Inter Milan Bakal Buka Kantor di Indonesia
Presiden Inter Milan, Erick Thohir, menyatakan bahwa timnya sedang merencanakan pembangunan kantor di Indonesia. Demi merealisasikannya, Thohir sudah melakukan penjajakan dengan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.
Sejak mengakusisi Inter Milan pada 2013, Thohir menaruh perhatian terhadap perkembangan penggemar di tanah air. Sebagai contoh, dia turut hadir pada Gathering Nasional Inter Club Indonesia, Jumat (28/8/2015) hingga Minggu (30/8/2015).
Untuk ke depannya, suporter bisa merasa lebih "dekat" dengan klub idolanya.
"Karena yang punya orang Indonesia, kami memutuskan agar kantor pusat Asia Pasifik Inter Milan berada di Indonesia," ucap Thohir saat acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama antara Indosat dan Inter Milan di Kantor Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015).
Sebagai langkah awal, Thohir coba mengonsultasikannya kepada Presiden Joko Widodo. Keduanya sempat bersua pada pembukaan Piala Presiden, Minggu.
"Saya sudah bicara dengan Jokowi. Kami sebagai warga negara Indonesia harus percaya dengan negara sendiri," lanjut Thohir.
Sumber :
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123377-inter.milan.bakal.buka.kantor.di.indonesia
Kamis, 03 September 2015
Rapor Transfer Inter Musim 2015 - 2016
Rapor Transfer Inter, Memenuhi Keinginan Mancini
Ivan Perisic, bergabung ke Internazionale menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2015.Gagal beraksi di kompetisi antarklub Eropa 2015/16 karena hanya menempati urutan kedelapan klasemen akhir Serie A 2014/15 membuat Internazionale sibuk berbelanja di jendela transfer musim panas 2015.
Upaya peningkatkan kualitas terjadi di semua posisi, kecuali kiper.
Inter mendatangkan 11 pemain di tim utama sampai bursa transfer musim panas ini berakhir. Jumlah tersebut diluar pemberian kontrak permanen kepada bek Davide Santon.
Belanja Inter mencapai klimaks pada 24 jam sebelum tenggat transfer. Pada Senin (31/8), Si Biru-Hitam merekrut empat pemain!
Sayap Ivan Perisic (Wolfsburg), gelandang Felipe Melo (Galatasaray), bek kiri Alex Telles (Galatasaray), dan sayap Adem Ljajic (Roma) resmi berstatus pemain Inter pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2015.
Perisic dan Melo diboyong dengan kontrak permanen, sementara dua nama lain yang disebut terakhir cuma berstatus pinjaman selama semusim penuh.
Secara keseluruhan, pelatih Roberto Mancini terlihat mengetahui benar apa yang ia butuhkan. Raihan dua kemenangan liga tak lepas dari aksi cemerlang para rekrutan musim ini.
Striker anyar pinjaman dari Man. City, Stevan Jovetic, mencetak semua gol Inter sampai pekan kedua Serie A 2015/16 (3 gol).
Di jantung pertahanan, Mancini mencadangkan para bek tengah lama, termasuk kapten Andrea Ranocchia, dan menduetkan bek tengah baru: Joao Miranda dan Jeison Murillo. Keduanya bermain penuh pada gimgim awal musim ini.
Gelandang baru Geoffrey Kondogbia juga sukses memakukan tempatnya di skuat utama dalam waktu singkat. Pemain yang direkrut dari Monaco itu juga selalu tampil di Serie A musim ini.
Fakta-fakta tersebut memperlihatkan Mancini tidak salah membeli pemain.
Kehadiran tambahan pemain di tenggat waktu seperti Perisic, Melo, dan Ljajic bisa meningkatkan kualitas Inter yang sudah ada mengingat ketiganya sudah cukup berpengalaman di panggung Eropa.
