samir Handanovic. Inter akhirnya unggul pada menit ke-37. Memanfaatkan umpan Alexis Sanchez, Candreva melepaskan sepakan dan berhasil menyarangkan bola di pojok kanan gawang Letica. Keunggulan Inter bertahan hingga istirahat.
Memasuki babak kedua, Inter nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-52 andai sepakan jarak dekat Alexis Sanchez tak ditepis Letica.
Tiga menit kemudian, gol kedua Inter akhirnya terjadi. Mendapat ruang tembak di depan kotak penalti, Cristiano Biraghi melepaskan tendangan ke arah pojok kiri gawang SPAL. Alexis Sanchez membawa Inter unggul 3-0 lewat golnya pada menit ke-60.
Memanfaatkan umpan silang dari Christian Eriksen, Alexis menyarangkan bola lewat sundulan yang masuk tepat di tengah gawang SPAL. Pada menit ke-73, Roberto Gagliardini membawa Inter 4-0 lewat golnya yang memanfaatkan umpan Ashley Young. Skor 4-0 untuk Inter bertahan hingga laga usai.
Susunan pemain SPAL vs Inter Milan:
SPAL:
25-Carlo Letica; 26-Jacopo Sala, 41-Kevin Bonifazi, 23-Francesco Vicari (B. Salamon 82'), 13-Arkadiusz Reca (T. Cionek 66'); 21-Gabriel Strefezza (M. D'Alessandro 66'), 14-Bryan Dabo, 6-Mirko Valdifiori, 11-Alessandro Murgia (G. Tunjov 82'); 32-Alberto Cerri (F. Di Francesco 75'), 37-Andrea Petagna
Pelatih: Luigi Di Biagio
Inter Milan:
1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 13-Andrea Ranocchia, 95-Alessandro Bastoni (D'Ambrosio 63'); 87-Antonio Candreva (S. Esposito 79'), 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini (B. Valero 74'), 34-Cristiano Biraghi (Ashley Young 63'); 24-Christian Eriksen; 7-Alexis Sanchez (L. Pirola 79'), 10-Lautaro Martinez
Pelatih: Antonio Conte
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/17/04443398/hasil-spal-vs-inter-milan-pesta-gol-nerazzurri-di-kandang-tim-juru-kunci?page=all#page2.
Senin, 13 Juli 2020
Inter Vs Torino, Nerazzurri 'Comeback' dan Tembus Dua Besar
14/07/2020
Inter Milan meraih hasil positif kala menjamu Torino pada pekan ke-32 Serie A Liga Italia, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB. Duel Inter vs Torino yang dipertandingkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, itu dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-1.
Nerazzurri - julukan Inter - tertinggal terlebih dulu pada babak pertama lewat gol yang dicetak penyerang Torino Andrea Belotti saat laga memasuki menit ke-17.
Namun, pada babak kedua, pasukan Antonio Conte mampu membalikkan keadaan (comeback) dengan mencetak tiga gol, masing-masing lewat Ashley Young (49'), Diego Godin (51') dan Lautaro Martinez (61'). Kemenangan ini membuat Inter sukses menyalip Lazio.
Inter kini menduduki peringkat kedua, mengumpulkan 68 poin dari 32 laga. Sementara itu, Torino tertahan di posisi ke-16, atau dua setrip dari jurang degradasi. Mereka mengumpulkan 34 poin dari 32 partai.
Inter kembali ke jalur kemenangan. Sebelumnya, mereka tidak pernah menang (satu kalah, satu imbang) dalam dua laga terakhir Serie A. Ini merupakan kemenangan keenam Conte melawan Torino di pentas Serie A sepanjang karier kepelatihannya.
Adapun bagi Diego Godin, golnya ke gawang Torino membuat ia menjadi pemain ke-18 Inter yang mampu mencetak gol di Liga Italia musim ini.
Laga Inter vs Torino ini sekaligus menutup pekan ke-32 Serie A 2019-2020.
Susunan pemain:
Inter Milan (3-4-1-2): 1-Samir Handanovic, 2-Diego Godin (37-Milan Skriniar 74'), 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 33-Danilo D'Ambrosio (37-Cristiano Biraghi 72'), 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini, 15-Ashley Young (87-Antonio Candreva 72') ; 20-Borja Valero; 7-Alexis Sanchez, 9-Lautaro Martinez (24-Christian Eriksen 84'). Pelatih: Antonio Conte
Torino (3-4-3): 39-Salvatore Sirigu; 29-Lorenzo De Silvestri (17-Wilfried Singo 66'), 5-Armando Izzo, 33-Nicolas N'Koulou; 36-Gleison Bremer, 34-Ola Aina, 23-Soualiho Meite (7-Sasa Lukic 64'), 88-Tomas Rincon, 15-Cristian Ansaldi (21-Alejandro Berenguer Remiro 65'), 24-Simone Verdi (22-Vincenzo Millico 78'), 9-Andrea Belotti Pelatih: Moreno Longo
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/14/05204248/inter-vs-torino-nerazzurri-comeback-dan-tembus-dua-besar?page=all#page2.
Inter Milan meraih hasil positif kala menjamu Torino pada pekan ke-32 Serie A Liga Italia, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB. Duel Inter vs Torino yang dipertandingkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, itu dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-1.
Nerazzurri - julukan Inter - tertinggal terlebih dulu pada babak pertama lewat gol yang dicetak penyerang Torino Andrea Belotti saat laga memasuki menit ke-17.
Namun, pada babak kedua, pasukan Antonio Conte mampu membalikkan keadaan (comeback) dengan mencetak tiga gol, masing-masing lewat Ashley Young (49'), Diego Godin (51') dan Lautaro Martinez (61'). Kemenangan ini membuat Inter sukses menyalip Lazio.
Inter kini menduduki peringkat kedua, mengumpulkan 68 poin dari 32 laga. Sementara itu, Torino tertahan di posisi ke-16, atau dua setrip dari jurang degradasi. Mereka mengumpulkan 34 poin dari 32 partai.
Inter kembali ke jalur kemenangan. Sebelumnya, mereka tidak pernah menang (satu kalah, satu imbang) dalam dua laga terakhir Serie A. Ini merupakan kemenangan keenam Conte melawan Torino di pentas Serie A sepanjang karier kepelatihannya.
Adapun bagi Diego Godin, golnya ke gawang Torino membuat ia menjadi pemain ke-18 Inter yang mampu mencetak gol di Liga Italia musim ini.
Laga Inter vs Torino ini sekaligus menutup pekan ke-32 Serie A 2019-2020.
Susunan pemain:
Inter Milan (3-4-1-2): 1-Samir Handanovic, 2-Diego Godin (37-Milan Skriniar 74'), 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 33-Danilo D'Ambrosio (37-Cristiano Biraghi 72'), 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini, 15-Ashley Young (87-Antonio Candreva 72') ; 20-Borja Valero; 7-Alexis Sanchez, 9-Lautaro Martinez (24-Christian Eriksen 84'). Pelatih: Antonio Conte
Torino (3-4-3): 39-Salvatore Sirigu; 29-Lorenzo De Silvestri (17-Wilfried Singo 66'), 5-Armando Izzo, 33-Nicolas N'Koulou; 36-Gleison Bremer, 34-Ola Aina, 23-Soualiho Meite (7-Sasa Lukic 64'), 88-Tomas Rincon, 15-Cristian Ansaldi (21-Alejandro Berenguer Remiro 65'), 24-Simone Verdi (22-Vincenzo Millico 78'), 9-Andrea Belotti Pelatih: Moreno Longo
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/14/05204248/inter-vs-torino-nerazzurri-comeback-dan-tembus-dua-besar?page=all#page2.
Jumat, 10 Juli 2020
Hellas Verona Vs Inter, Nerazzurri Kembali Gagal Raih Hasil Maksimal
10/07/2020
Inter Milan harus puas bermain imbang dengan tuan rumah Hellas Verona pada pekan ke-31 Liga Italia, Jumat (10/7/2020) dini hari. Duel Hellas Verona vs Inter yang dihelat di Stadion Marc Antonio Bentegodi, berakhir dengan skor 2-2.
Dua gol tuan rumah dicetak oleh Darko Lazovic (2') dan Miguel Veloso (86'). Sementara gol Inter tercipta melalui sepakan Antonio Candreva (49') dan bunuh diri Federico Dimarco (55').
Hasil imbang ini membuat Nerazzurri - julukan Inter - tertahan di posisi keempat dengan 65 poin. Inter kembali gagal meraih hasil maksimal setelah pekan lalu dikalahkan Bologna. Jalannya laga Hellas Verona mencetak gol cepat lewat Darko Lazovic, ketika laga baru berjalan 1 menit 41 detik, setelah ia menerima umpan dari Federico Dimarco.
Gol Lazovic menjadi yang tercepat kedua di Serie A setelah gol Emil Hallfredson ke gawang Napoli pada Oktober 2014 (26 detik). Hanya ada satu gol tercipta pada babak pertama. Skor 1-0 menutup paruh awal.
Babak kedua dimulai, Inter langsung tampil menekan guna menyamakan kedudukan.
Upaya Nerazzurri berbuah hasil saat babak kedua baru berjalan empat menit. Adalah Antonio Candreva yang sukses menyamakan kedudukan. Ia memanfaatkan bola muntah dari tendangan Romelu Lukaku yang hanya membentur mistar gawang.
Enam menit kemudian, Candreva kembali menjadi aktor gol Inter. Sepakannya membentur Federico Dimarco sebelum bola masuk ke gawang Hellas Verona. Inter berbalik unggul 2-1 hingga menit ke-55.
