Halaman

Kamis, 10 September 2020

Achraf Hakimi Gabung Inter Milan

Skema Permainan Conte Bikin Hakimi Yakin Gabung Inter Milan

Kamis 10 September 2020 01:47 WIB

Achraf Hakimi baru saja dipresentasikan sebagai pemain anyar Inter Milan. Pemain berkebangsaan Maroko itu ditebus Inter dari Real Madrid dengan harga 40 juta euro atau sekira Rp699 miliar.

Hakimi menerangkan bahwa yang menjadi alasan utamanya bergabung dengan Inter karena ia merasa akan cocok dengan skema permainan yang diterapkan oleh Antonio Conte. Apalagi, Conte mengandalkan formasi 3-5-2.

Dalam formasi tersebut, Hakimi dapat mengisi posisi wingback kanan. Ia yakin bisa bermain dengan baik di posisi tersebut. Sebab, saat menjalani masa peminjamannya di Borussia Dortmund, Hakimi sudah pernah bermain dalam skema 3-5-2.

Hakimi pun memandang Conte sebagai sosok pelatih hebat. Maka dari itu, ia percaya Inter akan bisa bersaing dalam perebutan gelar juara dan meraih hasil bagus di musim kompetisi 2020-2021.

“Saya memilih Inter karena menurut saya gaya pelatih sangat cocok dengan cara saya bermain dan saya bisa sangat membantu tim ini. Kami akan berusaha meraih hasil yang luar biasa dan tentunya bertujuan untuk memenangkan Scudetto,” terang Hakimi, seperti dilansir dari Football Italia, Kamis (10/9/2020).

“Conte adalah pelatih hebat, dengan semangat kompetitif. Dia memiliki hasrat yang luar biasa untuk sepakbola dan menyebarkannya kepada para pemain, penggemar, dan semua orang di sekitar klub. Motivasinya memungkinkan tim untuk bersemangat untuk setiap pertandingan,” lanjut Hakimi.

“Saya sudah bermain dengan 3-5-2 di Borussia Dortmund. Ketika tawaran datang, saya pikir ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk berkembang, karena para penggemar di sini merasakan sepakbola dengan cara yang spesial. Saya telah bergabung dengan klub yang hebat,” tandas pemain 21 tahun itu.

Selain menambah kekuatan di sektor wingback kanan, Inter juga mendatangkan bek kiri anyar. Ia adalah Aleksandar Kolarov yang direkrut Inter dari AS Roma dengan tebusan 1,5 juta euro atau sekira Rp26,1 miliar.

Jika Hakimi diproyeksikan sebagai aset untuk masa depan, maka perekrutan Kolarov dilandaskan pada kebutuhan Inter akan sosok pemain berpengalaman. Sebab, untuk meraih gelar juara, kehadiran pemain berpengalaman sangat dibutuhkan.

Kolarov nantinya akan bergantian dengan Ashley Young untuk mengisi posisi wingback kiri Nerazzurri. Di musim lalu, Young menampilkan performa yang menjanjikan dan menjadi bagian penting dari skuad Conte.


Sumber :

https://bola.okezone.com/read/2020/09/10/47/2275317/skema-permainan-conte-bikin-hakimi-yakin-gabung-inter-milan

Kamis, 06 Agustus 2020

Inter Milan Gaet Alexis Sanchez Gratis

RESMI: Inter Milan Gaet Alexis Sanchez Gratis Dari Manchester United

Pemain asal Cile tersebut resmi kembali ke Serie A Italia secara permanen setelah menjalani periode negatif di Old Trafford. Alexis Sanchez bergabung ke Inter Milan dengan kontrak berdurasi tiga tahun setelah Manchester United sepakat untuk menyudahi kontraknya.

Pemain asal Cile tersebut direkrut Setan Merah dari Arsenal pada Januari 2018 tetapi gagal memberikan yang terbaik di Old Trafford, hanya mencetak lima gol dalam 45 pertandingan.

