Senin, 09 Maret 2020
Juventus Vs Inter Milan: Bianconeri Kalahkan Nerazzurri 2-0
Senin, 09 Mar 2020 05:22 WIB
Juventus kembali ke puncak klasemen sementara Liga Italia usai menang 2-0 atas Inter Milan. Gol dicetak Aaron Ramsey dan Paulo Dybala di babak kedua.
Derby D'Italia antara Juventus vs Inter digelar tanpa penonton di Allianz Stadium, Senin (9/3/2020) sini hari WIB dalam lanjutan Serie A. Kedua tim bermain sama kuat 0-0 sepanjang babak pertama.
Selepas turun minum, Juventus mencetak angka lewat gol yang dibuat Ramsey dan Dybala. Skor 2-0 untuk Juventus menjadi hasil akhir laga ini.
Dengan hasil ini, Juventus kembali merebut capolista sementara dengan 63 poin. Bianconeri unggul satu angka dari Lazio yang duduk diperingkat kedua dengan 62 poin.
Jalannya pertandingan Juventus vs Inter Milan
Juventus membuka peluang lewat sepakan Cristiano Ronaldo di menit kelima. Bola masih bisa diblok lini pertahanan Inter.
Alex Sandro mengancam lewat tendangannya di menit ke-15. Kiper Samir Handanovic masih mampu menghalau bola keluar.
Inter mengancam lewat tandukkan Stefan de Vrij di menit ke-27. Namun, bola belum menemui sasarannya.
Sepakan jarak jauh Marcelo Brozovic hampir saja menjebol gawang Juventus di menit ke-36. Meski demikian, kiper Wojciech Szczesny masih bisa menepis bola.
Tidak ada gol tercipta hingga memasuki waktu jeda. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 0-0.
Selepas turun minum, Juventus mampu memecah kebuntuan di menit ke-55. Aaron Ramsey mencatatkan namanya di papan skor.
Menerima umpan matang dari Ronaldo, ia tanpa kesulitan meneruskan bola ke dalam gawang Inter. Juventus memimpin 1-0.
Paa menit ke-67 Juventus sukses menggandakan keunggulan. Kali ini, gol diciptakan Paulo Dybala.
Berawal dari kerja sama apik Dybala dengan Ramsey di kotak penalti, striker asal Argentina itu lalu melepaskan tembakan yang tak mampu digagalkan Handanovic. Tim tuan rumah menjauh 2-0.
Tertinggal dua gol, Inter mencoba mengejar ketertinggalan. meski demikian, rapatnya barisan pertahanan Juventus masih belum bisa ditembus Romelu Lukaku dkk.
Sampai pertandingan berakhir, Inter tetap belum bisa menctak satu gol pun. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Juventus 2-0.
Susunan pemain Juventus vs Inter Milan
Juventus: Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Leonardo Bonucci, Matthijs de Ligt, alex Sandro; Aaron Ramsey, Rodrigo bentacur, Blaise Matuidi; Douglas Costa, Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo
Inter Milan: Samir Handanovic; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Milan Skriniar; Ashley Young, Nicolo Barella, Mateo Brozovic, Matias Vecino, Antonio Candreva; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez
Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-4930628/juventus-vs-inter-milan-bianconeri-kalahkan-nerazzurri-2-0
https://bola.tempo.co/read/1317275/begini-suasana-aneh-yang-terasa-di-laga-juventus-vs-inter-milan/full&view=ok
Senin, 17 Februari 2020
Hasil Liga Italia, 2 Fakta Menarik dari Laga Lazio Vs Inter
17/02/2020
Lazio berhasil meraih kemenangan atas Inter Milan pada lanjutan Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, gionarta ke-24. Pertandingan Lazio vs Inter yang dihelat di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (16/2/2020) atau Senin dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Lazio.
Dua gol kemenangan Lazio dicetak oleh Ciro Immobile (50'pen) dan Sergej Milinkovic-Savic (69'). Adapun satu gol dari Inter Milan dicetak oleh Ashley Young (44').
Hasil kemenangan ini membuat tim asuhan Simone Inzaghi tersebut menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 56 poin. Tim Biru Langit ini menempel Juventus, yang beberapa jam sebelumnya menang 2-0 atas Brescia.
Lazio hanya tertinggal satu angka. Sementara itu Inter Milan turun ke peringkat ketiga dengan koleksi 54 poin. Pasca-pertandingan, ada beberapa fakta menarik dari laga Lazio vs Inter.
Berikut 2 fakta menarik dari pertandingan Lazio vs Inter:
1- Ashley Young adalah pemain Inggris pertama yang mencetak gol melawan Lazio dalam pertandingan tim papan atas, sejak David Platt melakukannya bersama Sampdoria pada 08-01-1995.
2- Lazio memecahkan rekor raihan poin pada musim 1998-1999 Liga Italia (51 poin) dari 24 pertandingan.
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/17/061607067/hasil-liga-italia-2-fakta-menarik-dari-laga-lazio-vs-inter.
Lazio berhasil meraih kemenangan atas Inter Milan pada lanjutan Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, gionarta ke-24. Pertandingan Lazio vs Inter yang dihelat di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (16/2/2020) atau Senin dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Lazio.
Dua gol kemenangan Lazio dicetak oleh Ciro Immobile (50'pen) dan Sergej Milinkovic-Savic (69'). Adapun satu gol dari Inter Milan dicetak oleh Ashley Young (44').
Hasil kemenangan ini membuat tim asuhan Simone Inzaghi tersebut menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 56 poin. Tim Biru Langit ini menempel Juventus, yang beberapa jam sebelumnya menang 2-0 atas Brescia.
Lazio hanya tertinggal satu angka. Sementara itu Inter Milan turun ke peringkat ketiga dengan koleksi 54 poin. Pasca-pertandingan, ada beberapa fakta menarik dari laga Lazio vs Inter.