Ketika laga menyisakan empat menit lagi, Inter justru kebobolan. Sepakan kaki kiri Miguel Veloso membuat kiper Inter, Samir Handanovic, tak berdaya. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain Hellas Verona vs Inter Milan:
Hellas Verona (3-4-2-1): 1-Marco Silvestri; 13-Amir Rahmani, 21-Koray Guenter, 24-Marash Kumbulla; 5-Davide Faraoni, 4-Miguel Veloso, 34-Sofyan Amrabat, 23-Federico Dimario; 32-Matteo Pessina, 88-Darko Lazovic; 9-Marulsz Stepinski. Pelatih: Ivan Juric
Inter Milan (3-4-1-2): 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 2-Diego Godin; 87-Antonio Candreva, 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini, 15-Ashley Young; 20-Borja Valero; 9-Romelu Lukaku, 7-Alexis Sanchez. Pelatih: Antonio Conte
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/10/04475978/hellas-verona-vs-inter-nerazzurri-kembali-gagal-raih-hasil-maksimal?page=all.
Senin, 06 Juli 2020
Inter Milan Vs Bologna, Gol Duo Musa Permalukan Tuan Rumah
06/07/2020
Bologna berhasil mempermalukan tuan rumah Inter Milan pada gionarta ke-30 Serie A, kompetisi tertinggi Liga Italia. Duel Inter Milan vs Bologna di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (5/7/2020), berakhir 2-1 untuk kemenangan tim tamu.
Pada laga Inter vs Bologna, tuan rumah unggul lebih dulu via gol yang dicetak penyerang asal Belgia, Romelu Lukaku, pada menit ke-22. Namun, Bologna berhasil membalas via gol dari "duo Musa", Musa Juwara (74') dan Musa Barrow (80'), yang berasal dari Gambia.
Atas kekalahan ini, Inter Milan tertahan di peringkat ketiga dengan 64 poin, terpaut empat angka dari Lazio yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Bologna, dengan tambahan tiga poin ini, membuat mereka naik ke posisi sembilan dengan 41 poin.
Ulasan pertandingan Inter Milan vs Bologna Inter Milan tampil mendominasi jalannya pertandingan dengan menguasai bola sebanyak 59 persen. Sementara itu, Bologna hanya mencatatkan 41 persen penguasaan bola.
Dominasi tersebut membuat Nerazzurri berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada 22 menit pertama pertandingan. Penyerang asal Belgia, Romelu Lukaku, tampil sebagai pembuka keunggulan Inter setelah menjebol gawang Bologna. Seusai satu gol tersebut, skuad arahan Antonio Conte terus mengempur pertahanan Bologna.
Dua peluang dari Ashley Young dan Lautaro Martinez hampir saja menambah keunggulan buat Inter Milan. Adapun dua peluang berbahaya dari Bologna melalui Riccardo Orsolini buat Handanovic kewalahan.
Hingga babak pertama berakhir, kedudukan masih 1-0 untuk Inter Milan. Memasuki babak kedua, Nerazzurri hampir menambah keunggulannya pada menit ke-62. Namun, tendangan 12 pas Lautaro Martinez dan sepakan Roberto Gagliardini dari bola muntah Martinez mampu diamankan oleh Skorupski.
Tim tamu Bologna akhirnya berhasil mencetak gol balasan lewat aksi pemain pengganti Musa Juwara. Pemain berkebangsaan Gambia itu melesatkan sepakan kerasnya pada menit ke-74. Berselang enam menit kemudian, Bologna berhasil membalikkan keadaan. Kali ini lewat aksi Musa Barrow setelah memanfaatkan umpan indah dari Nicolas Dominguez.
Menjelang laga berakhir, Alexis Sanchez hampir saja menyelamatkan Inter andai sepakan kerasnya tidak digagalkan oleh Skorupski. Hingga peluit panjang ditiupkan, pertandingan Inter Milan vs Bologna berakhir dengan skor 1-2 untuk tim tamu.
Susunan pemain Inter Milan vs Bologna:
Inter Milan (3-4-1-2): Inter (3-4-1-2): Handanovic (PG); D’Ambrosio, De Vrij, Bastoni; Candreva, Brozovic (Valero, 88'), Gagliardini (Vecino, 88'), Young (Biraghi, 85'); Eriksen (Sanchez, 75'); R Lukaku, Lautaro (Esposito, 85'). Pelatih: Antonio Conte
Bologna (4-3-3): Skorupski (PG); Tomiyasu (Mattia Bani, 65'), Danilo, Denswil, Dijks; Soriano, Dominguez (Baldursson, 88'), Schouten; Orsolini (Palacio, 65'), Barrow (Svanberg, 85')), Sansone (Musa Juwara, 65'). Pelatih: Sinisa Mihajlovic
Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/06/00213498/inter-milan-vs-bologna-gol-duo-musa-permalukan-tuan-rumah?page=all#page2.
Senin, 29 Juni 2020
Parma vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Dramatis
Hasil Pertandingan Serie A Italia Parma vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Dramatis
Senin, 29 Juni 2020 04:45 WIB
Sempat tertinggal dari tuan rumah Parma, Inter Milan membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dalam lanjutan pekan ke-28 Serie A Italia, Senin (29/06/20) dini hari WIB.
Inter Milan menghadapi laga berat dalam lanjutan Serie A Italia. Senin (29/06/20) dini hari WIB mereka harus bertandang ke markas Parma, guna memantapkan posisi di 3 besar klasemen sementara.
Mengingat pentingnya pertandingan ini, Nerazzurri menurunkan tim terbaik demi meraih hasil maksimal. Duet Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku tampil sejak awal, didukung Christian Eriksen.
Sementara itu, Parma yang juga memburu kemenangan untuk lolos ke zona Liga Europa juga menampilkan skuat andalan, termasuk trisula Gervinho, Andreas Cornelius, dan Dejan Kulusevski.
Inter Milan langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Baru menit ketujuh mereka sudah mendapatkan peluang emas lewat Roberto Gagliardini memanfaatkan crossing Eriksen. Sayangnya, bola sundulan Gagliardini berhasil dibuang bek Parma sebelum melewati garis gawang.
Tuan rumah yang tersengat pun langsung membalas 5 menit kemudian melalui Gervinho. Namun, upaya eks Arsenal itu masih gagal memberikan hasil.
Menit ke-15, Gervinho sukses membayar kegagalannya. Setelah meliuk-liuk di sisi kanan kotak penalti Inter, ia berhasil membobol gawang Samir Handanovic untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Parma nyaris menambah keunggulan pada menit ke-27, tetapi Cornelius yang mendapatkan peluang emas gagal memanfaatkan momen tersebut. Akibatnya, hasil 0-0 bertahan hingga pertandingan babak pertama berakhir.
Di babak kedua, tim tuan rumah langsung menggebrak lewat aksi Cornelius. Namun lagi-lagi sang penyerang gagal menambah keunggulan Parma setelah tembakannya diblok. Inter kemudian membalas melalui Lukaku, yang juga berhasil diblok sehingga berakhir sebagai tendangan sudut.
Tak mau menanggung malu, Inter terus memborbardir pertahanan Parma. Manajer Antonio Conte memasukkan tiga tenaga baru sekaligus dalam diri Ashley Young, Victor Moses, dan Alexis Sanchez untuk menambah daya serang.
Menit ke-84, Stefan de Vrij berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hasil dari umpan Lautaro Martinez. Tiga menit kemudian, Inter Milan berbalik unggul lewat gol sundulan pemain pengganti Alessandro Bastoni memanfaatkan assist Victor Moses. Skor 1-2 pun bertahan hingga akhir pertandingan.
Berkat hasil dramatis ini, Inter memantapkan diri di posisi 3 klasemen Serie A Italia dengan 61 poin, unggul 4 poin dari Atalanta di peringkat 4. Sementara itu, Parma masih tertahan di peringkat 8.
Susunan pemain:
Parma (4-3-3): Sepe; Laurini, Dermaku, Alves, Gagliolo; Kucka, Scozzarella, Kurtic; Kulusevski, Cornelius, Gervinho
Inter Milan (3-4-1-2): Handanovic; D’Ambrosio, de Vrij, Godin; Candreva, Barella, Gagliardini, Biraghi; Eriksen; Lukaku, Martinez.
Sumber :
https://www.indosport.com/sepakbola/20200629/hasil-pertandingan-serie-a-italia-parma-vs-inter-milan
Kamis, 25 Juni 2020
Sassuolo Tahan Imbang Inter 3-3
Kamis 25 Jun 2020 02:40 WIB
Red: Agung Sasongko
Inter Milan secara dramatis ditahan imbang Sassuolo pada laga pekan ke-27 Seri A Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Kamis (25/6) dini hari WIB. Dengan hasil ini, Inter gagal memangkas jarak dengan Lazio yang berada di peringkat kedua klasemen.
Kedua tim hanya terpaut empat angka. Namun, Lazio masih menyisakan satu laga. Jika menang, Lazio akan menjauhi Inter dan memberikan tekanan pada pemuncak klasemen, Juventus.
Gol cepat Sassuolo melalui sepakan Caputo menit ke-4 sempat membawa tim tamu unggul sementara atas tuan rumah. Namun, dua gol Inter menjelang akhir babak pertama mengubah skor sementara menjadi 2-1 untuk Inter.
Caputo berhasil menaklukkan kiper Inter, Handanovic, setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Djuricic. Setelah kebobolan, Inter tampil menekan.
Peluang pertama didapat Inter lewat sundulan Sanchez. Pemain asal Cile itu menyambar umpan Biraghi. Namun, sundulan Sanchez masih melebar.
Kombinasi Biraghi dan Sanchez kembali mengancam gawang Sassoulo. Kali ini sepakan keras Sanchez tak mencapai target.
Sassoulo bukan tanpa peluang. Djuricic tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Handanovic, tetapi ia memilih menyodorkan bola ke arah Caputo. Sayang, operan sang gelandang berhasil diantisipasi pertahanan Nerazzurri.
