Halaman

Kamis, 03 September 2015

Zanetti Sebagai Wakil Presiden

Zanetti Nikmati Perannya Sebagai Wakil Presiden

Mantan kapten Inter Milan, Javier Zanetti mengaku senang dengan peran barunya di klub pernah dibelanya sebagai pemain selama 19 tahun. Zanetti kini mengemban tugas sebagai wakil presiden klub.

“Saya senang dengan peran baru ini, karena dengan peran ini memungkinkan saya untuk tinggal di Inter lebih lama selepas bermain. Inilah yang saya inginkan,” ucap Zanettiseperti dilansir dari Football Italia.

“Saya mendapat pengalaman, dan saya selalu belajar sehingga bisa lebih banyak membantu tim. Kami dan juga tim berharap Inter mendapatkan musim yang hebat,” kata mantan pemain yang juga pernah membela Banfield di Argetina.

Selain itu, Zanetti juga berharap Inter Milan akan menjadi pesaing hebat bagi pengincar gelar scudetto Serie A, seperti Juventus dan AS Roma.

"Serie A baru saja mulai, dan kami berharap bisa kembali menjadi pesaing untuk memperebutkan scudetto Serie A," lanjut Zanetti.

Sebelumnya Zanetti membela Inter Milan sepanjang karirinya di Eropa. Semenjak pensiun, pria kelahiran Buenos Aires, Argentina ini mengembantugas sebagai duta Inter Milan. Kini, Zanetti telah resmi menjadi wakil presiden di klub yang saat ini dipimpin oleh pengusahan asal Indonesia, Erick Thohir.


Sumber :
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123816-zanetti.nikmati.perannya.sebagai.wakil.presiden

Minggu, 30 Agustus 2015

No Punggung 1

Youri Djorkaeff dan Presiden Jokowi


Presiden Joko Widodo memegang jersey FC Internazionale dengan nomor punggung 1 dan berpose bersama legenda Inter Milan, Youri Djorkaeff, didampingi Ibu Negara Iriana di sela pembukaan Piala Presiden 2015 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad (30/8).

Djorkaeff datang ke Indonesia untuk menghadiri gathering nasional Inter Club Indonesia (ICI) di Bali, yang diikuti oleh sekitar 1050 peserta dari seluruh Indonesia.


Presiden Jokowi Dapat Kostum Inter Nomor Punggung 1

Salah seorang pemain legendaris Inter pun berkesempatan untuk berpose bersama dengan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi.

Di sela-sela pembukaan Piala Presiden 2015, salah satu legenda FC Internazionale atau Inter Milan, Youri Djorkaeff, berpose dengan Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi. Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mendapatkan jersey Inter dengan nomor punggung istimewa: 1.

Presiden Jokowi memang secara resmi membuka turnamen Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu 30 Agustus 2015. Sedangkan Djorkaeff diundang dalam acara gathering nasional Inter Club Indonesia (IC) di Bali pada waktu hampir bersamaan. Selain itu Presiden Klub Inter Milan Erick Thohir juga tampak dalam acara gathering nasional.

Sekadar diketahui Erick Thohir juga merupakan bagian dari Mahaka Sports and Entertainment, sebagai promotor Piala Presiden. Selama pembukaan turnamen, Erick Thohir juga senantiasa mendampingi Presiden Jokowi. Bahkan beberapa waktu lalu Erick Thohir menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara untuk menyampaikan undangan langsung kepada orang nomor satu di republik ini.


Sumber :
http://topskor.co.id/football/news/3/liga-italia/2015/08/30/8836/presiden-jokowi-dapat-kostum-inter-nomor-punggung-1#sthash.eDhwwZto.dpuf
http://bola.republika.co.id/berita/sepakbola/freekick/15/08/30/ntwe6o283-jersey-inter-milan-nomor-punggung-1-untuk-presiden-jokowi

PAIJO Striker Inter

Erick Thohir: Tim Lain Punya MSN dan BBC, Inter Punya PAIJO

Presiden Inter Milan, Erick Thohir, tampaknya begitu yakin dengan kekuatan lini depan timnya saat ini. Erick kini berharap banyak dari trio PAIJO yang dimiliki Nerazzurri.


Trio PAIJO yang dimaksud Erick adalah (Rodrigo) PAlacio, (Mauro) Icardi, dan (Stevan) JOvetic. Palacio dan Icardi adalah wajah lama di skuat Inter, sedangkan Jovetic baru didatangkan dari Manchester City pada musim panas ini.