Berikut 2 fakta menarik dari pertandingan Lazio vs Inter:
1- Ashley Young adalah pemain Inggris pertama yang mencetak gol melawan Lazio dalam pertandingan tim papan atas, sejak David Platt melakukannya bersama Sampdoria pada 08-01-1995.
2- Lazio memecahkan rekor raihan poin pada musim 1998-1999 Liga Italia (51 poin) dari 24 pertandingan.
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/17/061607067/hasil-liga-italia-2-fakta-menarik-dari-laga-lazio-vs-inter.
Senin, 10 Februari 2020
Hasil Inter Vs Milan, I Nerrazurri Menang walau Sempat Tertinggal 0-2
10/02/2020, 04:46 WIB
Laga derbi Milan antara Inter Milan vs AC Milan berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan I Nerrazurri. Duel Inter vs Milan berlangsung pada pekan ke-23 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, Minggu (9/2/2020) atau Senin dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Milan unggul 2-0 lebih dulu di babak pertama lewat gol yang dicetak Ante Rebic (40') dan Zlatan Ibrahimovic (45+1'). Adapun Inter membalas dan membalikkan kedudukan pada babak kedua.
Masing-masing lewat gol Marcelo Brozovic (51'), Matias Vecino (53'), Stefan De Vrij (70'), dan Romelu Lukaku (90+3'). Hasil Liga Italia pada pekan ke-23 membuat Inter berhasil mengambil alih puncak klasemen dari Juventus.
Kemenangan atas Milan membuat Inter kini mengumpulkan 54 poin dari 23 laga. Poin yang dikoleksi Nerrazuri sama dengan yang dimiliki Juve. Namun, Inter unggul dalam selisih gol. Sementara itu, kekalahan dari Inter membuat Milan masih tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 23 poin.
Jalannya Pertandingan Pada laga bertajuk Derby Della Madonnina ini, Milan membuka keunggulan pada menit ke-40. Diawali umpan panjang dari Samu Castillejo, Ibra berhasil memenangkan duel udara melawan Diego Godin.
Bola sundulan Ibra tak langsung menuju ke gawang, melainkan mengarah ke Ante Rebic. Dengan sekali sentuhan, Rebic berhasil menceploskan bola ke gawang Daniele Padelli. Pada menit akhir babak pertama, Hakan Calhanoglu melancarkan serangan cepat ke pertahanan Inter lewat sisi kiri.
Hendak memberikan bola ke Rebic, umpan Calhanoglu dipotong Godin. Sepak pojok untuk Milan. Memanfaatkan umpan sepak pojok, Ibra yang tak terkawal melepaskan sundulan yang masuk ke gawang Inter.
Skor 2-0 menutup babak pertama. Baca juga: Inter Vs Milan, Rossoneri Unggul 2-0 pada Babak Pertama Memasuki babak kedua, Inter memperkecil kedudukan saat laga berjalan lima menit. Memanfaatkan bola mental, Marcelo Brozovic melepaskan sepakan yang bersarang di sisi kanan gawang Donnarumma.
Dua menit kemudian, Inter menyamakan kedudukan. Gol diawali saat Alexis Sanchez lepas dari perangkap offside pemain Milan. Mendapat bola di depan gawang, Alexis tak langsung melepaskan tembakan ke gawang.
Ia memilih mengumpan ke Vecino. Dari tengah kotak penalti, Matias Vecino melepaskan tembakan yang menggetarkan jala gawang Milan. Inter berbalik unggul pada menit ke-70. Lewat sepak pojok, Stefan De Vrij melepaskan sundulan yang tak terjangkau Donnarumma.
Pada menit ke-80, Inter mendapat tendangan bebas dari depan kotak penalti. Menjadi eksekutor, Christian Eriksen melepaskan sepakan yang berhasil melewati pagar betis dan tak bisa dijangkau Donnarumma. Namun, bola mengenai mistar gawang.
Pada menit ke-89, Nicolo Barella sempat mendapat peluang saat lepas dari kawalan pemain belakang Milan. Namun, sontekannya masih bisa diamankan Donnarumma. Semenit kemudian, Milan nyaris menyamakan kedudukan.
Namun, sundulan Ibra masih membentur tiang sisi kiri gawang Inter. Lukaku membawa Inter unggul 4-2 lewat gol sundulannya saat masa injury time. Skor 4-2 menutup pertandingan tersebut.
Susunan pemain Inter vs Milan:
Inter Milan: 27-Daniele Padelli; 2-Diego Godin, 6-Stefan De Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva (11-Victor Moses 80'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Bronzovic, 8-Matias Vecino, 15-Ashley Young (Cristiano Biraghi 90'); 9-Romelu Lukaku, 7-Alexis Sanchez (Christian Eriksen 72') Pelatih: Antonio Conte
AC Milan: 99-Gianluigi Donnarumma; 19-Theo Fernandez, 13-Alessio Romagnoli, 24-Simon Kjaer, 12-Andrea Conti; 18-Ante Rebic (5-Giacomo Bonaventura 84'), 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie (39-Lucas Paqueta 81'), 7-Samu Castillejo (17-Rafael Leao 80'); 10-Hakan Calhanoglu, 21-Zlatan Ibrahimovic Pelatih: Stefano Pioli
Sumber :
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/10/044657767/hasil-inter-vs-milan-i-nerrazurri-menang-walau-sempat-tertinggal-0-2?page=all#page2.
Laga derbi Milan antara Inter Milan vs AC Milan berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan I Nerrazurri. Duel Inter vs Milan berlangsung pada pekan ke-23 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, Minggu (9/2/2020) atau Senin dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Milan unggul 2-0 lebih dulu di babak pertama lewat gol yang dicetak Ante Rebic (40') dan Zlatan Ibrahimovic (45+1'). Adapun Inter membalas dan membalikkan kedudukan pada babak kedua.
Masing-masing lewat gol Marcelo Brozovic (51'), Matias Vecino (53'), Stefan De Vrij (70'), dan Romelu Lukaku (90+3'). Hasil Liga Italia pada pekan ke-23 membuat Inter berhasil mengambil alih puncak klasemen dari Juventus.