Djuricic kembali mengancam Inter lewat sepakan jarak jauhnya. Namun, upaya pemain asal Serbia itu melambung terlalu tinggi setelah bola sempat membentur penggawa Nerazzurri.
Pada menit ke-43 akhirnya Inter berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Romelu Lukaku. Skor imbang bertahan hingga turun minum. Berselang dua menit, giliran Biraghi yang mencetak gol pada menit tambahan babak pertama. Inter pun unggul 2-1 atas Sassuolo.
Inter mencoba menyerang dari sayap kanan. Moses mengirim umpan silang ke kotak penalti, tetapi bola kiriman sang winger berhasil dihalau pertahanan Sassuolo. Tim tamu lantas melancarkan serangan balik, tetapi tembakan Berardi masih melebar.
Pada menit ke-40, Inter mendapat hadiah penalti setelah Skriniar dijatuhkan di kotak terlarang. Lukaku sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya. Tembakan eks striker Manchester United itu berhasil menipu Consigli.
Satu menit tambahan, Inter balik unggul atas Sassuolo. Menerima operan dari Sanchez, Biraghi memutuskan untuk melepaskan tembakan lob yang gagal dijangkau oleh Consigli.
Pada babak kedua, Inter terus menekan Sassuolo. Sassuolo berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Berardi pada menit ke-81. Berselang lima menit kemudian, Inter kembali unggul lewat gol Borja Valero. Valero mendapat asisst Candreva yang sukses dikonversi menjadi gol.
Nahas bagi Inter. Kemenangan di ujung laga gagal diraih. Gol bek Sassuolo, Goangiacomo Magnani, membuyarkan kemenangan tuan rumah. Inter pun terpaksa puas berbagi poin.
Pada laga itu, Lukaku telah mencetak 19 gol di Seri A musim ini, capaian terbaik Lukaku setelah berseragam Everton, yakni 25 gol. Sementara itu, Samir Handanovic telah bermain untuk Inter sebanyak 467 kali. Ia menjadi pemain ke-25 dengan penampilan terbanyak di Seri A.
Susunan Pemain
Inter (3-4-1-2): Samir Handanovic (c); Milan Skriniar, Andrea Ranocchia, Alessandro Bastoni; Victor Moses, Borja Valero, Roberto Gagliardini, Cristiano Biraghi; Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Alexis Sanchez.
Sassuolo (4-2-3-1): Andrea Consigli; Mert Muldur, Vlad Chiriches, Gian Marco Ferrari, Rogerio; Francesco Magnanelli (c), Pedro Obiang; Domenico Berardi, Filip Djuricic, Jeremie Boga; Francesco Caputo
Sumber :
https://republika.co.id/berita/qcg3yq313/sassuolo-tahan-imbang-inter-33
Senin, 22 Juni 2020
Inter Milan vs Sampdoria: Skor 2-1
22-06-2020 04:49 | Dimas Ardi Prasetya
Inter Milan tampil dominan di pertandingan ini. Dua gol Nerrazurri dicetak oleh Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.
Sampdoria sendiri tak memiliki begitu banyak peluang. Namun mereka sempat merepotkan Inter di babak kedua dan bisa mencetak gol balasan melalui Morten Thorsby.
Babak Pertama
Inter langsung tampil menyerang begitu laga babak pertama dimulai. Hal ini tentu saja wajar karena mereka berusaha menang demi mengejar Lazio dan Napoli.
Namun di sisi lain, Sampdoria tak mau gegabah. Mereka lebih suka berdiam diri di area permainannya sendiri.
Usaha tersebut tak bisa menahan laju Inter terlalu lama. Pada menit ke-10, Nerrazurri bisa mencetak gol melalui Lukaku. Gol yang tercipta dengan cukup apik ini merupakan hasil umpan dari Eriksen.
Sampdoria masih belum bisa banyak berkutik setelah gol tersebut. Apalagi Inter masih terus bermain ofensif.
Hasilnya, Inter bisa mencetak gol lagi. Kali ini melalui Lautaro pada menit ke-33, berkat assist Candreva.
Gol ini jadi penutup laga babak pertama. Inter unggul dua gol atas Sampdoria.
Babak Kedua
Di babak kedua ini, Sampdoria mencoba untuk bangkit. Mereka langsung berusaha untuk menekan pertahanan Inter Milan.
Namun justru Inter yang nyaris mencetak gol. Pada menit ke-49, Eriksen memberikan umpan tarik pada Lukaku. Namun tendangan pemain Belgia ini melebar.
Namun pada menit ke-52, usaha Sampdoria akhirnya membuahkan hasil. Mereka mencetak gol melalui Thorsby, memanfaatkan bola rebound hasil tandukan Colley. 2-1!
Sampdoria kemudian berusaha keras untuk bisa menyamakan kedudukan. Mereka akhirnya bahkan bermain sangat agresif.
Il Samp sempat mendapat peluang pada menit ke-87. Free kick Leris nyaris masuk namun masih bisa ditepis oleh Handanovic.
Inter kemudian nyaris saja mencetak gol lagi pada menit ke-88. Sayang tendangan Moses tidak tepat sasaran.
Pertandingan babak kedua kemudian berakhir tanpa ada gol tambahan. Inter Milan berhasil menang dengan skor 2-1 atas Sampdoria.
Susunan Pemain
Inter Milan (3-4-1-2): Samir Handanovic (c); Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Antonio Candreva, Roberto Gagliardini, Nicolo Barella, Ashley Young; Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
Sampdoria (4-3-2-1): Emil Audero; Bartosz Bereszynski, Maya Yoshida, Omar Colley, Nicola Murru; Morten Thorsby, Andrea Bertolacci, Karol Linetty; Gaston Ramírez (c), Jakub Jankto; Antonino La Gumina.
Sumber :
https://www.bola.net/italia/hasil-pertandingan-inter-milan-vs-sampdoria-skor-2-1-5dc5a5.html
Senin, 09 Maret 2020
Juventus Vs Inter Milan: Bianconeri Kalahkan Nerazzurri 2-0
Senin, 09 Mar 2020 05:22 WIB
Juventus kembali ke puncak klasemen sementara Liga Italia usai menang 2-0 atas Inter Milan. Gol dicetak Aaron Ramsey dan Paulo Dybala di babak kedua.
Derby D'Italia antara Juventus vs Inter digelar tanpa penonton di Allianz Stadium, Senin (9/3/2020) sini hari WIB dalam lanjutan Serie A. Kedua tim bermain sama kuat 0-0 sepanjang babak pertama.
Selepas turun minum, Juventus mencetak angka lewat gol yang dibuat Ramsey dan Dybala. Skor 2-0 untuk Juventus menjadi hasil akhir laga ini.
Dengan hasil ini, Juventus kembali merebut capolista sementara dengan 63 poin. Bianconeri unggul satu angka dari Lazio yang duduk diperingkat kedua dengan 62 poin.
Jalannya pertandingan Juventus vs Inter Milan
Juventus membuka peluang lewat sepakan Cristiano Ronaldo di menit kelima. Bola masih bisa diblok lini pertahanan Inter.
Alex Sandro mengancam lewat tendangannya di menit ke-15. Kiper Samir Handanovic masih mampu menghalau bola keluar.
Inter mengancam lewat tandukkan Stefan de Vrij di menit ke-27. Namun, bola belum menemui sasarannya.
Sepakan jarak jauh Marcelo Brozovic hampir saja menjebol gawang Juventus di menit ke-36. Meski demikian, kiper Wojciech Szczesny masih bisa menepis bola.
Tidak ada gol tercipta hingga memasuki waktu jeda. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 0-0.
Selepas turun minum, Juventus mampu memecah kebuntuan di menit ke-55. Aaron Ramsey mencatatkan namanya di papan skor.
Menerima umpan matang dari Ronaldo, ia tanpa kesulitan meneruskan bola ke dalam gawang Inter. Juventus memimpin 1-0.
Paa menit ke-67 Juventus sukses menggandakan keunggulan. Kali ini, gol diciptakan Paulo Dybala.
Berawal dari kerja sama apik Dybala dengan Ramsey di kotak penalti, striker asal Argentina itu lalu melepaskan tembakan yang tak mampu digagalkan Handanovic. Tim tuan rumah menjauh 2-0.
Tertinggal dua gol, Inter mencoba mengejar ketertinggalan. meski demikian, rapatnya barisan pertahanan Juventus masih belum bisa ditembus Romelu Lukaku dkk.
Sampai pertandingan berakhir, Inter tetap belum bisa menctak satu gol pun. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Juventus 2-0.
Susunan pemain Juventus vs Inter Milan
Juventus: Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Leonardo Bonucci, Matthijs de Ligt, alex Sandro; Aaron Ramsey, Rodrigo bentacur, Blaise Matuidi; Douglas Costa, Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo
Inter Milan: Samir Handanovic; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Milan Skriniar; Ashley Young, Nicolo Barella, Mateo Brozovic, Matias Vecino, Antonio Candreva; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez
Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-4930628/juventus-vs-inter-milan-bianconeri-kalahkan-nerazzurri-2-0
https://bola.tempo.co/read/1317275/begini-suasana-aneh-yang-terasa-di-laga-juventus-vs-inter-milan/full&view=ok
Senin, 17 Februari 2020
Hasil Liga Italia, 2 Fakta Menarik dari Laga Lazio Vs Inter
17/02/2020
Lazio berhasil meraih kemenangan atas Inter Milan pada lanjutan Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, gionarta ke-24. Pertandingan Lazio vs Inter yang dihelat di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (16/2/2020) atau Senin dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Lazio.
Dua gol kemenangan Lazio dicetak oleh Ciro Immobile (50'pen) dan Sergej Milinkovic-Savic (69'). Adapun satu gol dari Inter Milan dicetak oleh Ashley Young (44').
Hasil kemenangan ini membuat tim asuhan Simone Inzaghi tersebut menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 56 poin. Tim Biru Langit ini menempel Juventus, yang beberapa jam sebelumnya menang 2-0 atas Brescia.