Ia kemudian dipinjamkan ke Nerazzurri musim panas lalu dengan status pinjaman, dan kemudian Sanchez menemukan sentuhan terbaiknya setelah kompetisi kembali bergulir pasca jeda akibat pandemi virus corona.

United tidak akan menerima dana transfer untuk sang bintang dan bahkan diyakini klub harus membayar sejumlah uang karena memutus kontrak Sanchez lebih dini.

Kesepakatan mantan winger Barcelona tersebut bersama Inter akan berlaku hingga 2023, dengan sumber mengatakan kepada Goal bahwa ia menerima potongan gaji untuk bisa menyegel masa depan di Giuseppe Meazza.

Ole Gunnar Solskjaer, yang tidak pernah berniat memasukkan Sanchez ke dalam rencananya, mengeluarkan pujian ketika ditanya tentang mantan bintang Arsenal tersebut setelah timnya menaklukkan LASK Linz pada ajang Liga Europa.

"Saya bisa memastikan bahwa kami mencapai sepakat (terkait transfer Sanchez). Alexis menikmati waktunya di sana, mereka menyukai dia jadi itu langkah bagus untuknya," ujarnya.

"Kami berharap yang terbaik bagi dia dan dia pemain top dan kami ingin melihatnya memainkan sepakbola terbaik. Untuk alasan apapun kami tidak melihat yang terbaik dari dia di sini, dia sosok profesional dan kami berharap yang terbaik untuknya."

Pelatih La Beneamata Antonio Conte menanggapi sangat positif transfer Sanchez ke klubnya secara permanen: "Operasi Sanchez menjadi gerak yang luar biasa oleh klub. Kami layak mendapatkannya.

"Dia datang pada momen buruk dalam kariernya dan dengan kami dia langsung mengalami cedera. Kami menunggu dia dan sekarang dia bermain baik. Adil jika kami yang bisa menikmati dia sekarang."


Sumber :
https://www.goal.com/id/berita/resmi-inter-milan-gaet-alexis-sanchez-gratis-dari-manchester/132m94eue1wra1hbfbhr0qiypy

Minggu, 02 Agustus 2020

Atalanta Vs Inter - Nerazzurri Finis Runner-Up

Atalanta Vs Inter - Resmi, Nerazzurri Finis di Posisi Ke-2 Liga Italia 2019-2020 

02/08/2020


Partai Grande Partita antara Atalanta vs Inter Milan menghiasi giornata pamungkas Serie A - kasta tertinggi Liga Italia - musim 2019-2020. Dihelat di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (2/8/2020) dini hari, duel Atalanta vs Inter dimenangkan tim tamu dengan skor 2-0.

Ashley Young menjadi bintang laga dengan mengemas satu assist dan satu gol. Baca juga: Atalanta Vs Inter Milan, Catatan Minor Nerazzurri di Markas La Dea Satu assist ia persembahkan untuk gol pembuka Inter yang dicetak Danilo D'Ambrosio saat laga baru berjalan satu menit, atau tepatnya 50 detik.

Gol pembuka laga Atalanta vs Inter ini menjadi gol tercepat pada perhelatan Serie A musim 2019-2020. Unggul satu gol, serangan Inter kian intens. Mereka kemudian berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-20.

Kali ini, Ashley Young yang menjadi aktor utama. Merangsek dari sayap kiri, ia lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang menuju pojok gawang Atalanta. Bola melengkung dan menghujam sisi kiri gawang Pierlugi Gollini.

Setelah itu, tidak ada tambahan gol hingga babak pertama berakhir. Pun dengan babak kedua. Kemenangan ini memastikan Inter mengakhiri Liga Italia 2019-2020 dengan finis di posisi kedua, mengumpulkan 82 poin. Sementara Atalanta harus puas finis di posisi ketiga dengan 78 poin.