Kemenangan atas Milan membuat Inter kini mengumpulkan 54 poin dari 23 laga. Poin yang dikoleksi Nerrazuri sama dengan yang dimiliki Juve. Namun, Inter unggul dalam selisih gol. Sementara itu, kekalahan dari Inter membuat Milan masih tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 23 poin.
Jalannya Pertandingan Pada laga bertajuk Derby Della Madonnina ini, Milan membuka keunggulan pada menit ke-40. Diawali umpan panjang dari Samu Castillejo, Ibra berhasil memenangkan duel udara melawan Diego Godin.
Bola sundulan Ibra tak langsung menuju ke gawang, melainkan mengarah ke Ante Rebic. Dengan sekali sentuhan, Rebic berhasil menceploskan bola ke gawang Daniele Padelli. Pada menit akhir babak pertama, Hakan Calhanoglu melancarkan serangan cepat ke pertahanan Inter lewat sisi kiri.
Hendak memberikan bola ke Rebic, umpan Calhanoglu dipotong Godin. Sepak pojok untuk Milan. Memanfaatkan umpan sepak pojok, Ibra yang tak terkawal melepaskan sundulan yang masuk ke gawang Inter.
Skor 2-0 menutup babak pertama. Baca juga: Inter Vs Milan, Rossoneri Unggul 2-0 pada Babak Pertama Memasuki babak kedua, Inter memperkecil kedudukan saat laga berjalan lima menit. Memanfaatkan bola mental, Marcelo Brozovic melepaskan sepakan yang bersarang di sisi kanan gawang Donnarumma.
Dua menit kemudian, Inter menyamakan kedudukan. Gol diawali saat Alexis Sanchez lepas dari perangkap offside pemain Milan. Mendapat bola di depan gawang, Alexis tak langsung melepaskan tembakan ke gawang.
Ia memilih mengumpan ke Vecino. Dari tengah kotak penalti, Matias Vecino melepaskan tembakan yang menggetarkan jala gawang Milan. Inter berbalik unggul pada menit ke-70. Lewat sepak pojok, Stefan De Vrij melepaskan sundulan yang tak terjangkau Donnarumma.
Pada menit ke-80, Inter mendapat tendangan bebas dari depan kotak penalti. Menjadi eksekutor, Christian Eriksen melepaskan sepakan yang berhasil melewati pagar betis dan tak bisa dijangkau Donnarumma. Namun, bola mengenai mistar gawang.
Pada menit ke-89, Nicolo Barella sempat mendapat peluang saat lepas dari kawalan pemain belakang Milan. Namun, sontekannya masih bisa diamankan Donnarumma. Semenit kemudian, Milan nyaris menyamakan kedudukan.
Namun, sundulan Ibra masih membentur tiang sisi kiri gawang Inter. Lukaku membawa Inter unggul 4-2 lewat gol sundulannya saat masa injury time. Skor 4-2 menutup pertandingan tersebut.
Susunan pemain Inter vs Milan:
Inter Milan: 27-Daniele Padelli; 2-Diego Godin, 6-Stefan De Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva (11-Victor Moses 80'), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Bronzovic, 8-Matias Vecino, 15-Ashley Young (Cristiano Biraghi 90'); 9-Romelu Lukaku, 7-Alexis Sanchez (Christian Eriksen 72') Pelatih: Antonio Conte
AC Milan: 99-Gianluigi Donnarumma; 19-Theo Fernandez, 13-Alessio Romagnoli, 24-Simon Kjaer, 12-Andrea Conti; 18-Ante Rebic (5-Giacomo Bonaventura 84'), 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie (39-Lucas Paqueta 81'), 7-Samu Castillejo (17-Rafael Leao 80'); 10-Hakan Calhanoglu, 21-Zlatan Ibrahimovic Pelatih: Stefano Pioli
Sumber :
https://www.kompas.com/sport/read/2020/02/10/044657767/hasil-inter-vs-milan-i-nerrazurri-menang-walau-sempat-tertinggal-0-2?page=all#page2.
Senin, 03 Februari 2020
Udinese Vs Inter: 2 Gol Lukaku Bawa Nerazzurri Menang 2-0
Senin, 03 Feb 2020 05:05 WIB
Inter Milan memutus deretan hasil seri di liga dalam tiga laga terakhir ketika berjumpa Udinese. Dua gol Romelu Lukaku membawa Nerazzurri menang 2-0. Skuat asuhan Antonio Conte itu bertandang ke markas Udinese di Stadion Friuli, Senin (3/2/2020) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia. Kedua tim saling menekan di babak pertama, namun tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Selepas jeda, Inter mampu mencetak gol melalui Lukaku di menit ke-64. Tujuh menit berselang, eks Manchester United itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Laga ditutup dengan kemenangan La Beneamata 2-0.
Kemenangan ini menghapus raihan kurang memuaskan Inter yang selalu imbang dalam tiga laga terakhir. Nerazzurri tetap di posisi kedua dengan 51 poin, sementara Udinese di urutan ke-15 dengan 24 poin.
Statistik Udinese vs Inter Milan
42.9% Possession 57.1%
53.8% Duels success rate 46.2%
44.4% Aerial duels won 55.6%
15 Interceptions 2
1 Offsides 0
3 Corners 2
Jalannya Pertandingan Udinese vs Inter Milan
Inter turun tanpa striker andalannya, Lautaro Martinez yang terkena akumulasi kartu. Posisinya digantikan penyerang muda, Sebastiano Esposito. Pemain 17 tahun itu nyaris mencetak gol di menit-menit awal pertandingan. Dia melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi upayanya hanya berbuah tendangan sudut.
Christian Eriksen mengancam lewat sepakan kerasnya di menit ketujuh. Bola masih bisa diamankan kiper Juan Musso. Udinese balik menyerang melalui kerja sama Rodrigo de Paul dan Seko Fofana. Namun, usaha yang dilakukan keduanya gagal menghasilkan gol.