"Biarkan tim lain punya MSN atau BBC. Kami punya PAIJO," seru Erick seperti dikutip Football Italia.

MSN adalah singkatan yang biasa dipakai untuk menyebut trio penyerang Barcelona: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Sementara itu, BBC merujuk pada tiga andalan Real Madrid di lini depan: Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo.


Aroma Indonesia di Lini Depan Inter Milan

Presiden Inter Milan, Erick Thohir, memberikan sebutan "Paijo" untuk trio lini depan timnya yang terdiri dari Mauro Icardi, Rodrigo Palacio, dan Stevan Jovetic.

Inter menghasilkan 30 gol dari duet Icardi dan Palacio pada Serie A 2014-2015. Sektor depan Inter dinilai semakin tajam seiring kehadiran Stevan Jovetic, yang dipinjam dari Manchester City.

"Tim lain memiliki MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar) atau BBC (Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo). Inter punya PAIJO," kata Thohir.

Seperti diketahui, "Paijo" merupakan nama yang sering digunakan oleh orang Jawa. Istilah ini juga mengacu pada anak yang masih lugu atau "bau kencur".


Terlepas dari julukan, Jovetic menunjukkan manajemen tak salah pilih. Dia mencetak tiga gol dari dua pertandingan. Berkat Jovetic pula, I Nerazzurri meraih dua kemenangan dan bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.

"Jika mampu melanjutkan performa positif, mereka punya kesempatan untuk lolos ke Liga Champions musim depan," lanjut Thohir.


Sumber :
http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/08/30/235142/3005119/71/erick-thohir-tim-lain-punya-msn-dan-bbc-inter-punya-paijo
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123326-aroma.indonesia.di.lini.depan.inter.milan

Senin, 10 Agustus 2015

Zanetti Pemain Terbaik Inter Milan

Ultah ke-107, Zanetti Termasuk 7 Pemain Terbaik Inter Milan


Di tengah tingkah lakunya yang aneh dengan tidak membolehkan siapa pun memegang rambutnya kecuali anaknya, Javier Zanetti dipandang sebagai salah satu pemain Inter terhebat sepanjang masa. Sampai usia 39 tahun, dia mengoleksi 819 penampilan di semua kompetisi.

Selama 19 tahun berkarier di La Beneamata, dia total meraih 16 trofi: Piala UEFA 1998, lima scudetto, empat Coppa Italia titles, empat Supercoppa Italiana, Liga Champions 2010, dan Piala Dunia Antarklub.

Zanetti merupakan pemain dengan etos kerja luar biasa. Mantan pelatih Inter, Andrea Stramaccioni menyebut tempat latihan Inter harus dikunci agar bisa membuat Zanetti berhenti berlatih.


Sumber :
http://bola.liputan6.com/read/2187764/ultah-ke-107-berikut-daftar-7-pemain-terbaik-inter-milan?p=7

Jumat, 10 Juli 2015

Goal Zanetti di Usia 37 Tahun

Pemain yang Masih Tajam di Usia Senja

Zanetti terkenal sebagai pemain yang sangat jarang mencetak gol, tentu saja karena posisinya sebagai bek lebih banyak berkonsentrasi di garis pertahanan. Sepanjang karier, Zanetti cuma mencetak 26 gol. Dia lebih sering mengobrak-abrik pertahanan lawan atau memberi umpan kepada pemain lain.

Namun Zanetti sempat mencetak gol di usia tua. Tepatnya saat Inter Milan melawan Tottenham Hotspur 20 Oktober 2010. Saat itu Zanetti berusia 37 tahun 72 hari.


Sumber :
http://bola.liputan6.com/read/2112884/5-pemain-yang-masih-tajam-di-usia-senja?p=4

Jumat, 12 Juni 2015

Zanetti Diangkat Wapres, Seragam Nomor 4 Dipensiunkan


Presiden Inter Milan Erick Thohir mengangkat Javier Zanetti menjadi wakil presiden selama dua tahun. Thohir juga memilih memensiunkan seragam nomor empat yang telah dikenakan Zanetti sejak 1995. 

Zanetti telah memutuskan pensiun pada akhir musim lalu, setelah membela Inter selama 15 tahun. Dalam periode tersebut, Zanetti mengecap 16 gelar bergengsi, yakni Serie-A, Coppa Italia, Piala Super Spanyol, Liga Champions, Piala UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.