Lazio hanya tertinggal satu angka. Sementara itu Inter Milan turun ke peringkat ketiga dengan koleksi 54 poin. Pasca-pertandingan, ada beberapa fakta menarik dari laga Lazio vs Inter.
Berikut 2 fakta menarik dari pertandingan Lazio vs Inter:
1- Ashley Young adalah pemain Inggris pertama yang mencetak gol melawan Lazio dalam pertandingan tim papan atas, sejak David Platt melakukannya bersama Sampdoria pada 08-01-1995.
2- Lazio memecahkan rekor raihan poin pada musim 1998-1999 Liga Italia (51 poin) dari 24 pertandingan.
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/17/061607067/hasil-liga-italia-2-fakta-menarik-dari-laga-lazio-vs-inter.
Lazio berhasil meraih kemenangan atas Inter Milan pada lanjutan Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, gionarta ke-24. Pertandingan Lazio vs Inter yang dihelat di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (16/2/2020) atau Senin dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Lazio.
Dua gol kemenangan Lazio dicetak oleh Ciro Immobile (50'pen) dan Sergej Milinkovic-Savic (69'). Adapun satu gol dari Inter Milan dicetak oleh Ashley Young (44').
Hasil kemenangan ini membuat tim asuhan Simone Inzaghi tersebut menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 56 poin. Tim Biru Langit ini menempel Juventus, yang beberapa jam sebelumnya menang 2-0 atas Brescia.
Lazio hanya tertinggal satu angka. Sementara itu Inter Milan turun ke peringkat ketiga dengan koleksi 54 poin. Pasca-pertandingan, ada beberapa fakta menarik dari laga Lazio vs Inter.
Berikut 2 fakta menarik dari pertandingan Lazio vs Inter:
1- Ashley Young adalah pemain Inggris pertama yang mencetak gol melawan Lazio dalam pertandingan tim papan atas, sejak David Platt melakukannya bersama Sampdoria pada 08-01-1995.
2- Lazio memecahkan rekor raihan poin pada musim 1998-1999 Liga Italia (51 poin) dari 24 pertandingan.
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/17/061607067/hasil-liga-italia-2-fakta-menarik-dari-laga-lazio-vs-inter.
Senin, 10 Februari 2020
Hasil Inter Vs Milan, I Nerrazurri Menang walau Sempat Tertinggal 0-2
10/02/2020, 04:46 WIB
Laga derbi Milan antara Inter Milan vs AC Milan berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan I Nerrazurri. Duel Inter vs Milan berlangsung pada pekan ke-23 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, Minggu (9/2/2020) atau Senin dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Milan unggul 2-0 lebih dulu di babak pertama lewat gol yang dicetak Ante Rebic (40') dan Zlatan Ibrahimovic (45+1'). Adapun Inter membalas dan membalikkan kedudukan pada babak kedua.
Masing-masing lewat gol Marcelo Brozovic (51'), Matias Vecino (53'), Stefan De Vrij (70'), dan Romelu Lukaku (90+3'). Hasil Liga Italia pada pekan ke-23 membuat Inter berhasil mengambil alih puncak klasemen dari Juventus.
Kemenangan atas Milan membuat Inter kini mengumpulkan 54 poin dari 23 laga. Poin yang dikoleksi Nerrazuri sama dengan yang dimiliki Juve. Namun, Inter unggul dalam selisih gol. Sementara itu, kekalahan dari Inter membuat Milan masih tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 23 poin.
Jalannya Pertandingan Pada laga bertajuk Derby Della Madonnina ini, Milan membuka keunggulan pada menit ke-40. Diawali umpan panjang dari Samu Castillejo, Ibra berhasil memenangkan duel udara melawan Diego Godin.
Bola sundulan Ibra tak langsung menuju ke gawang, melainkan mengarah ke Ante Rebic. Dengan sekali sentuhan, Rebic berhasil menceploskan bola ke gawang Daniele Padelli. Pada menit akhir babak pertama, Hakan Calhanoglu melancarkan serangan cepat ke pertahanan Inter lewat sisi kiri.
Hendak memberikan bola ke Rebic, umpan Calhanoglu dipotong Godin. Sepak pojok untuk Milan. Memanfaatkan umpan sepak pojok, Ibra yang tak terkawal melepaskan sundulan yang masuk ke gawang Inter.
Skor 2-0 menutup babak pertama. Baca juga: Inter Vs Milan, Rossoneri Unggul 2-0 pada Babak Pertama Memasuki babak kedua, Inter memperkecil kedudukan saat laga berjalan lima menit. Memanfaatkan bola mental, Marcelo Brozovic melepaskan sepakan yang bersarang di sisi kanan gawang Donnarumma.
Dua menit kemudian, Inter menyamakan kedudukan. Gol diawali saat Alexis Sanchez lepas dari perangkap offside pemain Milan. Mendapat bola di depan gawang, Alexis tak langsung melepaskan tembakan ke gawang.
Ia memilih mengumpan ke Vecino. Dari tengah kotak penalti, Matias Vecino melepaskan tembakan yang menggetarkan jala gawang Milan. Inter berbalik unggul pada menit ke-70. Lewat sepak pojok, Stefan De Vrij melepaskan sundulan yang tak terjangkau Donnarumma.
Pada menit ke-80, Inter mendapat tendangan bebas dari depan kotak penalti. Menjadi eksekutor, Christian Eriksen melepaskan sepakan yang berhasil melewati pagar betis dan tak bisa dijangkau Donnarumma. Namun, bola mengenai mistar gawang.
Pada menit ke-89, Nicolo Barella sempat mendapat peluang saat lepas dari kawalan pemain belakang Milan. Namun, sontekannya masih bisa diamankan Donnarumma. Semenit kemudian, Milan nyaris menyamakan kedudukan.
Namun, sundulan Ibra masih membentur tiang sisi kiri gawang Inter. Lukaku membawa Inter unggul 4-2 lewat gol sundulannya saat masa injury time. Skor 4-2 menutup pertandingan tersebut.
Susunan pemain Inter vs Milan:
Inter Milan: 27-Daniele Padelli; 2-Diego Godin, 6-Stefan De Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva (11-Victor Moses 80'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Bronzovic, 8-Matias Vecino, 15-Ashley Young (Cristiano Biraghi 90'); 9-Romelu Lukaku, 7-Alexis Sanchez (Christian Eriksen 72') Pelatih: Antonio Conte
AC Milan: 99-Gianluigi Donnarumma; 19-Theo Fernandez, 13-Alessio Romagnoli, 24-Simon Kjaer, 12-Andrea Conti; 18-Ante Rebic (5-Giacomo Bonaventura 84'), 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie (39-Lucas Paqueta 81'), 7-Samu Castillejo (17-Rafael Leao 80'); 10-Hakan Calhanoglu, 21-Zlatan Ibrahimovic Pelatih: Stefano Pioli
Sumber :
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/10/044657767/hasil-inter-vs-milan-i-nerrazurri-menang-walau-sempat-tertinggal-0-2?page=all#page2.
Laga derbi Milan antara Inter Milan vs AC Milan berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan I Nerrazurri. Duel Inter vs Milan berlangsung pada pekan ke-23 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, Minggu (9/2/2020) atau Senin dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Milan unggul 2-0 lebih dulu di babak pertama lewat gol yang dicetak Ante Rebic (40') dan Zlatan Ibrahimovic (45+1'). Adapun Inter membalas dan membalikkan kedudukan pada babak kedua.
Masing-masing lewat gol Marcelo Brozovic (51'), Matias Vecino (53'), Stefan De Vrij (70'), dan Romelu Lukaku (90+3'). Hasil Liga Italia pada pekan ke-23 membuat Inter berhasil mengambil alih puncak klasemen dari Juventus.
Kemenangan atas Milan membuat Inter kini mengumpulkan 54 poin dari 23 laga. Poin yang dikoleksi Nerrazuri sama dengan yang dimiliki Juve. Namun, Inter unggul dalam selisih gol. Sementara itu, kekalahan dari Inter membuat Milan masih tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 23 poin.
Jalannya Pertandingan Pada laga bertajuk Derby Della Madonnina ini, Milan membuka keunggulan pada menit ke-40. Diawali umpan panjang dari Samu Castillejo, Ibra berhasil memenangkan duel udara melawan Diego Godin.
Bola sundulan Ibra tak langsung menuju ke gawang, melainkan mengarah ke Ante Rebic. Dengan sekali sentuhan, Rebic berhasil menceploskan bola ke gawang Daniele Padelli. Pada menit akhir babak pertama, Hakan Calhanoglu melancarkan serangan cepat ke pertahanan Inter lewat sisi kiri.
Hendak memberikan bola ke Rebic, umpan Calhanoglu dipotong Godin. Sepak pojok untuk Milan. Memanfaatkan umpan sepak pojok, Ibra yang tak terkawal melepaskan sundulan yang masuk ke gawang Inter.
Skor 2-0 menutup babak pertama. Baca juga: Inter Vs Milan, Rossoneri Unggul 2-0 pada Babak Pertama Memasuki babak kedua, Inter memperkecil kedudukan saat laga berjalan lima menit. Memanfaatkan bola mental, Marcelo Brozovic melepaskan sepakan yang bersarang di sisi kanan gawang Donnarumma.
Dua menit kemudian, Inter menyamakan kedudukan. Gol diawali saat Alexis Sanchez lepas dari perangkap offside pemain Milan. Mendapat bola di depan gawang, Alexis tak langsung melepaskan tembakan ke gawang.
Ia memilih mengumpan ke Vecino. Dari tengah kotak penalti, Matias Vecino melepaskan tembakan yang menggetarkan jala gawang Milan. Inter berbalik unggul pada menit ke-70. Lewat sepak pojok, Stefan De Vrij melepaskan sundulan yang tak terjangkau Donnarumma.