Tim tuan rumah kembali menyerang melalui tendangan jarak jauh Fofana. Kiper Inter, Daniele Padelli, masih mampu menghalau bola keluar dan hanya menghasilkan sepakan pojok. Sampai memasuki waktu jeda, tidak ada gol yang bisa diciptakan kedua tim. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 0-0.
Selepas turun minum, Alexis Sanchez dimasukkan menggantikan Esposito. Eks penyerang MU itu nyaris menyarangkan gol lewat tendangannya yang bisa diblok Musso.
Gol! Inter berhasil mencetak angka lebih dulu di menit ke-64. Berawal dari Nicolo Barella yang menyodorkan umpan ke kotak penalti, Romelu Lukaku menyambut bola dan melepaskan tembakan yang menggetarkan jala Udinese. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Inter kembali mencetak gol di menit ke-69. Pelanggaran Musso kepada Sanchez di titik 12 pas membuat wasit memberikan hadiah penalti kepada Nerazzurri. Lukaku yang menjadi algojo penalti tanpa kesulitan menendang bola ke arah kiri yang merobek gawang Udinese. Inter menjauh 2-0.
Udinese mencoba membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan, namun rapatnya barisan pertahanan Inter masih belum mampu ditembus tim tuan rumah. Hingga pluit akhir dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Susunan Pemain Udinese vs Inter Milan
Udinese: Juan Musso; Rodrigo Becao, Sebastian De Maio, Bram Nuytinck (Mato Jajalo 72'); Jens Larsen; Rodrigo de Paul, Rolando Mandragora, Seko Fofana (Lukasz Teodorczyk 83'), Ken Sema (Marvin Zeegelaar 72'); Kevin Lasagna, Stefano Okaka
Inter Milan: Daniele Padelli; Alessandro Bastoni, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Ashley Young, Christian Eriksen (Marcelo Brozovic 59'), Nicolo Barella, Matias Vecino, Victor Moses (Danilo D'Ambrosio 83'); Sebastiano Esposito (Alexis Sanchez 59'), Romelu Lukaku
Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-4882967/udinese-vs-inter-2-gol-lukaku-bawa-nerazzurri-menang-2-0
Inter Milan memutus deretan hasil seri di liga dalam tiga laga terakhir ketika berjumpa Udinese. Dua gol Romelu Lukaku membawa Nerazzurri menang 2-0. Skuat asuhan Antonio Conte itu bertandang ke markas Udinese di Stadion Friuli, Senin (3/2/2020) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia. Kedua tim saling menekan di babak pertama, namun tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Selepas jeda, Inter mampu mencetak gol melalui Lukaku di menit ke-64. Tujuh menit berselang, eks Manchester United itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Laga ditutup dengan kemenangan La Beneamata 2-0.
Kemenangan ini menghapus raihan kurang memuaskan Inter yang selalu imbang dalam tiga laga terakhir. Nerazzurri tetap di posisi kedua dengan 51 poin, sementara Udinese di urutan ke-15 dengan 24 poin.
Statistik Udinese vs Inter Milan
42.9% Possession 57.1%
53.8% Duels success rate 46.2%
44.4% Aerial duels won 55.6%
15 Interceptions 2
1 Offsides 0
3 Corners 2
Jalannya Pertandingan Udinese vs Inter Milan
Inter turun tanpa striker andalannya, Lautaro Martinez yang terkena akumulasi kartu. Posisinya digantikan penyerang muda, Sebastiano Esposito. Pemain 17 tahun itu nyaris mencetak gol di menit-menit awal pertandingan. Dia melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi upayanya hanya berbuah tendangan sudut.
Christian Eriksen mengancam lewat sepakan kerasnya di menit ketujuh. Bola masih bisa diamankan kiper Juan Musso. Udinese balik menyerang melalui kerja sama Rodrigo de Paul dan Seko Fofana. Namun, usaha yang dilakukan keduanya gagal menghasilkan gol.
Tim tuan rumah kembali menyerang melalui tendangan jarak jauh Fofana. Kiper Inter, Daniele Padelli, masih mampu menghalau bola keluar dan hanya menghasilkan sepakan pojok. Sampai memasuki waktu jeda, tidak ada gol yang bisa diciptakan kedua tim. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 0-0.
Selepas turun minum, Alexis Sanchez dimasukkan menggantikan Esposito. Eks penyerang MU itu nyaris menyarangkan gol lewat tendangannya yang bisa diblok Musso.
Gol! Inter berhasil mencetak angka lebih dulu di menit ke-64. Berawal dari Nicolo Barella yang menyodorkan umpan ke kotak penalti, Romelu Lukaku menyambut bola dan melepaskan tembakan yang menggetarkan jala Udinese. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Inter kembali mencetak gol di menit ke-69. Pelanggaran Musso kepada Sanchez di titik 12 pas membuat wasit memberikan hadiah penalti kepada Nerazzurri. Lukaku yang menjadi algojo penalti tanpa kesulitan menendang bola ke arah kiri yang merobek gawang Udinese. Inter menjauh 2-0.
Udinese mencoba membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan, namun rapatnya barisan pertahanan Inter masih belum mampu ditembus tim tuan rumah. Hingga pluit akhir dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Susunan Pemain Udinese vs Inter Milan
Udinese: Juan Musso; Rodrigo Becao, Sebastian De Maio, Bram Nuytinck (Mato Jajalo 72'); Jens Larsen; Rodrigo de Paul, Rolando Mandragora, Seko Fofana (Lukasz Teodorczyk 83'), Ken Sema (Marvin Zeegelaar 72'); Kevin Lasagna, Stefano Okaka
Inter Milan: Daniele Padelli; Alessandro Bastoni, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Ashley Young, Christian Eriksen (Marcelo Brozovic 59'), Nicolo Barella, Matias Vecino, Victor Moses (Danilo D'Ambrosio 83'); Sebastiano Esposito (Alexis Sanchez 59'), Romelu Lukaku
Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-4882967/udinese-vs-inter-2-gol-lukaku-bawa-nerazzurri-menang-2-0
Minggu, 26 Januari 2020
Gol Nainggolan Bawa Cagliari Imbangi Inter Milan
Minggu 26 Januari 2020 20:29 WIB
Inter Milan gagal meraih hasil positif saat menghadapi Cagliari di pekan ke-21 Liga Italia 2019-2020. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Lautaro Martinez di menit ke-29, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78.