"Zanetti akan menjadi wakil presiden selama dua tahun. Dewan juga memutuskan memensiunkan seragam dia, bernomor empat," kata Thohir di situs resmi Inter. 

Dalam kesempatan itu, Thohir kembali menyatakan keinginannya untuk mempertahankan pelatih Walter Mazzarri. 

"Manajemen sedang berdiskusi dengan Mazzarri untuk memperpanjang kontraknya selama setahun. Mudahan-mudahan kami segera mencapai kesepakatan. Jadi, kami bisa selama dua tahun bersama dia," tutur Thohir. 

"Menurut saya, selalu bersama dia merupakan hal tepat karena tahun lalu adalah tahun transisi. Tahun ini dan tahun depan, tantangannya adalah membangun tim bersama dia. Saya perlu stabilitas dalam tim. Ada baiknya bertumbuh bersama Mazzarri, dan pada saatnya kami perlu menemukan pemain yang cocok," sambungnya.


Sumber :
http://bola.kompas.com

Minggu, 10 Mei 2015

Zanetti Legenda Sepak Bola Dunia


Pemain veteran Javier Zanetti melakoni pertandingan terakhirnya di San Siro pada Sabtu (10/5/2014) ketika Inter Milan menjamu Lazio. Ini menjadi laga perpisahan karena dia telah memastikan gantung sepatu pada akhir musim.

Zanetti selama 19 tahun berbaju Nerazzurri dan kini berusia 40 tahun dengan sebutan Pupi itu merupakan legenda bagi semua pesepak bola. Laga terakhir Zanetti di Giuseppe Meazza merupakan 856 penampilan di berbagai kompetisi. Selama 19 tahun kariernya membela Inter, berbagai trofi sudah dia menangi, termasuk lima trofi Liga Italia dan satu Liga Champions.



Pemain seperti Javier tidak hanya menjadi simbol atau lambang yang mewakili sebuah klub selama bertahun-tahun, tetapi juga seorang juara sejati yang akan tetap tercatat dalam sejarah olahraga ini atas perilaku mereka, profesionalisme dan tentu saja keterikatan mereka terhadap jersey.

Javier Zanetti menyatakan akan selamanya mencintai Inter Milan.



"Terima kasih semuanya. Kalian tak tahu betapa emosionalnya momen ini. Mengatakan bahwa kalian semua fantastis tidaklah cukup. Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang selalu dekat denganku dalam keadaan apa pun," ujar Zanetti.

"Satu-satunya keinginanku adalah menjaga dan menghormati kostum Inter di negara mana pun di dunia ini. Aku belajar untuk mencintai (kostum) ini dari kalian semua. Aku meminta kalian untuk mencintai klub ini, seperti aku akan mencintai klub ini selamanya. Amala (cintailah klub ini)."

"Aku ingin berterima kasih kepada istriku, Paula, dan keluarga yang luar biasa yang kami bina bersama. Ayahku, yang saat ini berada di depan telebisi dan tidak ingin datang ke sini."

"Aku berterima kasih kepada ibuku di surga, yang tentunya sebahagia diriku saat ini. Aku berterima kasih kepada keluarga Moratti, yang selama bertahun-tahun telah menunjukkan kepercayaan kepadaku."

"Aku berterima kasih kepada Presiden Inter Erick Thohir yang mengizinkanku terus menjadi bagian keluarga Inter yang luar biasa ini, yang selalu menjadi impianku."

"Aku berterima kasih kepada rekan-rekan tim, mereka yang datang musim ini dan mereka yang datang sebelum itu, yang menunjukkan kepadaku rasa hormat dan perhatian yang besar."

"Aku gembira atas karier luar biasa bersama klub ini, yang betul-betul aku cintai. Sekarang, aku harus melakukan hal lain. Aku tak tahu apakah aku akan melakukannya dengan baik, tetapi aku bisa mengatakan bahwa aku akan menjadi Inter seperti aku membelanya di lapangan."

"Terima kasih karena mencintaiku. Aku sungguh-sungguh mencintai kalian semua," tuturnya.

Selanjutnya Zanetti akan menjabat salah satu direktur di Inter. Dia pun berharap bisa memberikan yang terbaik, sama seperti saat berada di lapangan membela tim dengan kostum Biru-Hitam kebanggaan Inter.


Sumber :
http://bola.kompas.com
http://bola.viva.co.id
http://sport.detik.com