Sementara itu Telles, yang dipuji Presiden Erick Thohir sebagai bek muda menjanjikan, dapat menjadi pilihan utama di bek kiri.
Namun, ada kecemasan bahwa Mancini bakal menyia-nyiakan para pemain anyar mengingat total gim Inter musim ini tidak banyak karena absen tampil di panggung Eropa musim ini.
Penumpukan pemain terjadi di lini serang. Pada posisi striker, masih ada Mauro Icardi, raja gol Inter musim lalu. Striker asal Argentina itu baru bermain 15 menit di liga musim ini.
Dalam skema 4-3-1-2, Mancini menduetkan Jovetic dengan Rodrigo Palacio di lini depan. Jika Icardi telah fit penuh, siapa yang akan meraih kepercayaan Mancini?
Persaingan juga akan terjadi di sektor sayap gara-gara keberadaan Perisic, Ljajic, dan Jonathan Biabiany.
Lantas, bagaimana Mancini menyikapi penumpukan pemain di lini serang? Akankah ada perubahan formasi demi mengakomodasi para pemain barunya?
Bijak atau Gegabah?
Bukan hanya pembelian, penjualan Inter di musim panas ini juga memicu perbincangan publik.
Inter melepas Mateo Kovacic ke Real Madrid, penjualan termahal mereka di jendela transfer saat ini. Lalu, pada tenggat transfer, Inter menjual Hernanes ke rival abadi mereka, Juventus.
Kedua pemain tersebut cukup penting bagi Inter di 2014/15. Kovacic terlibat dalam delapan gol Inter (5 gol dan 3 assist) dalam 35 pertandingan Serie A musim lalu.
Sementara Hernanes membuat lima gol dan empat assist dalam 26 laga Inter di liga 2014/15. Apakah menjual Kovacic dan Hernanes adalah tindakan gegabah dari Inter? Terlalu cepat untuk menjawab.
Namun, dari sisi ekonomi, Inter melakukan aktivitas transfer yang bijak dengan mendapatkan tambahan dana besar gara-gara menjual dua pemain tersebut guna mendatangkan pemain-pemain baru di musim panas ini.
Dana besar didapatkan Inter dari hasil penjualan Kovacic. Pemain asal Kroasia itu merupakan penjualan termahal Inter musim ini, yakni 35 juta euro (553,9 miliar rupiah).
Penjualan Kovacic saja sudah menutupi dana pembelian Perisic (16 juta euro), Miranda (13), Melo (3), dan meminjam Jovetic satu musim.
Penulis: Theresia Simanjuntak
Sumber :
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123615-rapor.transfer.inter.memenuhi.keinginan.mancini
Ivan Perisic, bergabung ke Internazionale menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2015.Gagal beraksi di kompetisi antarklub Eropa 2015/16 karena hanya menempati urutan kedelapan klasemen akhir Serie A 2014/15 membuat Internazionale sibuk berbelanja di jendela transfer musim panas 2015.
Upaya peningkatkan kualitas terjadi di semua posisi, kecuali kiper.
Inter mendatangkan 11 pemain di tim utama sampai bursa transfer musim panas ini berakhir. Jumlah tersebut diluar pemberian kontrak permanen kepada bek Davide Santon.
Belanja Inter mencapai klimaks pada 24 jam sebelum tenggat transfer. Pada Senin (31/8), Si Biru-Hitam merekrut empat pemain!
Sayap Ivan Perisic (Wolfsburg), gelandang Felipe Melo (Galatasaray), bek kiri Alex Telles (Galatasaray), dan sayap Adem Ljajic (Roma) resmi berstatus pemain Inter pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2015.
Perisic dan Melo diboyong dengan kontrak permanen, sementara dua nama lain yang disebut terakhir cuma berstatus pinjaman selama semusim penuh.
Secara keseluruhan, pelatih Roberto Mancini terlihat mengetahui benar apa yang ia butuhkan. Raihan dua kemenangan liga tak lepas dari aksi cemerlang para rekrutan musim ini.