Hasil imbang kontra Cagliari jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh pasukan Antonio Conte. Sebab, poin penuh di laga kandang kali ini amat penting bagi mereka untuk terus memangkas defisit poin dari Juventus yang berada di peringkat pertama.
Namun, kegagalan Inter mengatasai perlawanan Cagliari justru membuat posisi mereka di peringkat kedua kian terancam oleh rival terdekat yakni Lazio yang berada di posisi tiga.
Kembali ke pertandingan, tampil di depan pendukung sendiri, Inter berusaha unggul cepat atas tim tamu. Usaha mereka baru berbuah hasil setelah Lautaro mencetak gol usai memanfaatkan umpang dari Ahley Young pada menit ke-29.
Sayang, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Berikut susunan pemain Inter Milan vs Cagliari, Minggu (26/1/2020)
Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Ashley Young, Nicolo Barella, Borja Valero, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
Cadangan: Diego Godin, Federico Dimarco, Sebastiano Esposito, Danilo D’Ambrosio, Andrea Ranocchia, Alexis Sanchez, Lucien Agoume, Daniele Padelli, Tommaso Berni, Victor Moses.
Cagliari (4-3-2-1): Alessio Cragno; Paolo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Christian Oliva, Artur Ionita; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.
Cadangan: Luca Cigarini, Valter Birsa, Fabio Porru, Rafael, Charalampos Lykogiannis, Luca Gagliano, Lucas Castro, Robin Olsen, Federico Mattiello.
Sumber :
https://bola.okezone.com/read/2020/01/26/47/2158629/gol-nainggolan-bawa-cagliari-imbangi-inter-milan?page=2
Inter Milan gagal meraih hasil positif saat menghadapi Cagliari di pekan ke-21 Liga Italia 2019-2020. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Lautaro Martinez di menit ke-29, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78.
Hasil imbang kontra Cagliari jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh pasukan Antonio Conte. Sebab, poin penuh di laga kandang kali ini amat penting bagi mereka untuk terus memangkas defisit poin dari Juventus yang berada di peringkat pertama.
Namun, kegagalan Inter mengatasai perlawanan Cagliari justru membuat posisi mereka di peringkat kedua kian terancam oleh rival terdekat yakni Lazio yang berada di posisi tiga.
Kembali ke pertandingan, tampil di depan pendukung sendiri, Inter berusaha unggul cepat atas tim tamu. Usaha mereka baru berbuah hasil setelah Lautaro mencetak gol usai memanfaatkan umpang dari Ahley Young pada menit ke-29.
Sayang, kemenangan Nerazzurri yang seakan sudah berada di depan mata lantas sirna setelah Radja Nainggolan menyarangkan bola ke gawang mantan timnya pada menit ke-78. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Berikut susunan pemain Inter Milan vs Cagliari, Minggu (26/1/2020)
Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Ashley Young, Nicolo Barella, Borja Valero, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
Cadangan: Diego Godin, Federico Dimarco, Sebastiano Esposito, Danilo D’Ambrosio, Andrea Ranocchia, Alexis Sanchez, Lucien Agoume, Daniele Padelli, Tommaso Berni, Victor Moses.
Cagliari (4-3-2-1): Alessio Cragno; Paolo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Christian Oliva, Artur Ionita; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.
Cadangan: Luca Cigarini, Valter Birsa, Fabio Porru, Rafael, Charalampos Lykogiannis, Luca Gagliano, Lucas Castro, Robin Olsen, Federico Mattiello.
Sumber :
https://bola.okezone.com/read/2020/01/26/47/2158629/gol-nainggolan-bawa-cagliari-imbangi-inter-milan?page=2
Minggu, 19 Januari 2020
Lecce vs Inter Milan, Gagal Raih Poin Penuh, Nerazzurri Tertahan di Urutan Kedua
Minggu, 19 Januari 2020 23:01 WIB
Hasil pertandingan Liga Italia antara Lecce kontra Inter Milan berakhir dengan skor imbang 1-1. Bertanding di Stadion Comunale Via del Mare pada Minggu (1/1/2020), Inter Milan terlebih dahulu unggul melalui gol yang dileskakkan Bastoni (72).
Lima menit berselang, tuan rumag berhasil menyamakan kedudukan melalui sang kapten, Mancosu. Inter yang hanya sanggup meraih satu poin tentu menjadi hasil negatif, pasalnya Nerazzuri berpeluang besar diperlebar jarak poinnya oleh Juventus.
Kini, tim asuhan Antonio Conte memiliki jumlah poin 47 dari 20 laga yang dilakoni. Adpaun juventus yang berada di puncak klasemen mengoleksi 48 angka. Bianconeri ber[peluang besar memperlbar margin angka dari Inter, pasalnya tim asuhan Maurizo Sarri baru akan melakoni laga melawan Parma dini hari nanti.
Jalan Pertandingan Babak Pertama
Awal pertandingan babak pertama, Inter Milan melangsungkan gebrakan dengan peluang yang dimiliki oleh Romelu Lukaku. Belum genap dua menit, eks striker Everton dan Manchester United tersebut telah memiliki dua peluang untuk memimpin pertandingan.
Namun sundulan pemain Timnas Belgia tersebut masih melambung diatas gawang Lecce yang dijaga oleh Gabriel. Kembali, Inter Milan memiliki peluang melalu heading Lautaro Martinez di menit ke-3, namun sundulan eks pemain Racing club tersebut masih dapat diantisipasi oleh Gabriel.