Susunan pemain:

Atalanta (3-4-2-1):
95-Gollini; 2-Toloi, 3-Caldara, 19-Djimsiti; 21-Castagne, 15-De Roon, 11-Freuler, 8-Gosens; 10-Gomez, 88-Pasalic; 91-Duvan Zapata.
Pelatih: Gian Piero Gasperini

Inter Milan (3-5-2):
1-Handanovic; 2-Godin, 6-de Vrij, 95-Bastoni; 33-D'Ambrosio, 23-Barella, 77-Brozovic, 5-Gagliardini, 15-Ashley Young; 9- Lukaku, 10-Lautaro Martinez.
Pelatih: Antonio Conte


Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/08/02/03510018/atalanta-vs-inter-resmi-nerazzurri-finis-di-posisi-ke-2-liga-italia-2019-2020?page=all#page2.

Rabu, 29 Juli 2020

Inter Vs Napoli, Nerazzurri Menang Meyakinkan


29/07/2020

Duel Inter Milan vs Napoli pada giornata ke-37 Serie A atau kompetisi level teratas Liga Italia berakhir dengan kemenangan untuk tim tuan rumah. Laga Inter vs Napoli dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Rabu (29/7/2020) dini hari WIB.

Inter yang mengusung misi balas dendam setelah dikalahkan Napoli pada semifinal Coppa Italia berhasil menang dengan skor meyakinkan 2-0. Dua gol tim berjuluk I Nerazzurri itu masing-masing diciptakan oleh Danilo D'Ambrosio pada menit ke-11 dan Lautaro Martinez menit 74.

Kemenangan atas Napoli membuat Inter kembali ke posisi kedua klasemen Liga Italia setelah sebelumnya sempat digeser Atalanta yang pada pertandingan lainnya menang 2-1 atas Parma. I Nerazzurri kini mengoleksi 79 poin, unggul satu angka atas Atalanta yang berada di peringkat ketiga.

Jalannya laga Inter vs Napoli Bermain agresif pada awal laga, Inter Milan hanya membutuhkan waktu 11 menit untuk menjebol gawang Napoli. Umpan mendatar Cristiano Biraghi dari sisi kanan pertahanan Napoli berhasil dituntaskan oleh Danilo D'Ambrosio yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.

Kiper Napoli, Alex Meret, yang mati langkah tak bisa mengamankan bola hasil sepakan kaki kiri D'Ambrosio. Inter unggul 1-0 atas tim tamu. Meski mampu unggul lebih dulu melalui gol D'Ambrosio, Inter justru lebih banyak mendapat tekanan pada sisa babak pertama.

Samir Handanovic yang berdiri di bawah mistar gawang Inter harus berjibaku menahan gempuran pasukan Gennaro Gattuso, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Piotr Zielinski menit ke-24. Enam menit kemudian, Handanovic kembali membuat penyelamatan gemilang terhadap peluang Matteo Politano.

Napoli terus memberikan tekanan. Namun, usaha keras Lorenzo Insigne dkk tak ada yang membahkan hasil. Inter pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas tim tamu. Baca juga: Sulit Kejar Juventus, Inter Milan Coba Lagi Musim Depan Memasuki babak kedua, Napoli tak mengendurkan tekanan.

Pada menit ke-62, Eljif Elmas melepaskan tendangan jarah jauh. Namun tandengannya masih melebar. Di lain sisi, Antonio Conte selaku pelatih Inter membuat perubahan agar timnya bisa keluar dari tekanan. Lautaro Martinez dimasukkan menggantikan Alexis Sanchez.

Keputusan Conte memasukkan Lautaro terbukti merupakan pilihan tepat. Penyerang asal Argentina itu menambah keunggulan Inter pada menit ke-74 melalui sepakan akurat dari luar kotak penalti. Nerazzurri menjauh 2-0 atas Napoli. Unggul dua gol membuat Inter bermain lebih nyaman.

Sedangkan Napoli tetap berusaha mencetak gol balasan. Hingga wasit Paolo Valeri meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, tidak ada lagi gol tambahan. Inter Milan mengemas kemenangan 2-0 atas Napoli.