Striker anyar pinjaman dari Man. City, Stevan Jovetic, mencetak semua gol Inter sampai pekan kedua Serie A 2015/16 (3 gol).
Di jantung pertahanan, Mancini mencadangkan para bek tengah lama, termasuk kapten Andrea Ranocchia, dan menduetkan bek tengah baru: Joao Miranda dan Jeison Murillo. Keduanya bermain penuh pada gimgim awal musim ini.
Gelandang baru Geoffrey Kondogbia juga sukses memakukan tempatnya di skuat utama dalam waktu singkat. Pemain yang direkrut dari Monaco itu juga selalu tampil di Serie A musim ini.
Fakta-fakta tersebut memperlihatkan Mancini tidak salah membeli pemain.
Kehadiran tambahan pemain di tenggat waktu seperti Perisic, Melo, dan Ljajic bisa meningkatkan kualitas Inter yang sudah ada mengingat ketiganya sudah cukup berpengalaman di panggung Eropa.
Sementara itu Telles, yang dipuji Presiden Erick Thohir sebagai bek muda menjanjikan, dapat menjadi pilihan utama di bek kiri.
Namun, ada kecemasan bahwa Mancini bakal menyia-nyiakan para pemain anyar mengingat total gim Inter musim ini tidak banyak karena absen tampil di panggung Eropa musim ini.
Penumpukan pemain terjadi di lini serang. Pada posisi striker, masih ada Mauro Icardi, raja gol Inter musim lalu. Striker asal Argentina itu baru bermain 15 menit di liga musim ini.
Dalam skema 4-3-1-2, Mancini menduetkan Jovetic dengan Rodrigo Palacio di lini depan. Jika Icardi telah fit penuh, siapa yang akan meraih kepercayaan Mancini?
Persaingan juga akan terjadi di sektor sayap gara-gara keberadaan Perisic, Ljajic, dan Jonathan Biabiany.
Lantas, bagaimana Mancini menyikapi penumpukan pemain di lini serang? Akankah ada perubahan formasi demi mengakomodasi para pemain barunya?
Bijak atau Gegabah?
Bukan hanya pembelian, penjualan Inter di musim panas ini juga memicu perbincangan publik.
Inter melepas Mateo Kovacic ke Real Madrid, penjualan termahal mereka di jendela transfer saat ini. Lalu, pada tenggat transfer, Inter menjual Hernanes ke rival abadi mereka, Juventus.
Kedua pemain tersebut cukup penting bagi Inter di 2014/15. Kovacic terlibat dalam delapan gol Inter (5 gol dan 3 assist) dalam 35 pertandingan Serie A musim lalu.
Sementara Hernanes membuat lima gol dan empat assist dalam 26 laga Inter di liga 2014/15. Apakah menjual Kovacic dan Hernanes adalah tindakan gegabah dari Inter? Terlalu cepat untuk menjawab.
Namun, dari sisi ekonomi, Inter melakukan aktivitas transfer yang bijak dengan mendapatkan tambahan dana besar gara-gara menjual dua pemain tersebut guna mendatangkan pemain-pemain baru di musim panas ini.
Dana besar didapatkan Inter dari hasil penjualan Kovacic. Pemain asal Kroasia itu merupakan penjualan termahal Inter musim ini, yakni 35 juta euro (553,9 miliar rupiah).
Penjualan Kovacic saja sudah menutupi dana pembelian Perisic (16 juta euro), Miranda (13), Melo (3), dan meminjam Jovetic satu musim.
Penulis: Theresia Simanjuntak
Sumber :
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123615-rapor.transfer.inter.memenuhi.keinginan.mancini
Zanetti Sebagai Wakil Presiden
Zanetti Nikmati Perannya Sebagai Wakil Presiden
Mantan kapten Inter Milan, Javier Zanetti mengaku senang dengan peran barunya di klub pernah dibelanya sebagai pemain selama 19 tahun. Zanetti kini mengemban tugas sebagai wakil presiden klub.