Pada menit ke-80, Inter mendapat tendangan bebas dari depan kotak penalti. Menjadi eksekutor, Christian Eriksen melepaskan sepakan yang berhasil melewati pagar betis dan tak bisa dijangkau Donnarumma. Namun, bola mengenai mistar gawang.
Pada menit ke-89, Nicolo Barella sempat mendapat peluang saat lepas dari kawalan pemain belakang Milan. Namun, sontekannya masih bisa diamankan Donnarumma. Semenit kemudian, Milan nyaris menyamakan kedudukan.
Namun, sundulan Ibra masih membentur tiang sisi kiri gawang Inter. Lukaku membawa Inter unggul 4-2 lewat gol sundulannya saat masa injury time. Skor 4-2 menutup pertandingan tersebut.
Susunan pemain Inter vs Milan:
Inter Milan: 27-Daniele Padelli; 2-Diego Godin, 6-Stefan De Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva (11-Victor Moses 80'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Bronzovic, 8-Matias Vecino, 15-Ashley Young (Cristiano Biraghi 90'); 9-Romelu Lukaku, 7-Alexis Sanchez (Christian Eriksen 72') Pelatih: Antonio Conte
AC Milan: 99-Gianluigi Donnarumma; 19-Theo Fernandez, 13-Alessio Romagnoli, 24-Simon Kjaer, 12-Andrea Conti; 18-Ante Rebic (5-Giacomo Bonaventura 84'), 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie (39-Lucas Paqueta 81'), 7-Samu Castillejo (17-Rafael Leao 80'); 10-Hakan Calhanoglu, 21-Zlatan Ibrahimovic Pelatih: Stefano Pioli
Sumber :
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/10/044657767/hasil-inter-vs-milan-i-nerrazurri-menang-walau-sempat-tertinggal-0-2?page=all#page2.
Senin, 03 Februari 2020
Udinese Vs Inter: 2 Gol Lukaku Bawa Nerazzurri Menang 2-0
Senin, 03 Feb 2020 05:05 WIB
Inter Milan memutus deretan hasil seri di liga dalam tiga laga terakhir ketika berjumpa Udinese. Dua gol Romelu Lukaku membawa Nerazzurri menang 2-0. Skuat asuhan Antonio Conte itu bertandang ke markas Udinese di Stadion Friuli, Senin (3/2/2020) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia. Kedua tim saling menekan di babak pertama, namun tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Selepas jeda, Inter mampu mencetak gol melalui Lukaku di menit ke-64. Tujuh menit berselang, eks Manchester United itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Laga ditutup dengan kemenangan La Beneamata 2-0.
Kemenangan ini menghapus raihan kurang memuaskan Inter yang selalu imbang dalam tiga laga terakhir. Nerazzurri tetap di posisi kedua dengan 51 poin, sementara Udinese di urutan ke-15 dengan 24 poin.
Statistik Udinese vs Inter Milan
42.9% Possession 57.1%
53.8% Duels success rate 46.2%
44.4% Aerial duels won 55.6%
15 Interceptions 2
1 Offsides 0
3 Corners 2
Jalannya Pertandingan Udinese vs Inter Milan
Inter turun tanpa striker andalannya, Lautaro Martinez yang terkena akumulasi kartu. Posisinya digantikan penyerang muda, Sebastiano Esposito. Pemain 17 tahun itu nyaris mencetak gol di menit-menit awal pertandingan. Dia melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi upayanya hanya berbuah tendangan sudut.
Christian Eriksen mengancam lewat sepakan kerasnya di menit ketujuh. Bola masih bisa diamankan kiper Juan Musso. Udinese balik menyerang melalui kerja sama Rodrigo de Paul dan Seko Fofana. Namun, usaha yang dilakukan keduanya gagal menghasilkan gol.
Tim tuan rumah kembali menyerang melalui tendangan jarak jauh Fofana. Kiper Inter, Daniele Padelli, masih mampu menghalau bola keluar dan hanya menghasilkan sepakan pojok. Sampai memasuki waktu jeda, tidak ada gol yang bisa diciptakan kedua tim. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 0-0.
Selepas turun minum, Alexis Sanchez dimasukkan menggantikan Esposito. Eks penyerang MU itu nyaris menyarangkan gol lewat tendangannya yang bisa diblok Musso.
Gol! Inter berhasil mencetak angka lebih dulu di menit ke-64. Berawal dari Nicolo Barella yang menyodorkan umpan ke kotak penalti, Romelu Lukaku menyambut bola dan melepaskan tembakan yang menggetarkan jala Udinese. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Inter kembali mencetak gol di menit ke-69. Pelanggaran Musso kepada Sanchez di titik 12 pas membuat wasit memberikan hadiah penalti kepada Nerazzurri. Lukaku yang menjadi algojo penalti tanpa kesulitan menendang bola ke arah kiri yang merobek gawang Udinese. Inter menjauh 2-0.
Udinese mencoba membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan, namun rapatnya barisan pertahanan Inter masih belum mampu ditembus tim tuan rumah. Hingga pluit akhir dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Susunan Pemain Udinese vs Inter Milan
Udinese: Juan Musso; Rodrigo Becao, Sebastian De Maio, Bram Nuytinck (Mato Jajalo 72'); Jens Larsen; Rodrigo de Paul, Rolando Mandragora, Seko Fofana (Lukasz Teodorczyk 83'), Ken Sema (Marvin Zeegelaar 72'); Kevin Lasagna, Stefano Okaka
Inter Milan: Daniele Padelli; Alessandro Bastoni, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Ashley Young, Christian Eriksen (Marcelo Brozovic 59'), Nicolo Barella, Matias Vecino, Victor Moses (Danilo D'Ambrosio 83'); Sebastiano Esposito (Alexis Sanchez 59'), Romelu Lukaku
Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-4882967/udinese-vs-inter-2-gol-lukaku-bawa-nerazzurri-menang-2-0
Inter Milan memutus deretan hasil seri di liga dalam tiga laga terakhir ketika berjumpa Udinese. Dua gol Romelu Lukaku membawa Nerazzurri menang 2-0. Skuat asuhan Antonio Conte itu bertandang ke markas Udinese di Stadion Friuli, Senin (3/2/2020) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia. Kedua tim saling menekan di babak pertama, namun tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Selepas jeda, Inter mampu mencetak gol melalui Lukaku di menit ke-64. Tujuh menit berselang, eks Manchester United itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Laga ditutup dengan kemenangan La Beneamata 2-0.
Kemenangan ini menghapus raihan kurang memuaskan Inter yang selalu imbang dalam tiga laga terakhir. Nerazzurri tetap di posisi kedua dengan 51 poin, sementara Udinese di urutan ke-15 dengan 24 poin.
Statistik Udinese vs Inter Milan
42.9% Possession 57.1%
53.8% Duels success rate 46.2%
44.4% Aerial duels won 55.6%
15 Interceptions 2
1 Offsides 0
3 Corners 2
Jalannya Pertandingan Udinese vs Inter Milan
Inter turun tanpa striker andalannya, Lautaro Martinez yang terkena akumulasi kartu. Posisinya digantikan penyerang muda, Sebastiano Esposito. Pemain 17 tahun itu nyaris mencetak gol di menit-menit awal pertandingan. Dia melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi upayanya hanya berbuah tendangan sudut.
Christian Eriksen mengancam lewat sepakan kerasnya di menit ketujuh. Bola masih bisa diamankan kiper Juan Musso. Udinese balik menyerang melalui kerja sama Rodrigo de Paul dan Seko Fofana. Namun, usaha yang dilakukan keduanya gagal menghasilkan gol.
Tim tuan rumah kembali menyerang melalui tendangan jarak jauh Fofana. Kiper Inter, Daniele Padelli, masih mampu menghalau bola keluar dan hanya menghasilkan sepakan pojok. Sampai memasuki waktu jeda, tidak ada gol yang bisa diciptakan kedua tim. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 0-0.
Selepas turun minum, Alexis Sanchez dimasukkan menggantikan Esposito. Eks penyerang MU itu nyaris menyarangkan gol lewat tendangannya yang bisa diblok Musso.
Gol! Inter berhasil mencetak angka lebih dulu di menit ke-64. Berawal dari Nicolo Barella yang menyodorkan umpan ke kotak penalti, Romelu Lukaku menyambut bola dan melepaskan tembakan yang menggetarkan jala Udinese. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Inter kembali mencetak gol di menit ke-69. Pelanggaran Musso kepada Sanchez di titik 12 pas membuat wasit memberikan hadiah penalti kepada Nerazzurri. Lukaku yang menjadi algojo penalti tanpa kesulitan menendang bola ke arah kiri yang merobek gawang Udinese. Inter menjauh 2-0.
Udinese mencoba membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan, namun rapatnya barisan pertahanan Inter masih belum mampu ditembus tim tuan rumah. Hingga pluit akhir dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Susunan Pemain Udinese vs Inter Milan
Udinese: Juan Musso; Rodrigo Becao, Sebastian De Maio, Bram Nuytinck (Mato Jajalo 72'); Jens Larsen; Rodrigo de Paul, Rolando Mandragora, Seko Fofana (Lukasz Teodorczyk 83'), Ken Sema (Marvin Zeegelaar 72'); Kevin Lasagna, Stefano Okaka
Inter Milan: Daniele Padelli; Alessandro Bastoni, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Ashley Young, Christian Eriksen (Marcelo Brozovic 59'), Nicolo Barella, Matias Vecino, Victor Moses (Danilo D'Ambrosio 83'); Sebastiano Esposito (Alexis Sanchez 59'), Romelu Lukaku
Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-4882967/udinese-vs-inter-2-gol-lukaku-bawa-nerazzurri-menang-2-0
Minggu, 26 Januari 2020
Gol Nainggolan Bawa Cagliari Imbangi Inter Milan
Minggu 26 Januari 2020 20:29 WIB
Inter Milan gagal meraih hasil positif saat menghadapi Cagliari di pekan ke-21 Liga Italia 2019-2020. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Lautaro Martinez di menit ke-29, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78.