Gelombang serangan terus menerus dilancarkan oleh Inter Milan di lima menit awal pertandingan babak pertama. Kendati demikian, Lecce yang bertindak sebagai tuan rumah tak tinggal diam, tim yang berjuluk Selentini tersebut mencoba membalas serangan melalui aksi esk striker AC Milan, Lapadula.
Inter Milan yang memasang duet andalannya, yakni Laukaku (Lautaro Martinez-Romelu Lukaku) mencoba bermain umpan direct yang memanfaatkan kecepatan yang dimiliki kedua strikernya tersebut.
Permainan terbuka coba ditunjukkan oleh tuan rumah untuk meladeni permainan menyerang tim tamu. Kendati menerapkan strategi counter attack, Lecce mampu merepotkan lini pertahanan Inter yang digalang tiga bek sejajar, Godin, De Vrij, Skriniar.
Rapatnya lini pertahanan truan rumah membuat Inter banyak melakukan umpan umpan lambung yang ditujukan pada Lukaku. Kendati demikian, pola penyerangan tersebut dapat mudah diantisipasi oleh lini pertahanan Salentini.
Selain itu, jarak pemain yang terlalu jauh membuat Inter Milan kesulitan untuk mengembangkan permainan satu dua sentuhannya. Pemain seperti Biraghi dan Candreva banyak melakukan aksi individu lewat kecepatan yang mereka miliki karena minimnya support.
Menit ke-12, Inter Milan memiliki peluang melalui Martinez, namun sepakan pemain berusia 22 tahun tersebut masih melebar disamping kanan gawang Lecce.
Memasuki menit ke-15, tensi pertandingan mulai menurun, Inter yang tengah gencar melakukan serangan mencoba men-delay permainan dengan banyak memainkan penguasaan bola di area pertahanannya.
Selain rapatnya lini belakang tuan rumah, Romelu Lukaku menjadi pemain yang dijaga ketat oleh Lecce, dua hingga tiga pemain mengawal eks pemain Chelsea tersebut. Pada menit ke-18, Romelu Lukaku yang mampu mencetak gol harus dianulir, sebelumnya pemain asal Belgia itu melakukan pelanggaran terlebih dahulu pada Gabriel dalam perebutan bola duel udara.
Kendati banyak melakukan serangan, Inter Milan gagal menciptakan peluang matang yang dapat dikonversikan menjadi gol oleh Lukaku maupun Lautaro Martinez. Permainan Inter Milan sepanjang 36 menit pertandingan banyak menggunakan sisi flank untuk melancarkan serangan.
Pola permaianan tersebut nampaknya sudah dapat dibaca oleh lini pertahanan Lecce, hasilnya secera bergantian, baik Lukaku dan lautaro Martinez diberikan penjagaan ketat.
Peregerakan Sensi maupun Nicolo Barella di lini tengah Nerazurri belum maksimal, beberapa kali kedua pemain yang bertugas sebagai motor penyerangan hanya melakukan umpan back pass ke lini belakang. Hingga babak pertama usai, kedua tim gagal menciptakan gol, skor imbang 0-0.
Jalan Pertandingan Babak Kedua
Inisiatif serangan di babak ekdua diambil oleh Inter Milan. Nerazzurri yang membutuihakn tiga poin untuk menggeser Juventus di puncak klasemen semakin gencar melakukan serangan. kendati demikian, Lecce masih menerapkan pemainnan layakanya babak pertama.
Samir Handanovic harus bekerja ekstra keras mengamankan gawangnya dari keboboolan, paslanya Salaentini mampu merepeotkan Inter ketika melakukan serangan balik. Serangan yang menoton membuat lecce dengan mudah mengantisipasinya.
Inter yang banyak menggunakan sektor flank untuk merangkai serangan kerap kali gagal mengirimkan umpangan silang kedalam kotak pinlti. Selain itu, penjagaan ketat masih diterapkan pada Lukaku dan Martinez.
Rapatnya lini pertahanan Lecce membuat lini serang Nerazzuri memilih opsi melakukan tembakan dari luar kotak pinalti. kendati berhasil on target, namun penampilan cemerlang Gabriel berhasil mematahkan peluang dari Nicolo Barella dkk.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan, skor berubah 0-1 untuk keunggulan sementara tim tamu.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan. Lima menit berselang, Lecce berhasil menyamakan kedudukan melalui Mancosu usai memanfaatkan assist dari Zan Majer.
Skor kembali imbang 1-1 untuk kedua tim. Hingga pertandingan selesai, tak ada gol yang tercipta, skor imbang 1-1 untuk kedua tim.
Susunan pemain Lecce vs Inter Milan
Lecce
Gabriel; Rossettini, Lucioni, Dell’Orco; Rispoli, Deiola, Petriccione, Donati; Mancosu; Babacar, Lapadula
Inter
Handanovic; Godin, De Vrij, Skriniar; Candreva, Barella, Brozovic, Sensi, Biraghi; Lukaku, Lautaro Martinez.
Sumber :
https://www.tribunnews.com/superskor/2020/01/19/hasil-liga-italia-lecce-vs-inter-milan-gagal-raih-poin-penuh-nerazzurri-tertahan-di-urutan-kedua?page=all.
Hasil pertandingan Liga Italia antara Lecce kontra Inter Milan berakhir dengan skor imbang 1-1. Bertanding di Stadion Comunale Via del Mare pada Minggu (1/1/2020), Inter Milan terlebih dahulu unggul melalui gol yang dileskakkan Bastoni (72).
Lima menit berselang, tuan rumag berhasil menyamakan kedudukan melalui sang kapten, Mancosu. Inter yang hanya sanggup meraih satu poin tentu menjadi hasil negatif, pasalnya Nerazzuri berpeluang besar diperlebar jarak poinnya oleh Juventus.