“Saya senang dengan peran baru ini, karena dengan peran ini memungkinkan saya untuk tinggal di Inter lebih lama selepas bermain. Inilah yang saya inginkan,” ucap Zanettiseperti dilansir dari Football Italia.
“Saya mendapat pengalaman, dan saya selalu belajar sehingga bisa lebih banyak membantu tim. Kami dan juga tim berharap Inter mendapatkan musim yang hebat,” kata mantan pemain yang juga pernah membela Banfield di Argetina.
Selain itu, Zanetti juga berharap Inter Milan akan menjadi pesaing hebat bagi pengincar gelar scudetto Serie A, seperti Juventus dan AS Roma.
"Serie A baru saja mulai, dan kami berharap bisa kembali menjadi pesaing untuk memperebutkan scudetto Serie A," lanjut Zanetti.
Sebelumnya Zanetti membela Inter Milan sepanjang karirinya di Eropa. Semenjak pensiun, pria kelahiran Buenos Aires, Argentina ini mengembantugas sebagai duta Inter Milan. Kini, Zanetti telah resmi menjadi wakil presiden di klub yang saat ini dipimpin oleh pengusahan asal Indonesia, Erick Thohir.
Sumber :
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123816-zanetti.nikmati.perannya.sebagai.wakil.presiden
Mantan kapten Inter Milan, Javier Zanetti mengaku senang dengan peran barunya di klub pernah dibelanya sebagai pemain selama 19 tahun. Zanetti kini mengemban tugas sebagai wakil presiden klub.
“Saya senang dengan peran baru ini, karena dengan peran ini memungkinkan saya untuk tinggal di Inter lebih lama selepas bermain. Inilah yang saya inginkan,” ucap Zanettiseperti dilansir dari Football Italia.
“Saya mendapat pengalaman, dan saya selalu belajar sehingga bisa lebih banyak membantu tim. Kami dan juga tim berharap Inter mendapatkan musim yang hebat,” kata mantan pemain yang juga pernah membela Banfield di Argetina.
Selain itu, Zanetti juga berharap Inter Milan akan menjadi pesaing hebat bagi pengincar gelar scudetto Serie A, seperti Juventus dan AS Roma.
"Serie A baru saja mulai, dan kami berharap bisa kembali menjadi pesaing untuk memperebutkan scudetto Serie A," lanjut Zanetti.
Sebelumnya Zanetti membela Inter Milan sepanjang karirinya di Eropa. Semenjak pensiun, pria kelahiran Buenos Aires, Argentina ini mengembantugas sebagai duta Inter Milan. Kini, Zanetti telah resmi menjadi wakil presiden di klub yang saat ini dipimpin oleh pengusahan asal Indonesia, Erick Thohir.
Sumber :
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123816-zanetti.nikmati.perannya.sebagai.wakil.presiden
Minggu, 30 Agustus 2015
No Punggung 1
Youri Djorkaeff dan Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo memegang jersey FC Internazionale dengan nomor punggung 1 dan berpose bersama legenda Inter Milan, Youri Djorkaeff, didampingi Ibu Negara Iriana di sela pembukaan Piala Presiden 2015 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad (30/8).
Djorkaeff datang ke Indonesia untuk menghadiri gathering nasional Inter Club Indonesia (ICI) di Bali, yang diikuti oleh sekitar 1050 peserta dari seluruh Indonesia.
Presiden Jokowi Dapat Kostum Inter Nomor Punggung 1
Salah seorang pemain legendaris Inter pun berkesempatan untuk berpose bersama dengan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi.
Di sela-sela pembukaan Piala Presiden 2015, salah satu legenda FC Internazionale atau Inter Milan, Youri Djorkaeff, berpose dengan Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi. Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mendapatkan jersey Inter dengan nomor punggung istimewa: 1.