Hasil imbang kontra Cagliari jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh pasukan Antonio Conte. Sebab, poin penuh di laga kandang kali ini amat penting bagi mereka untuk terus memangkas defisit poin dari Juventus yang berada di peringkat pertama.
Namun, kegagalan Inter mengatasai perlawanan Cagliari justru membuat posisi mereka di peringkat kedua kian terancam oleh rival terdekat yakni Lazio yang berada di posisi tiga.
Kembali ke pertandingan, tampil di depan pendukung sendiri, Inter berusaha unggul cepat atas tim tamu. Usaha mereka baru berbuah hasil setelah Lautaro mencetak gol usai memanfaatkan umpang dari Ahley Young pada menit ke-29.
Sayang, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Berikut susunan pemain Inter Milan vs Cagliari, Minggu (26/1/2020)
Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Ashley Young, Nicolo Barella, Borja Valero, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
Cadangan: Diego Godin, Federico Dimarco, Sebastiano Esposito, Danilo D’Ambrosio, Andrea Ranocchia, Alexis Sanchez, Lucien Agoume, Daniele Padelli, Tommaso Berni, Victor Moses.
Cagliari (4-3-2-1): Alessio Cragno; Paolo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Christian Oliva, Artur Ionita; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.
Cadangan: Luca Cigarini, Valter Birsa, Fabio Porru, Rafael, Charalampos Lykogiannis, Luca Gagliano, Lucas Castro, Robin Olsen, Federico Mattiello.
Sumber :
https://bola.okezone.com/read/2020/01/26/47/2158629/gol-nainggolan-bawa-cagliari-imbangi-inter-milan?page=2
Inter Milan gagal meraih hasil positif saat menghadapi Cagliari di pekan ke-21 Liga Italia 2019-2020. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Lautaro Martinez di menit ke-29, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78.
Hasil imbang kontra Cagliari jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh pasukan Antonio Conte. Sebab, poin penuh di laga kandang kali ini amat penting bagi mereka untuk terus memangkas defisit poin dari Juventus yang berada di peringkat pertama.
Namun, kegagalan Inter mengatasai perlawanan Cagliari justru membuat posisi mereka di peringkat kedua kian terancam oleh rival terdekat yakni Lazio yang berada di posisi tiga.
Kembali ke pertandingan, tampil di depan pendukung sendiri, Inter berusaha unggul cepat atas tim tamu. Usaha mereka baru berbuah hasil setelah Lautaro mencetak gol usai memanfaatkan umpang dari Ahley Young pada menit ke-29.
Sayang, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Berikut susunan pemain Inter Milan vs Cagliari, Minggu (26/1/2020)
Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Ashley Young, Nicolo Barella, Borja Valero, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
Cadangan: Diego Godin, Federico Dimarco, Sebastiano Esposito, Danilo D’Ambrosio, Andrea Ranocchia, Alexis Sanchez, Lucien Agoume, Daniele Padelli, Tommaso Berni, Victor Moses.
Cagliari (4-3-2-1): Alessio Cragno; Paolo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Christian Oliva, Artur Ionita; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.
Cadangan: Luca Cigarini, Valter Birsa, Fabio Porru, Rafael, Charalampos Lykogiannis, Luca Gagliano, Lucas Castro, Robin Olsen, Federico Mattiello.
Sumber :
https://bola.okezone.com/read/2020/01/26/47/2158629/gol-nainggolan-bawa-cagliari-imbangi-inter-milan?page=2
Minggu, 19 Januari 2020
Lecce vs Inter Milan, Gagal Raih Poin Penuh, Nerazzurri Tertahan di Urutan Kedua
Minggu, 19 Januari 2020 23:01 WIB
Hasil pertandingan Liga Italia antara Lecce kontra Inter Milan berakhir dengan skor imbang 1-1. Bertanding di Stadion Comunale Via del Mare pada Minggu (1/1/2020), Inter Milan terlebih dahulu unggul melalui gol yang dileskakkan Bastoni (72).
Lima menit berselang, tuan rumag berhasil menyamakan kedudukan melalui sang kapten, Mancosu. Inter yang hanya sanggup meraih satu poin tentu menjadi hasil negatif, pasalnya Nerazzuri berpeluang besar diperlebar jarak poinnya oleh Juventus.
Kini, tim asuhan Antonio Conte memiliki jumlah poin 47 dari 20 laga yang dilakoni. Adpaun juventus yang berada di puncak klasemen mengoleksi 48 angka. Bianconeri ber[peluang besar memperlbar margin angka dari Inter, pasalnya tim asuhan Maurizo Sarri baru akan melakoni laga melawan Parma dini hari nanti.
Jalan Pertandingan Babak Pertama
Awal pertandingan babak pertama, Inter Milan melangsungkan gebrakan dengan peluang yang dimiliki oleh Romelu Lukaku. Belum genap dua menit, eks striker Everton dan Manchester United tersebut telah memiliki dua peluang untuk memimpin pertandingan.
Namun sundulan pemain Timnas Belgia tersebut masih melambung diatas gawang Lecce yang dijaga oleh Gabriel. Kembali, Inter Milan memiliki peluang melalu heading Lautaro Martinez di menit ke-3, namun sundulan eks pemain Racing club tersebut masih dapat diantisipasi oleh Gabriel.
Gelombang serangan terus menerus dilancarkan oleh Inter Milan di lima menit awal pertandingan babak pertama. Kendati demikian, Lecce yang bertindak sebagai tuan rumah tak tinggal diam, tim yang berjuluk Selentini tersebut mencoba membalas serangan melalui aksi esk striker AC Milan, Lapadula.
Inter Milan yang memasang duet andalannya, yakni Laukaku (Lautaro Martinez-Romelu Lukaku) mencoba bermain umpan direct yang memanfaatkan kecepatan yang dimiliki kedua strikernya tersebut.
Permainan terbuka coba ditunjukkan oleh tuan rumah untuk meladeni permainan menyerang tim tamu. Kendati menerapkan strategi counter attack, Lecce mampu merepotkan lini pertahanan Inter yang digalang tiga bek sejajar, Godin, De Vrij, Skriniar.
Rapatnya lini pertahanan truan rumah membuat Inter banyak melakukan umpan umpan lambung yang ditujukan pada Lukaku. Kendati demikian, pola penyerangan tersebut dapat mudah diantisipasi oleh lini pertahanan Salentini.
Selain itu, jarak pemain yang terlalu jauh membuat Inter Milan kesulitan untuk mengembangkan permainan satu dua sentuhannya. Pemain seperti Biraghi dan Candreva banyak melakukan aksi individu lewat kecepatan yang mereka miliki karena minimnya support.
Menit ke-12, Inter Milan memiliki peluang melalui Martinez, namun sepakan pemain berusia 22 tahun tersebut masih melebar disamping kanan gawang Lecce.
Memasuki menit ke-15, tensi pertandingan mulai menurun, Inter yang tengah gencar melakukan serangan mencoba men-delay permainan dengan banyak memainkan penguasaan bola di area pertahanannya.
Selain rapatnya lini belakang tuan rumah, Romelu Lukaku menjadi pemain yang dijaga ketat oleh Lecce, dua hingga tiga pemain mengawal eks pemain Chelsea tersebut. Pada menit ke-18, Romelu Lukaku yang mampu mencetak gol harus dianulir, sebelumnya pemain asal Belgia itu melakukan pelanggaran terlebih dahulu pada Gabriel dalam perebutan bola duel udara.
Kendati banyak melakukan serangan, Inter Milan gagal menciptakan peluang matang yang dapat dikonversikan menjadi gol oleh Lukaku maupun Lautaro Martinez. Permainan Inter Milan sepanjang 36 menit pertandingan banyak menggunakan sisi flank untuk melancarkan serangan.
Pola permaianan tersebut nampaknya sudah dapat dibaca oleh lini pertahanan Lecce, hasilnya secera bergantian, baik Lukaku dan lautaro Martinez diberikan penjagaan ketat.
Peregerakan Sensi maupun Nicolo Barella di lini tengah Nerazurri belum maksimal, beberapa kali kedua pemain yang bertugas sebagai motor penyerangan hanya melakukan umpan back pass ke lini belakang. Hingga babak pertama usai, kedua tim gagal menciptakan gol, skor imbang 0-0.
Jalan Pertandingan Babak Kedua
Inisiatif serangan di babak ekdua diambil oleh Inter Milan. Nerazzurri yang membutuihakn tiga poin untuk menggeser Juventus di puncak klasemen semakin gencar melakukan serangan. kendati demikian, Lecce masih menerapkan pemainnan layakanya babak pertama.
Samir Handanovic harus bekerja ekstra keras mengamankan gawangnya dari keboboolan, paslanya Salaentini mampu merepeotkan Inter ketika melakukan serangan balik. Serangan yang menoton membuat lecce dengan mudah mengantisipasinya.
Inter yang banyak menggunakan sektor flank untuk merangkai serangan kerap kali gagal mengirimkan umpangan silang kedalam kotak pinlti. Selain itu, penjagaan ketat masih diterapkan pada Lukaku dan Martinez.
Rapatnya lini pertahanan Lecce membuat lini serang Nerazzuri memilih opsi melakukan tembakan dari luar kotak pinalti. kendati berhasil on target, namun penampilan cemerlang Gabriel berhasil mematahkan peluang dari Nicolo Barella dkk.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan, skor berubah 0-1 untuk keunggulan sementara tim tamu.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan. Lima menit berselang, Lecce berhasil menyamakan kedudukan melalui Mancosu usai memanfaatkan assist dari Zan Majer.