Susunan pemain Inter vs Napoli:

Inter (3-4-1-2):
1-Samir Handanovic (PG); 33-Danilo D'Ambrosio, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 87-Antonio Candreva (Diego Godin 60'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 34-Cristiano Biraghi (Ashley Young 80'); 20-Borja Valero (Christian Eriksen 89'); 9-Romelu Lukaku (Victor Moses 89'), 7-Alexis Sanchez (Lautaro Martinez 60')
Pelatih: Antonio Conte

Napoli (4-3-3):
1-Alex Meret (PG); 23-Elseid Hysaj (Kevin Malcuit 84'), 19-Nikola Maksimovic, 26-Kalidou Koulibaly, 6-Mario Rui (Faouzi Ghoulam 65'); 4-Diego Demme, 12-Eljif Elmas, 20-Piotr Zielinski (Allan 65'); 21-Matteo Politano (Hirving Lozano 75'), 99-Arkadiusz Milik (Jose Callejon 84'), 24-Lorenzo Insigne
Pelatih: Gennaro Gattuso


Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/29/04545668/inter-vs-napoli-nerazzurri-menang-meyakinkan?page=all#page2.

Minggu, 26 Juli 2020

Hasil Genoa Vs Inter, Nerazzurri Kembali ke Jalur Kemenangan

26/07/2020

Laga Genoa vs Inter Milan di Stadion Stadion Luigi Ferraris berakhir 3-0 untuk kemenangan tim tamu, Sabtu (25/7/2020) atau Minggu dini hari WIB. Pertandingan Genoa vs Inter Milan merupakan lanjutan pekan ke-36 Serie A, kasta teratas Liga Italia.

Gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Romelu Lukaku (34', 90+2') dan juga Alexis Sanchez pada menit ke-84. Kemenangan ini membuat Inter Milan mengakhiri tren buruk selalu meraih hasil imbang pada dua laga terakhir Liga Italia.

Tambahan tigo poin juga membuat Inter Milan naik ke peringkat dua klasemen menggeser Atalanta. Inter Milan dengan koleksi 76 poin kini unggul satu angka atas Atalanta yang harus turun ke peringkat tiga. Nerazzurri, julukan Inter Milan, untuk sementara tertinggal empat poin dari Juventus yang baru bermain 35 kali di puncak klasemen.

Di sisi lain, hasil laga kali ini tidak mengubah posisi Genoa di klasemen. Genoa tidak beranjak dari urutan 17 atau satu tingkat di atas zona degradasi dengan koleksi 36 poin.

Jalannya pertandingan: Inter Milan pada laga kali ini langsung menurunkan duo penyerang Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Kedua striker itu ditopang Christian Eriksen yang berperan sebagai treaquartista dari lini kedua.

Di sisi lain, Genoa tampil dengan formasi 3-5-2, Valon Behrami menjadi pemain jangkar di lini tengah. Babak pertama berjalan sengit meski dari segi penguasaan bola Inter Milan sedikit lebih unggul dengan persentase 55 persen.

Inter Milan juga unggul tipis dari segi tembakan tepat sasaran yakni dua berbanding satu milik Genoa. Salah satu tembakan tepat sasaran Inter Milan dilepaskan oleh Romelu Lukaku dan berbuah gol pada menit ke-34.

Memanfaatkan umpan silang Cristiano Biraghi, Romelu Lukaku mencetak gol dengan sundulan setelah meemenangi duel dengan Cristian Zapata. Skor 1-0 untuk Inter Milan bertahan hingga turun minum.

Pada awal babak kedua, Inter Milan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Inter Milan tetap mengandalkan dua bek sayap yang pada laga ini diisi oleg Cristiano Biraghi dan Victor Moses. Genoa baru bisa mulai menekan Inter Milan ketika laga memasuki menit ke-55.

Merespon hal itu, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, melakukan penyegaran di lini depan pada menit ke-65. Conte menarik keluar Christian Eriksen dan Lautaro Maritinez. Kedua pemain itu digantikan oleh Borja Valero dan Alexis Sanchez.

Perubahan itu tidak terlalu mengubah permainan Inter Milan yang justru tertekan sejak menit ke-75. Genoa yang terus berusaha mencari gol penyeimbang justru kecolongan pada menit ke-83. Lini belakang Genoa terbuka lebar ketika Victor Moses melakukan inisiasi serangan balik Inter Milan.