Presiden Jokowi memang secara resmi membuka turnamen Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu 30 Agustus 2015. Sedangkan Djorkaeff diundang dalam acara gathering nasional Inter Club Indonesia (IC) di Bali pada waktu hampir bersamaan. Selain itu Presiden Klub Inter Milan Erick Thohir juga tampak dalam acara gathering nasional.
Sekadar diketahui Erick Thohir juga merupakan bagian dari Mahaka Sports and Entertainment, sebagai promotor Piala Presiden. Selama pembukaan turnamen, Erick Thohir juga senantiasa mendampingi Presiden Jokowi. Bahkan beberapa waktu lalu Erick Thohir menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara untuk menyampaikan undangan langsung kepada orang nomor satu di republik ini.
Sumber :
http://topskor.co.id/football/news/3/liga-italia/2015/08/30/8836/presiden-jokowi-dapat-kostum-inter-nomor-punggung-1#sthash.eDhwwZto.dpuf
http://bola.republika.co.id/berita/sepakbola/freekick/15/08/30/ntwe6o283-jersey-inter-milan-nomor-punggung-1-untuk-presiden-jokowi
Presiden Joko Widodo memegang jersey FC Internazionale dengan nomor punggung 1 dan berpose bersama legenda Inter Milan, Youri Djorkaeff, didampingi Ibu Negara Iriana di sela pembukaan Piala Presiden 2015 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad (30/8).
Djorkaeff datang ke Indonesia untuk menghadiri gathering nasional Inter Club Indonesia (ICI) di Bali, yang diikuti oleh sekitar 1050 peserta dari seluruh Indonesia.
Presiden Jokowi Dapat Kostum Inter Nomor Punggung 1
Di sela-sela pembukaan Piala Presiden 2015, salah satu legenda FC Internazionale atau Inter Milan, Youri Djorkaeff, berpose dengan Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi. Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mendapatkan jersey Inter dengan nomor punggung istimewa: 1.
Presiden Jokowi memang secara resmi membuka turnamen Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu 30 Agustus 2015. Sedangkan Djorkaeff diundang dalam acara gathering nasional Inter Club Indonesia (IC) di Bali pada waktu hampir bersamaan. Selain itu Presiden Klub Inter Milan Erick Thohir juga tampak dalam acara gathering nasional.
Sekadar diketahui Erick Thohir juga merupakan bagian dari Mahaka Sports and Entertainment, sebagai promotor Piala Presiden. Selama pembukaan turnamen, Erick Thohir juga senantiasa mendampingi Presiden Jokowi. Bahkan beberapa waktu lalu Erick Thohir menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara untuk menyampaikan undangan langsung kepada orang nomor satu di republik ini.
Sumber :
http://topskor.co.id/football/news/3/liga-italia/2015/08/30/8836/presiden-jokowi-dapat-kostum-inter-nomor-punggung-1#sthash.eDhwwZto.dpuf
http://bola.republika.co.id/berita/sepakbola/freekick/15/08/30/ntwe6o283-jersey-inter-milan-nomor-punggung-1-untuk-presiden-jokowi
PAIJO Striker Inter
Erick Thohir: Tim Lain Punya MSN dan BBC, Inter Punya PAIJO
Presiden Inter Milan, Erick Thohir, tampaknya begitu yakin dengan kekuatan lini depan timnya saat ini. Erick kini berharap banyak dari trio PAIJO yang dimiliki Nerazzurri.
Trio PAIJO yang dimaksud Erick adalah (Rodrigo) PAlacio, (Mauro) Icardi, dan (Stevan) JOvetic. Palacio dan Icardi adalah wajah lama di skuat Inter, sedangkan Jovetic baru didatangkan dari Manchester City pada musim panas ini.
"Biarkan tim lain punya MSN atau BBC. Kami punya PAIJO," seru Erick seperti dikutip Football Italia.