Kini, tim asuhan Antonio Conte memiliki jumlah poin 47 dari 20 laga yang dilakoni. Adpaun juventus yang berada di puncak klasemen mengoleksi 48 angka. Bianconeri ber[peluang besar memperlbar margin angka dari Inter, pasalnya tim asuhan Maurizo Sarri baru akan melakoni laga melawan Parma dini hari nanti.
Jalan Pertandingan Babak Pertama
Awal pertandingan babak pertama, Inter Milan melangsungkan gebrakan dengan peluang yang dimiliki oleh Romelu Lukaku. Belum genap dua menit, eks striker Everton dan Manchester United tersebut telah memiliki dua peluang untuk memimpin pertandingan.
Namun sundulan pemain Timnas Belgia tersebut masih melambung diatas gawang Lecce yang dijaga oleh Gabriel. Kembali, Inter Milan memiliki peluang melalu heading Lautaro Martinez di menit ke-3, namun sundulan eks pemain Racing club tersebut masih dapat diantisipasi oleh Gabriel.
Gelombang serangan terus menerus dilancarkan oleh Inter Milan di lima menit awal pertandingan babak pertama. Kendati demikian, Lecce yang bertindak sebagai tuan rumah tak tinggal diam, tim yang berjuluk Selentini tersebut mencoba membalas serangan melalui aksi esk striker AC Milan, Lapadula.
Inter Milan yang memasang duet andalannya, yakni Laukaku (Lautaro Martinez-Romelu Lukaku) mencoba bermain umpan direct yang memanfaatkan kecepatan yang dimiliki kedua strikernya tersebut.
Permainan terbuka coba ditunjukkan oleh tuan rumah untuk meladeni permainan menyerang tim tamu. Kendati menerapkan strategi counter attack, Lecce mampu merepotkan lini pertahanan Inter yang digalang tiga bek sejajar, Godin, De Vrij, Skriniar.
Rapatnya lini pertahanan truan rumah membuat Inter banyak melakukan umpan umpan lambung yang ditujukan pada Lukaku. Kendati demikian, pola penyerangan tersebut dapat mudah diantisipasi oleh lini pertahanan Salentini.
Selain itu, jarak pemain yang terlalu jauh membuat Inter Milan kesulitan untuk mengembangkan permainan satu dua sentuhannya. Pemain seperti Biraghi dan Candreva banyak melakukan aksi individu lewat kecepatan yang mereka miliki karena minimnya support.
Menit ke-12, Inter Milan memiliki peluang melalui Martinez, namun sepakan pemain berusia 22 tahun tersebut masih melebar disamping kanan gawang Lecce.
Memasuki menit ke-15, tensi pertandingan mulai menurun, Inter yang tengah gencar melakukan serangan mencoba men-delay permainan dengan banyak memainkan penguasaan bola di area pertahanannya.
Selain rapatnya lini belakang tuan rumah, Romelu Lukaku menjadi pemain yang dijaga ketat oleh Lecce, dua hingga tiga pemain mengawal eks pemain Chelsea tersebut. Pada menit ke-18, Romelu Lukaku yang mampu mencetak gol harus dianulir, sebelumnya pemain asal Belgia itu melakukan pelanggaran terlebih dahulu pada Gabriel dalam perebutan bola duel udara.
Kendati banyak melakukan serangan, Inter Milan gagal menciptakan peluang matang yang dapat dikonversikan menjadi gol oleh Lukaku maupun Lautaro Martinez. Permainan Inter Milan sepanjang 36 menit pertandingan banyak menggunakan sisi flank untuk melancarkan serangan.
Pola permaianan tersebut nampaknya sudah dapat dibaca oleh lini pertahanan Lecce, hasilnya secera bergantian, baik Lukaku dan lautaro Martinez diberikan penjagaan ketat.
Peregerakan Sensi maupun Nicolo Barella di lini tengah Nerazurri belum maksimal, beberapa kali kedua pemain yang bertugas sebagai motor penyerangan hanya melakukan umpan back pass ke lini belakang. Hingga babak pertama usai, kedua tim gagal menciptakan gol, skor imbang 0-0.
Jalan Pertandingan Babak Kedua
Inisiatif serangan di babak ekdua diambil oleh Inter Milan. Nerazzurri yang membutuihakn tiga poin untuk menggeser Juventus di puncak klasemen semakin gencar melakukan serangan. kendati demikian, Lecce masih menerapkan pemainnan layakanya babak pertama.
Samir Handanovic harus bekerja ekstra keras mengamankan gawangnya dari keboboolan, paslanya Salaentini mampu merepeotkan Inter ketika melakukan serangan balik. Serangan yang menoton membuat lecce dengan mudah mengantisipasinya.
Inter yang banyak menggunakan sektor flank untuk merangkai serangan kerap kali gagal mengirimkan umpangan silang kedalam kotak pinlti. Selain itu, penjagaan ketat masih diterapkan pada Lukaku dan Martinez.
Rapatnya lini pertahanan Lecce membuat lini serang Nerazzuri memilih opsi melakukan tembakan dari luar kotak pinalti. kendati berhasil on target, namun penampilan cemerlang Gabriel berhasil mematahkan peluang dari Nicolo Barella dkk.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan, skor berubah 0-1 untuk keunggulan sementara tim tamu.
Serangan demi serangan yang dilakukan Inter Milan akhirnya membuahkan ahsil dimenit ke-72. Ialah Bastoni berhasil memecah kebuntun lini depan Inter Milan. Lima menit berselang, Lecce berhasil menyamakan kedudukan melalui Mancosu usai memanfaatkan assist dari Zan Majer.
Skor kembali imbang 1-1 untuk kedua tim. Hingga pertandingan selesai, tak ada gol yang tercipta, skor imbang 1-1 untuk kedua tim.
Susunan pemain Lecce vs Inter Milan
Lecce
Gabriel; Rossettini, Lucioni, Dell’Orco; Rispoli, Deiola, Petriccione, Donati; Mancosu; Babacar, Lapadula
Inter
Handanovic; Godin, De Vrij, Skriniar; Candreva, Barella, Brozovic, Sensi, Biraghi; Lukaku, Lautaro Martinez.