Setelah melewati satu pemain, Moses mengirimkan umpan silang deras ketika memasuki sepertiga pertahanan Genoa. Umpan Moses kemudian diselesaikan oleh Alexis Sanchez yang lolos dari kawalan dengan tembakan kaki kanan.

Serangan balik kembali membuat Inter Milan mencetak gol ketiga pada menit ke-90+2. Memanfaatkan umpan Marcelo Brozovic, Lukaku melakukan solo run dari tengah lapangan dan sempat melewati dua pemain sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti Genoa.

Tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 3-0 untuk kemenangan Inter Milan bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain Genoa Vs Inter Milan:

Genoa (3-5-2):
1-Mattia Perin; 5-Edoardo Goldaniga, 17-Cristian Romero, 2-Cristian Zapata; 32-Peter Ankersen (Paolo Ghiglione 76'), 65-Nicolo Rovella (Mattia Destro 77'), 85-Valon Behrami (Lasse Schoene 59'), 15-Filip Jagiello, 4-Domenico Criscito; 99-Andrea Pinamonti, 30-Andrea Favilli (Goran Pandev 71')
Pelatih: Davide Nicola

Inter Milan (3-4-1-2):
1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 13-Andrea Ranocchia, 37-Milan Skriniar (Danilo D'Ambrosio 65'); 34-Cristiano Biraghi (Ashley Young 84'), 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini, 11-Victor Moses (Antonio Candreva 84'); 24-Christian Eriksen (Borja Valero 65'); 10-Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 65'), 9-Romelu Lukaku
Pelatih: Antonio Conte


Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/26/02272558/hasil-genoa-vs-inter-nerazzurri-kembali-ke-jalur-kemenangan?page=all#page2.

Kamis, 23 Juli 2020

Inter Vs Fiorentina, Pasukan Antonio Conte Dipaksa Berbagi Angka


23/07/2020

Inter Milan dipaksa berbagi angka dengan Fiorentina dalam pertandingan pada pekan ke-35 Liga Italia musim ini. Pertandingan antara Inter vs Fiorentina yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB, berakhir dengan skor 0-0.

Hasil tersebut membuat Inter Milan masih berada di peringkat ketiga klasemen Serie A dengan 73 poin. Adapun Fiorentina naik satu peringkat ke posisi 12 dengan raihan 43 poin.

Jalannya pertandingan Inter vs Fiorentina: Babak pertama, Inter Milan coba mengejutkan Fiorentina lewat sepakan Christian Eriksen yang sempat berbelok arah pada menit ke-5. Bola sepakan Eriksen sempat ditepis kiper Fiorentina, Pietro Terracino.

Bola yang masih liar coba disambar oleh Romelu Lukaku, tetapi langsung sigap diamankan Terracino. Lima menit setelah peluang pertama dari Eriksen, Inter Milan nyaris mencetak gol. Nicolo Barella sempat memberikan keunggulan bagi lewat tembakan jarak jauh yang masih bisa ditepis Terracino dengan baik.

Inter Milan kembali membuang peluang untuk unggul terlebih dahulu setelah bola sundulan Lukaku melebar tipis dan membentur tiang gawang Fiorentina. Inter Milan harus kehilangan Stefan De Vrij lebih cepat karena mengalami cedera di menit ke-23 sehingga membuatnya digantikan oleh Andrea Ranocchia.

Meski kehilangan Stefan De Vrij, Inter Milan masih belum mengendurkan serangannya. Sayang, peluang terakhir Inter Milan pada menit ke-34 lewat kaki Romelu Lukaku masih belum bisa menggetarkan jala Fiorentina hingga turun minum.

Babak pertama antara Inter milan vs Fiorentina berakhir dengan skor 0-0. Pada babak kedua, Inter Milan masih intensif menyerang pertahanan Fiorentina. Peluang emas tercipta pada menit ke-52 lewat kerja sama dua pemain eks Man United.

Lukaku yang menggiring bola hingga di belakang barisan pertahanan Fiorentina lalu memberikan umpan kepada Alexis Sanchez. Sanchez yang melihat kesempatan langsung melakukan tembakan hasil dari umpan Lukaku.