MSN adalah singkatan yang biasa dipakai untuk menyebut trio penyerang Barcelona: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Sementara itu, BBC merujuk pada tiga andalan Real Madrid di lini depan: Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo.
Aroma Indonesia di Lini Depan Inter Milan
Presiden Inter Milan, Erick Thohir, memberikan sebutan "Paijo" untuk trio lini depan timnya yang terdiri dari Mauro Icardi, Rodrigo Palacio, dan Stevan Jovetic.
Inter menghasilkan 30 gol dari duet Icardi dan Palacio pada Serie A 2014-2015. Sektor depan Inter dinilai semakin tajam seiring kehadiran Stevan Jovetic, yang dipinjam dari Manchester City.
"Tim lain memiliki MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar) atau BBC (Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo). Inter punya PAIJO," kata Thohir.
Seperti diketahui, "Paijo" merupakan nama yang sering digunakan oleh orang Jawa. Istilah ini juga mengacu pada anak yang masih lugu atau "bau kencur".
Terlepas dari julukan, Jovetic menunjukkan manajemen tak salah pilih. Dia mencetak tiga gol dari dua pertandingan. Berkat Jovetic pula, I Nerazzurri meraih dua kemenangan dan bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.
"Jika mampu melanjutkan performa positif, mereka punya kesempatan untuk lolos ke Liga Champions musim depan," lanjut Thohir.
Sumber :
http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/08/30/235142/3005119/71/erick-thohir-tim-lain-punya-msn-dan-bbc-inter-punya-paijo
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123326-aroma.indonesia.di.lini.depan.inter.milan
Presiden Inter Milan, Erick Thohir, tampaknya begitu yakin dengan kekuatan lini depan timnya saat ini. Erick kini berharap banyak dari trio PAIJO yang dimiliki Nerazzurri.
Trio PAIJO yang dimaksud Erick adalah (Rodrigo) PAlacio, (Mauro) Icardi, dan (Stevan) JOvetic. Palacio dan Icardi adalah wajah lama di skuat Inter, sedangkan Jovetic baru didatangkan dari Manchester City pada musim panas ini.
"Biarkan tim lain punya MSN atau BBC. Kami punya PAIJO," seru Erick seperti dikutip Football Italia.
MSN adalah singkatan yang biasa dipakai untuk menyebut trio penyerang Barcelona: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Sementara itu, BBC merujuk pada tiga andalan Real Madrid di lini depan: Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo.
Aroma Indonesia di Lini Depan Inter Milan
Presiden Inter Milan, Erick Thohir, memberikan sebutan "Paijo" untuk trio lini depan timnya yang terdiri dari Mauro Icardi, Rodrigo Palacio, dan Stevan Jovetic.
Inter menghasilkan 30 gol dari duet Icardi dan Palacio pada Serie A 2014-2015. Sektor depan Inter dinilai semakin tajam seiring kehadiran Stevan Jovetic, yang dipinjam dari Manchester City.
"Tim lain memiliki MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar) atau BBC (Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo). Inter punya PAIJO," kata Thohir.
Seperti diketahui, "Paijo" merupakan nama yang sering digunakan oleh orang Jawa. Istilah ini juga mengacu pada anak yang masih lugu atau "bau kencur".
Terlepas dari julukan, Jovetic menunjukkan manajemen tak salah pilih. Dia mencetak tiga gol dari dua pertandingan. Berkat Jovetic pula, I Nerazzurri meraih dua kemenangan dan bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.
"Jika mampu melanjutkan performa positif, mereka punya kesempatan untuk lolos ke Liga Champions musim depan," lanjut Thohir.