Skor kembali imbang 1-1 untuk kedua tim. Hingga pertandingan selesai, tak ada gol yang tercipta, skor imbang 1-1 untuk kedua tim.
Susunan pemain Lecce vs Inter Milan
Lecce
Gabriel; Rossettini, Lucioni, Dell’Orco; Rispoli, Deiola, Petriccione, Donati; Mancosu; Babacar, Lapadula
Inter
Handanovic; Godin, De Vrij, Skriniar; Candreva, Barella, Brozovic, Sensi, Biraghi; Lukaku, Lautaro Martinez.
Sumber :
https://www.tribunnews.com/superskor/2020/01/19/hasil-liga-italia-lecce-vs-inter-milan-gagal-raih-poin-penuh-nerazzurri-tertahan-di-urutan-kedua?page=all.
Hasil pertandingan Liga Italia antara Lecce kontra Inter Milan berakhir dengan skor imbang 1-1. Bertanding di Stadion Comunale Via del Mare pada Minggu (1/1/2020), Inter Milan terlebih dahulu unggul melalui gol yang dileskakkan Bastoni (72).
Lima menit berselang, tuan rumag berhasil menyamakan kedudukan melalui sang kapten, Mancosu. Inter yang hanya sanggup meraih satu poin tentu menjadi hasil negatif, pasalnya Nerazzuri berpeluang besar diperlebar jarak poinnya oleh Juventus.
Kini, tim asuhan Antonio Conte memiliki jumlah poin 47 dari 20 laga yang dilakoni. Adpaun juventus yang berada di puncak klasemen mengoleksi 48 angka. Bianconeri ber[peluang besar memperlbar margin angka dari Inter, pasalnya tim asuhan Maurizo Sarri baru akan melakoni laga melawan Parma dini hari nanti.
Jalan Pertandingan Babak Pertama
Awal pertandingan babak pertama, Inter Milan melangsungkan gebrakan dengan peluang yang dimiliki oleh Romelu Lukaku. Belum genap dua menit, eks striker Everton dan Manchester United tersebut telah memiliki dua peluang untuk memimpin pertandingan.
Namun sundulan pemain Timnas Belgia tersebut masih melambung diatas gawang Lecce yang dijaga oleh Gabriel. Kembali, Inter Milan memiliki peluang melalu heading Lautaro Martinez di menit ke-3, namun sundulan eks pemain Racing club tersebut masih dapat diantisipasi oleh Gabriel.
Gelombang serangan terus menerus dilancarkan oleh Inter Milan di lima menit awal pertandingan babak pertama. Kendati demikian, Lecce yang bertindak sebagai tuan rumah tak tinggal diam, tim yang berjuluk Selentini tersebut mencoba membalas serangan melalui aksi esk striker AC Milan, Lapadula.
Inter Milan yang memasang duet andalannya, yakni Laukaku (Lautaro Martinez-Romelu Lukaku) mencoba bermain umpan direct yang memanfaatkan kecepatan yang dimiliki kedua strikernya tersebut.
Permainan terbuka coba ditunjukkan oleh tuan rumah untuk meladeni permainan menyerang tim tamu. Kendati menerapkan strategi counter attack, Lecce mampu merepotkan lini pertahanan Inter yang digalang tiga bek sejajar, Godin, De Vrij, Skriniar.
Rapatnya lini pertahanan truan rumah membuat Inter banyak melakukan umpan umpan lambung yang ditujukan pada Lukaku. Kendati demikian, pola penyerangan tersebut dapat mudah diantisipasi oleh lini pertahanan Salentini.
Selain itu, jarak pemain yang terlalu jauh membuat Inter Milan kesulitan untuk mengembangkan permainan satu dua sentuhannya. Pemain seperti Biraghi dan Candreva banyak melakukan aksi individu lewat kecepatan yang mereka miliki karena minimnya support.
Menit ke-12, Inter Milan memiliki peluang melalui Martinez, namun sepakan pemain berusia 22 tahun tersebut masih melebar disamping kanan gawang Lecce.
Memasuki menit ke-15, tensi pertandingan mulai menurun, Inter yang tengah gencar melakukan serangan mencoba men-delay permainan dengan banyak memainkan penguasaan bola di area pertahanannya.
Selain rapatnya lini belakang tuan rumah, Romelu Lukaku menjadi pemain yang dijaga ketat oleh Lecce, dua hingga tiga pemain mengawal eks pemain Chelsea tersebut. Pada menit ke-18, Romelu Lukaku yang mampu mencetak gol harus dianulir, sebelumnya pemain asal Belgia itu melakukan pelanggaran terlebih dahulu pada Gabriel dalam perebutan bola duel udara.
Kendati banyak melakukan serangan, Inter Milan gagal menciptakan peluang matang yang dapat dikonversikan menjadi gol oleh Lukaku maupun Lautaro Martinez. Permainan Inter Milan sepanjang 36 menit pertandingan banyak menggunakan sisi flank untuk melancarkan serangan.
Pola permaianan tersebut nampaknya sudah dapat dibaca oleh lini pertahanan Lecce, hasilnya secera bergantian, baik Lukaku dan lautaro Martinez diberikan penjagaan ketat.
Peregerakan Sensi maupun Nicolo Barella di lini tengah Nerazurri belum maksimal, beberapa kali kedua pemain yang bertugas sebagai motor penyerangan hanya melakukan umpan back pass ke lini belakang. Hingga babak pertama usai, kedua tim gagal menciptakan gol, skor imbang 0-0.
Jalan Pertandingan Babak Kedua
Inisiatif serangan di babak ekdua diambil oleh Inter Milan. Nerazzurri yang membutuihakn tiga poin untuk menggeser Juventus di puncak klasemen semakin gencar melakukan serangan. kendati demikian, Lecce masih menerapkan pemainnan layakanya babak pertama.
Samir Handanovic harus bekerja ekstra keras mengamankan gawangnya dari keboboolan, paslanya Salaentini mampu merepeotkan Inter ketika melakukan serangan balik. Serangan yang menoton membuat lecce dengan mudah mengantisipasinya.
Inter yang banyak menggunakan sektor flank untuk merangkai serangan kerap kali gagal mengirimkan umpangan silang kedalam kotak pinlti. Selain itu, penjagaan ketat masih diterapkan pada Lukaku dan Martinez.
Rapatnya lini pertahanan Lecce membuat lini serang Nerazzuri memilih opsi melakukan tembakan dari luar kotak pinalti. kendati berhasil on target, namun penampilan cemerlang Gabriel berhasil mematahkan peluang dari Nicolo Barella dkk.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan, skor berubah 0-1 untuk keunggulan sementara tim tamu.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan. Lima menit berselang, Lecce berhasil menyamakan kedudukan melalui Mancosu usai memanfaatkan assist dari Zan Majer.
Skor kembali imbang 1-1 untuk kedua tim. Hingga pertandingan selesai, tak ada gol yang tercipta, skor imbang 1-1 untuk kedua tim.
Susunan pemain Lecce vs Inter Milan
Lecce
Gabriel; Rossettini, Lucioni, Dell’Orco; Rispoli, Deiola, Petriccione, Donati; Mancosu; Babacar, Lapadula
Inter
Handanovic; Godin, De Vrij, Skriniar; Candreva, Barella, Brozovic, Sensi, Biraghi; Lukaku, Lautaro Martinez.
Sumber :
https://www.tribunnews.com/superskor/2020/01/19/hasil-liga-italia-lecce-vs-inter-milan-gagal-raih-poin-penuh-nerazzurri-tertahan-di-urutan-kedua?page=all.
Minggu, 12 Januari 2020
Inter Milan vs Atalanta Skor Akhir 1-1
Minggu, 12 Januari 2020, mulai pukul 02:45.
Hasil laga Internazionale vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-19, Minggu, 12 Januari 2020 rampung dengan skor akhir 1-1. tirto.id - Laga Inter Milan vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Stadio Giuseppe Meazza pada Minggu 12 Januari 2020.
Hasil ini membuat Internazionale berada di urutan 1, sedangkan Atalanta bertengger di urutan 5 klasemen sementara Liga Italia. Sejauh ini Inter total mengumpulkan 14 kemenangan, 4 kali meraih hasil imbang, dan 1 kali tumbang. Koleksi angka mereka mencapai 46 poin.
Sementara itu, Atalanta tercatat mendapatkan 10 kali menang, 5 kali seri, dan 4 kalah dengan total poin 35 angka. Dalam pertandingan ini, tuan rumah menurunkan S. Handanovič sebagai kiper. Sementara itu, di lini depan, ada L. Martínez yang bertugas sebagai pembidik gawang lawan.
Tim tamu sendiri mengandalkan R. Gosens sebagai salah satu kunci mereka di lini tengah. Atalanta itu juga memasang B. Djimsiti dan J. Palomino untuk mengawal pertahanan. Berdasarkan penguasaan bola, Inter memenangi 36.3 persen ball possessions.
Sebaliknya, tim tamu mengoleksi 63.7 persen. Sepanjang pertandingan, tuan rumah melepaskan 0 tembakan, dan 0 diantaranya tepat sasaran. Dibandingkan tuan rumah, Atalanta total mengirimkan 0 ancaman. Namun, hanya 0 yang mengarah ke gawang tuan rumah Internazionale.
Susunan Pemain
Internazionale: S. Handanovič; A. Bastoni, S. de Vrij, D. Godín; C. Biraghi, R. Gagliardini, M. Brozović, S. Sensi, A. Candreva; L. Martínez, R. Lukaku.
Subs: L. Agoume, T. Berni, F. Dimarco, S. Esposito, V. Lazaro, D. Padelli, L. Pirola, M. Politano, A. Ranocchia, A. Sánchez, Borja Valero, M. Vecino.
Atalanta: P. Gollini; B. Djimsiti, J. Palomino, Rafael Tolói; R. Gosens, M. Pašalić, M. de Roon, H. Hateboer, A. Gómez; D. Zapata, J. Iličić.