Sumber :
https://www.tribunnews.com/superskor/2020/01/19/hasil-liga-italia-lecce-vs-inter-milan-gagal-raih-poin-penuh-nerazzurri-tertahan-di-urutan-kedua?page=all.
Minggu, 12 Januari 2020
Inter Milan vs Atalanta Skor Akhir 1-1
Minggu, 12 Januari 2020, mulai pukul 02:45.
Hasil laga Internazionale vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-19, Minggu, 12 Januari 2020 rampung dengan skor akhir 1-1. tirto.id - Laga Inter Milan vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Stadio Giuseppe Meazza pada Minggu 12 Januari 2020.
Hasil ini membuat Internazionale berada di urutan 1, sedangkan Atalanta bertengger di urutan 5 klasemen sementara Liga Italia. Sejauh ini Inter total mengumpulkan 14 kemenangan, 4 kali meraih hasil imbang, dan 1 kali tumbang. Koleksi angka mereka mencapai 46 poin.
Sementara itu, Atalanta tercatat mendapatkan 10 kali menang, 5 kali seri, dan 4 kalah dengan total poin 35 angka. Dalam pertandingan ini, tuan rumah menurunkan S. Handanovič sebagai kiper. Sementara itu, di lini depan, ada L. Martínez yang bertugas sebagai pembidik gawang lawan.
Tim tamu sendiri mengandalkan R. Gosens sebagai salah satu kunci mereka di lini tengah. Atalanta itu juga memasang B. Djimsiti dan J. Palomino untuk mengawal pertahanan. Berdasarkan penguasaan bola, Inter memenangi 36.3 persen ball possessions.
Sebaliknya, tim tamu mengoleksi 63.7 persen. Sepanjang pertandingan, tuan rumah melepaskan 0 tembakan, dan 0 diantaranya tepat sasaran. Dibandingkan tuan rumah, Atalanta total mengirimkan 0 ancaman. Namun, hanya 0 yang mengarah ke gawang tuan rumah Internazionale.
Susunan Pemain
Internazionale: S. Handanovič; A. Bastoni, S. de Vrij, D. Godín; C. Biraghi, R. Gagliardini, M. Brozović, S. Sensi, A. Candreva; L. Martínez, R. Lukaku.
Subs: L. Agoume, T. Berni, F. Dimarco, S. Esposito, V. Lazaro, D. Padelli, L. Pirola, M. Politano, A. Ranocchia, A. Sánchez, Borja Valero, M. Vecino.
Atalanta: P. Gollini; B. Djimsiti, J. Palomino, Rafael Tolói; R. Gosens, M. Pašalić, M. de Roon, H. Hateboer, A. Gómez; D. Zapata, J. Iličić.
Subs: T. Castagne, J. Da Riva, R. Freuler, D. Heidenreich, R. Malinovskiy, A. Masiello, L. Muriel, M. Okoli, R. Piccoli, F. Rossi, M. Sportiello, A. Traoré.
Sumber :
https://tirto.id/hasil-liga-italia-inter-milan-vs-atalanta-skor-akhir-1-1-esbC
Hasil laga Internazionale vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-19, Minggu, 12 Januari 2020 rampung dengan skor akhir 1-1. tirto.id - Laga Inter Milan vs Atalanta dalam lanjutan Liga Italia berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Stadio Giuseppe Meazza pada Minggu 12 Januari 2020.
Hasil ini membuat Internazionale berada di urutan 1, sedangkan Atalanta bertengger di urutan 5 klasemen sementara Liga Italia. Sejauh ini Inter total mengumpulkan 14 kemenangan, 4 kali meraih hasil imbang, dan 1 kali tumbang. Koleksi angka mereka mencapai 46 poin.
Sementara itu, Atalanta tercatat mendapatkan 10 kali menang, 5 kali seri, dan 4 kalah dengan total poin 35 angka. Dalam pertandingan ini, tuan rumah menurunkan S. Handanovič sebagai kiper. Sementara itu, di lini depan, ada L. Martínez yang bertugas sebagai pembidik gawang lawan.
Tim tamu sendiri mengandalkan R. Gosens sebagai salah satu kunci mereka di lini tengah. Atalanta itu juga memasang B. Djimsiti dan J. Palomino untuk mengawal pertahanan. Berdasarkan penguasaan bola, Inter memenangi 36.3 persen ball possessions.
Sebaliknya, tim tamu mengoleksi 63.7 persen. Sepanjang pertandingan, tuan rumah melepaskan 0 tembakan, dan 0 diantaranya tepat sasaran. Dibandingkan tuan rumah, Atalanta total mengirimkan 0 ancaman. Namun, hanya 0 yang mengarah ke gawang tuan rumah Internazionale.
Susunan Pemain
Internazionale: S. Handanovič; A. Bastoni, S. de Vrij, D. Godín; C. Biraghi, R. Gagliardini, M. Brozović, S. Sensi, A. Candreva; L. Martínez, R. Lukaku.
Subs: L. Agoume, T. Berni, F. Dimarco, S. Esposito, V. Lazaro, D. Padelli, L. Pirola, M. Politano, A. Ranocchia, A. Sánchez, Borja Valero, M. Vecino.
Atalanta: P. Gollini; B. Djimsiti, J. Palomino, Rafael Tolói; R. Gosens, M. Pašalić, M. de Roon, H. Hateboer, A. Gómez; D. Zapata, J. Iličić.
Subs: T. Castagne, J. Da Riva, R. Freuler, D. Heidenreich, R. Malinovskiy, A. Masiello, L. Muriel, M. Okoli, R. Piccoli, F. Rossi, M. Sportiello, A. Traoré.
Sumber :
https://tirto.id/hasil-liga-italia-inter-milan-vs-atalanta-skor-akhir-1-1-esbC
Langganan:
Postingan (Atom)