Sumber :
http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/08/30/235142/3005119/71/erick-thohir-tim-lain-punya-msn-dan-bbc-inter-punya-paijo
http://www.juara.net/read/sepakbola/italia/123326-aroma.indonesia.di.lini.depan.inter.milan
Senin, 10 Agustus 2015
Zanetti Pemain Terbaik Inter Milan
Ultah ke-107, Zanetti Termasuk 7 Pemain Terbaik Inter Milan
Di tengah tingkah lakunya yang aneh dengan tidak membolehkan siapa pun memegang rambutnya kecuali anaknya, Javier Zanetti dipandang sebagai salah satu pemain Inter terhebat sepanjang masa. Sampai usia 39 tahun, dia mengoleksi 819 penampilan di semua kompetisi.
Selama 19 tahun berkarier di La Beneamata, dia total meraih 16 trofi: Piala UEFA 1998, lima scudetto, empat Coppa Italia titles, empat Supercoppa Italiana, Liga Champions 2010, dan Piala Dunia Antarklub.
Zanetti merupakan pemain dengan etos kerja luar biasa. Mantan pelatih Inter, Andrea Stramaccioni menyebut tempat latihan Inter harus dikunci agar bisa membuat Zanetti berhenti berlatih.
Sumber :
http://bola.liputan6.com/read/2187764/ultah-ke-107-berikut-daftar-7-pemain-terbaik-inter-milan?p=7
Di tengah tingkah lakunya yang aneh dengan tidak membolehkan siapa pun memegang rambutnya kecuali anaknya, Javier Zanetti dipandang sebagai salah satu pemain Inter terhebat sepanjang masa. Sampai usia 39 tahun, dia mengoleksi 819 penampilan di semua kompetisi.
Selama 19 tahun berkarier di La Beneamata, dia total meraih 16 trofi: Piala UEFA 1998, lima scudetto, empat Coppa Italia titles, empat Supercoppa Italiana, Liga Champions 2010, dan Piala Dunia Antarklub.
Zanetti merupakan pemain dengan etos kerja luar biasa. Mantan pelatih Inter, Andrea Stramaccioni menyebut tempat latihan Inter harus dikunci agar bisa membuat Zanetti berhenti berlatih.
Sumber :
http://bola.liputan6.com/read/2187764/ultah-ke-107-berikut-daftar-7-pemain-terbaik-inter-milan?p=7
Label:
Inter Milan,
Javier Zanetti,
Pemain Inter Milan
Jumat, 10 Juli 2015
Goal Zanetti di Usia 37 Tahun
Pemain yang Masih Tajam di Usia Senja
Zanetti terkenal sebagai pemain yang sangat jarang mencetak gol, tentu saja karena posisinya sebagai bek lebih banyak berkonsentrasi di garis pertahanan. Sepanjang karier, Zanetti cuma mencetak 26 gol. Dia lebih sering mengobrak-abrik pertahanan lawan atau memberi umpan kepada pemain lain.
Namun Zanetti sempat mencetak gol di usia tua. Tepatnya saat Inter Milan melawan Tottenham Hotspur 20 Oktober 2010. Saat itu Zanetti berusia 37 tahun 72 hari.
Sumber :
http://bola.liputan6.com/read/2112884/5-pemain-yang-masih-tajam-di-usia-senja?p=4
Zanetti terkenal sebagai pemain yang sangat jarang mencetak gol, tentu saja karena posisinya sebagai bek lebih banyak berkonsentrasi di garis pertahanan. Sepanjang karier, Zanetti cuma mencetak 26 gol. Dia lebih sering mengobrak-abrik pertahanan lawan atau memberi umpan kepada pemain lain.
Namun Zanetti sempat mencetak gol di usia tua. Tepatnya saat Inter Milan melawan Tottenham Hotspur 20 Oktober 2010. Saat itu Zanetti berusia 37 tahun 72 hari.
Sumber :
http://bola.liputan6.com/read/2112884/5-pemain-yang-masih-tajam-di-usia-senja?p=4
Label:
Inter Milan,
Javier Zanetti,
Pemain Inter Milan
Langganan:
Postingan (Atom)