Subs: T. Castagne, J. Da Riva, R. Freuler, D. Heidenreich, R. Malinovskiy, A. Masiello, L. Muriel, M. Okoli, R. Piccoli, F. Rossi, M. Sportiello, A. Traoré.
Sumber :
https://tirto.id/hasil-liga-italia-inter-milan-vs-atalanta-skor-akhir-1-1-esbC
Hasil laga Internazionale vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-19, Minggu, 12 Januari 2020 rampung dengan skor akhir 1-1. tirto.id - Laga Inter Milan vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Stadio Giuseppe Meazza pada Minggu 12 Januari 2020.
Hasil ini membuat Internazionale berada di urutan 1, sedangkan Atalanta bertengger di urutan 5 klasemen sementara Liga Italia. Sejauh ini Inter total mengumpulkan 14 kemenangan, 4 kali meraih hasil imbang, dan 1 kali tumbang. Koleksi angka mereka mencapai 46 poin.
Sementara itu, Atalanta tercatat mendapatkan 10 kali menang, 5 kali seri, dan 4 kalah dengan total poin 35 angka. Dalam pertandingan ini, tuan rumah menurunkan S. Handanovič sebagai kiper. Sementara itu, di lini depan, ada L. Martínez yang bertugas sebagai pembidik gawang lawan.
Tim tamu sendiri mengandalkan R. Gosens sebagai salah satu kunci mereka di lini tengah. Atalanta itu juga memasang B. Djimsiti dan J. Palomino untuk mengawal pertahanan. Berdasarkan penguasaan bola, Inter memenangi 36.3 persen ball possessions.
Sebaliknya, tim tamu mengoleksi 63.7 persen. Sepanjang pertandingan, tuan rumah melepaskan 0 tembakan, dan 0 diantaranya tepat sasaran. Dibandingkan tuan rumah, Atalanta total mengirimkan 0 ancaman. Namun, hanya 0 yang mengarah ke gawang tuan rumah Internazionale.
Susunan Pemain
Internazionale: S. Handanovič; A. Bastoni, S. de Vrij, D. Godín; C. Biraghi, R. Gagliardini, M. Brozović, S. Sensi, A. Candreva; L. Martínez, R. Lukaku.
Subs: L. Agoume, T. Berni, F. Dimarco, S. Esposito, V. Lazaro, D. Padelli, L. Pirola, M. Politano, A. Ranocchia, A. Sánchez, Borja Valero, M. Vecino.
Atalanta: P. Gollini; B. Djimsiti, J. Palomino, Rafael Tolói; R. Gosens, M. Pašalić, M. de Roon, H. Hateboer, A. Gómez; D. Zapata, J. Iličić.
Subs: T. Castagne, J. Da Riva, R. Freuler, D. Heidenreich, R. Malinovskiy, A. Masiello, L. Muriel, M. Okoli, R. Piccoli, F. Rossi, M. Sportiello, A. Traoré.
Sumber :
https://tirto.id/hasil-liga-italia-inter-milan-vs-atalanta-skor-akhir-1-1-esbC
Selasa, 07 Januari 2020
Patahkan Kutukan di Markas Napoli, Inter Milan Kembali ke Puncak
Selasa, 07 Januari 2020 - 11:00 WIB
Duet bomber Inter Milan, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez menjadi pahlawan kemenangan saat timnya menghancurkan Napoli di San Paolo, Selasa (7/1/2020) dini hari. Kemenangan 1-3 di markas Napoli itu sekaligus mengakhiri kutukan Inter Milan yang tidak pernah bisa menang di San Paulo.
Berdasarkan statistik, sebelum kemenangan ini, tiga poin terakhir yang bisa dipetik Inter Milan saat melawat ke San Paolo terjadi pada 21 Oktober 1997. Hal itu berarti sudah 22 tahun lebih Labeneamata-julukan Inter Milan, puasa kemenangan di markas Napoli.
Kemenangan ini juga memiliki arti penting bagi skuad asuhan Antonio Conte. Tiga poin dari Napoli membuat Inter Milan kembali ke puncak klasemen Liga Italia. Lukaku dkk melengserkan Juventus yang sehari sebelumnya sukses pesta gol melawan Cagliari.
Inter Milan dan Juventus diketahui sama-sama mengumpulkan 45 poin. Namun, Inter Milan berhak menduduki tahta klasemen Liga Italia karena unggul selisih gol. Kemenangan Lukaku dkk pun kian memberi tekanan bagi Cristiano Ronaldo dkk untuk mempertahankan gelar scudetto musim ini.
Seusai laga, Conte tidak ambil pusing dengan statistik, dimana timnya mampu mematahkan kutukan di markas Napoli. Baginya kemenangan dari anak asuhan Gennaro Gattuso merupakan yang paling penting. Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, Napoli merupakan tim kuat yang selalu menjadi calon juara Liga Italia.
“Jelas itu adalah kemenangan penting karena memenangkan laga tandang di Napoli tidak pernah mudah bagi siapa pun. Napoli dalam beberapa tahun terakhir menjadi penantang utama bagi Juventus, dengan Inter Milan jauh ke belakang, jadi menutup celah itu musim ini adalah langkah penting," kata Conte dilansir dari laman Football Italia.
Dalam laga ini, Inter Milan memang tampil hampir dengan kekuatan penuh. Hanya Danilo D'ambrosio (bek) dan Alexis Sanchez (penyerang) yang absen karena cedera. Sebaliknya, Napoli tampil pincang. Dua pilar utamanya Dries Mertens (penyerang) dan Kalidou Koulibaly (bek) tak bisa dimainkan.
Gol-gol kemenangan Inter Milan, masing-masing dilesakkan oleh Romelu Lukaku pada menit 14' dan 33' serta Lautaro Martinez pada menit 62'. Adapun gol hiburan dari tuan rumah dicetak oleh Arkadiusz Milik pada menit 39'.
Susunan Pemain Napoli vs Inter Milan:
Napoli: Meret; Hysaj (Lozano 81), Di Lorenzo, Manolas, Mario Rui; Fabian Ruiz (Llorente 84), Allan, Zielinski; Callejon, Milik, Insigne
Inter Milan: Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Candreva, Vecino (Sensi 72), Brozovic, Gagliardini (Barella 56), Biraghi, R Lukaku (Borja Valero 88), Lautaro Martinez
Sumber :
https://makassar.sindonews.com/read/39457/5/patahkan-kutukan-di-markas-napoli-inter-milan-kembali-ke-puncak-1578366111
Duet bomber Inter Milan, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez menjadi pahlawan kemenangan saat timnya menghancurkan Napoli di San Paolo, Selasa (7/1/2020) dini hari. Kemenangan 1-3 di markas Napoli itu sekaligus mengakhiri kutukan Inter Milan yang tidak pernah bisa menang di San Paulo.
Berdasarkan statistik, sebelum kemenangan ini, tiga poin terakhir yang bisa dipetik Inter Milan saat melawat ke San Paolo terjadi pada 21 Oktober 1997. Hal itu berarti sudah 22 tahun lebih Labeneamata-julukan Inter Milan, puasa kemenangan di markas Napoli.
Kemenangan ini juga memiliki arti penting bagi skuad asuhan Antonio Conte. Tiga poin dari Napoli membuat Inter Milan kembali ke puncak klasemen Liga Italia. Lukaku dkk melengserkan Juventus yang sehari sebelumnya sukses pesta gol melawan Cagliari.
Inter Milan dan Juventus diketahui sama-sama mengumpulkan 45 poin. Namun, Inter Milan berhak menduduki tahta klasemen Liga Italia karena unggul selisih gol. Kemenangan Lukaku dkk pun kian memberi tekanan bagi Cristiano Ronaldo dkk untuk mempertahankan gelar scudetto musim ini.
Seusai laga, Conte tidak ambil pusing dengan statistik, dimana timnya mampu mematahkan kutukan di markas Napoli. Baginya kemenangan dari anak asuhan Gennaro Gattuso merupakan yang paling penting. Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, Napoli merupakan tim kuat yang selalu menjadi calon juara Liga Italia.
“Jelas itu adalah kemenangan penting karena memenangkan laga tandang di Napoli tidak pernah mudah bagi siapa pun. Napoli dalam beberapa tahun terakhir menjadi penantang utama bagi Juventus, dengan Inter Milan jauh ke belakang, jadi menutup celah itu musim ini adalah langkah penting," kata Conte dilansir dari laman Football Italia.
Dalam laga ini, Inter Milan memang tampil hampir dengan kekuatan penuh. Hanya Danilo D'ambrosio (bek) dan Alexis Sanchez (penyerang) yang absen karena cedera. Sebaliknya, Napoli tampil pincang. Dua pilar utamanya Dries Mertens (penyerang) dan Kalidou Koulibaly (bek) tak bisa dimainkan.
Gol-gol kemenangan Inter Milan, masing-masing dilesakkan oleh Romelu Lukaku pada menit 14' dan 33' serta Lautaro Martinez pada menit 62'. Adapun gol hiburan dari tuan rumah dicetak oleh Arkadiusz Milik pada menit 39'.
Susunan Pemain Napoli vs Inter Milan:
Napoli: Meret; Hysaj (Lozano 81), Di Lorenzo, Manolas, Mario Rui; Fabian Ruiz (Llorente 84), Allan, Zielinski; Callejon, Milik, Insigne
Inter Milan: Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Candreva, Vecino (Sensi 72), Brozovic, Gagliardini (Barella 56), Biraghi, R Lukaku (Borja Valero 88), Lautaro Martinez
Sumber :
https://makassar.sindonews.com/read/39457/5/patahkan-kutukan-di-markas-napoli-inter-milan-kembali-ke-puncak-1578366111
Langganan:
Postingan (Atom)


