Namun, Terracino yang menjadi pahlawan dalam pertandingan kali ini dengan sigap mengantisipasi bola sepakan Sanchez sehingga gawang Fiorentina masih aman. Fiorentina baru mendapatkan peluang emas pertamanya pada menit ke-56 lewat aksi eks pemain Bayern Muenchen, Frank Ribery. Ribery yang mendapatkan umpan dari Patrick Cutrone melesakkan tembakan ke pojok gawang Inter Milan, tetapi masih mampi diantisipasi kiper Samir Handanovic.

Fiorentina baru membuat peluang kembali pada menit ke-80 hasil kerja sama Federico Chiesa dan Pol Lilora yang masih sanggup diamankan Handanovic. Pada sisa 5 menit terakhir tambahan waktu babak kedua, kedua tim tak kunjung memperoleh hasil meski sama-sama gencar menebar ancaman ke gawang satu sama lain.

Hingga babak kedua berakhir, laga antara Inter Milan vs Fiorentina ditutup dengan skor kacamata 0-0.

Susunan pemain Inter Milan vs Fiorentina

Inter Milan (3-4-1-2):
Samir Handanovic (GK); Danilo D’Ambrosio, Stefan De Vrij, Diego Godin; Antonio Candreva, Nicolo Barella, Roberto Gagliardini, Ashley Young; Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Alexis Sanchez. Cadangan: Daniele Padelli, Andrea Ranocchia, Alessandro Bastoni, Milan Skriniar, Kwadwo Asoamoah, Victor Moses, Cristiano Biraghi, Borja Valero, Lucien Agoume, Marcel Brozovic, Lautaro Martinez, Sebastiano Esposito.
Pelatih: Antonio Conte

Fiorentina (3-5-2):
Pietro Terracciano (gk); German Pezzella, Nikola Milenkovic, Martin Caceres; Lorenzo Venuti, Milan Badelj, Alfredi Duncan, Gaetano Castrovilli, Dalbert; Franck Ribery, Patrick Cutrone. Cadangan: Kevin Agudelo, Erick Pulgar, Aleksa Terzic, Pol Lirola, Christian Kouame, Federico Chiesa, Igor Julio, Federico Ceccherini, Riccardo Sottil, Dusan Vlahovic, Federico Brancolini, Rachid Ghezzal.
Pelatih: Giuseppe Iachini


Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/23/04492788/inter-vs-fiorentina-pasukan-antonio-conte-dipaksa-berbagi-angka?page=all#page2.

Senin, 20 Juli 2020

Roma Vs Inter, Duel Sengit di Olimpico Berujung 4 Gol


20/07/2020

Laga AS Roma vs Inter Milan di Stadion Olimpico berakhir imbang 2-2, Minggu (19/7/2020) atau Senin dini hari WIB. Laga Roma vs Inter merupakan lanjutan pekan ke-34 Serie A, kasta teratas Liga Italia.

Sepasang gol Inter Milan diciptakan oleh Stefan de Vrij pada menit ke-15 dan eksekusi penalti Romelu Lukaku (88'). Sementara itu, dua gol AS Roma tercatat atas nama Leonardo Spinazzola (45') dan Henrikh Mkhitaryan (57').

Hasil ini membuat AS Roma gagal memperpanjang tren tiga kemenangan beruntun di Liga Italia. AS Roma juga tidak beranjak dari peringkat lima klasemen dengan koleksi 60 poin. Adapun tambahan satu poin membuat Inter Milan naik satu tingkat ke urutan kedua klasemen.

Inter Milan dengan koleksi 72 poin untuk sementara unggul satu angka dari Atalanta yang harus turun ke peringkat tiga.

Jalannya pertandingan Roma vs Inter Babak pertama laga AS Roma vs Inter Milan berjalan sangat seimbang. Secara penguasaan bola, Inter Milan lebih unggul dengan persentase mencapi 54 persen. Di sisi lain, Roma lebih sering mengancam gawang Inter Milan dengan tiga percobaan tembakan berbanding dua milik Inter Milan.

Inter Milan mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-15 melalui gol Stefan de Vrij. Memanfaatkan umpan sepak pojok Alexis Sanchez, De Vrij yang berdiri di tiang jauh mampu menaklukkan kiper Pau Lopez dengan sundulan.

Kedudukan kembali imbang menjadi 1-1 setelah Leonardo Spinazzola mencetak gol pada menit ke-47. Gol Spinazzola berawal dari keberhasilan Aleksandar Kolarov mencuri bola dari kaki Lautaro Martinez di sepertiga pertahan Roma.

Momen itu membuat Inter Milan langsung menghadapi situasi serangan balik dari AS Roma yang dipimpin oleh Henrikh Mkhitaryan.

Setelah melakukan akselerasi, Mkhitaryan memberikan umpan ke Edin Dzeko. Bola kemudian langsung dipindahkan Dzeko ke kaki Spinazzola yang berdiri bebas di sisi kiri pertahanan Inter Milan. Spinazzola dengan sekali kontrol kemudian melepaskan tendangan kaki kanan mendatar.

Meski sempat dihalau De Vrij, bola tetap masuk ke gawang Inter Milan untuk membuat kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama. Berlanjut ke babak kedua, Inter Milan langsung mengejutkan AS Roma pada menit ke-54 setelah Lautaro Martinez mencetak gol.

Namun, gol itu harus dianulir karena Martinez sudah berada dalam posisi offside. Tiga menit berselang, Roma berhasil unggul 2-1 berkat gol Mkhitaryan.

Gol ini berawal dari kemelut di depan gawang Inter Milan setelah Alessandro Bastoni berduel dengan Edin Dzeko. Dalam situasi itu, Bastoni berniat membuang bola dengan kaki kirinya. Namun, bola sapuan Bastoni justru mengenai De Vrij.

Bola liar itu kemudian langsung diselesaikan oleh Mkhitaryan dengan tendangan keras kaki kanan. Setelah tertinggal 1-2, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, langsung melakukan tiga pergantian pemain.

Conte menarik keluar Martinez untuk memberi kesempatan tampil kepada Romelu Lukaku. Adapun dua pergantian Inter Milan lainnya terjadi di sektor bek sayap. Dua menit berselang, Conte juga memasukkan playmaker, Christian Eriksen, yang menggantikan Roberto Gagliardini.

Meski sudah mengganti empat pemainnya, Inter Milan masih kesulitan menembus pertahanan AS Roma. Pada menit ke-86, Inter Milan mendapat hadiah penalti setelah Leonardo Spinazzola melanggar Victor Moses. Berniat melakukan sapuan, Spinazzola justru menendang kaki Moses yang berhasil mencuri bola dari belakang.

Lukaku yang menjadi eksekutor mampu melakukan tugasnya dengan baik untuk membuat Inter Milan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Skor imbang 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain AS Roma vs Inter Milan:

AS Roma (3-4-1-2):
13-Pau Lopez; 23-Gianluca Mancini, 41-Roger (Chris Smalling 74'), 11-Aleksandar Kolarov; 33-Bruno Peres, 21-Jordan Veretout, 42-Amadou Diawara (Bryan Cristante 69'), 37-Leonardo Spinazzola, 7-Lorenzo Pellegrini; 77-Henrikh Mkhitaryan; 9-Edin Dzeko
Pelatih: Paulo Fonseca

Inter Milan (3-5-2):
1-Samir Handanovic; 95-Alessandro Bastoni (Danilo D'Ambrosio 82'), 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 15- Ashley Young (Cristiano Biraghi 67'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini (Christian Eriksen 69'), 87-Antonio Candreva (Victor Moses 67"); 10-Lautaro Martinez (Romelu Lukaku 67'), 7-Alexis Sanchez
Pelatih: Antonio Conte


Sumber :
https://bola.kompas.com/read/2020/07/20/04424628/roma-vs-inter-duel-sengit-di-olimpico-berujung-4-gol?page=all#page2.