Halaman

Senin, 28 April 2014

Musim Kesepuluh (tahun 2004 - 2005)

MUSIM KESEPULUH
Tahun 2004-2005

Inter Milan musim tahun 2004-2005

Pada tahun 2004,  Roberto Mancini diberi kesempatan untuk mengelola dan menjadi manajer di Inter Milan. Mancini diangkat sebagai pelatih setelah sebelumnya menunjukkan kemampuannya saat membesut tim sekelas Fiorentina dan Lazio.

Ilmu kepelatihan Mancini banyak diperoleh saat menjadi staf pelatih dibawah pelatih kepala Sven-Göran Eriksson saat di Lazio. Ketika itu kemajuan ilmu kepelatihannya mendapat pujian dari Eriksson yang akhirnya pujian tersebut membawa kesuksesan Mancini terhadap karir kepelatihannya hingga sekarang.

Karir pertama Mancini sebagai pelatih kepala, saat ia berusia 35 tahun bersama Fiorentina dan berhasil memenangkan Coppa Italia. Hanya selang beberapa bulan kemudian, ia kembali ke Lazio dan mengambil alih sebagai manajer di sana. Meski dengan sumber daya yang terbatas selama 2 musim, ia berhasil memenangkan satu Coppa Italia , mencapai semifinal Piala UEFA, dan mengamankan satu tiket ke Liga Champions ketika itu.

Musim 2004-2005 Mihajlovic hijrah ke La Beneamata Inter Milan. Inter begitu beruntung mendapatkan Mihajlovic dengan status bebas transfer. Meski usianya sudah tak muda lagi Mihajlovic tetap impresif dan mampu menjadi bagian penting Inter.

Sinisa Mihajlovic kerap kali bermain di posisi bek tapi juga dapat difungsikan sebagai gelandang. Ia memiliki tendangan bebas yang sangat akurat, sering kali ia menciptakan gol dengan tendangan bebasnya.

Inter merekrut Cambiasso yang kontraknya habis di Real Madrid pada tahun 2004. Keunggulan pemain yang memiliki julukan "Cuchu" ini adalah stamina, daya jelajah, dan kebugarannya juga sangat luar biasa. Kharisma yang dimilikinya membuatnya mendapatkan jabatan ban kapten jika Javier Zanetti berhalangan tampil.


Inter meraih gelar Coppa Italia pada musim 2004-05. Inilah piala pertama sejak meraih piala terakhir pada tahun 1998 yaitu saat menjadi jawara UEFA Cup.


Testimoni sang pelatih terhadap Zanetti:

"Saya berkesempatan untuk menghadap Pupi sebagai pemain dan dia sangat membuat saya terkesan, walaupun masih muda dan seorang pemain asing, dia bermain dengan intesitas dan kualitas. Lalu saya sangat beruntung bisa melatihnya di Inter dan tanpa ragu saya katakan setiap pelatih di dunia pasti sangat ingin mempunyai pemain seperti dia, karena profesionalismenya dan kualitas yang dia tunjukkan di lapangan dan karena ia bisa bermain di setiap posisi kecuali kiper." Roberto Mancini (2004-08)


Susunan pemain Inter Milan 2004 – 2005


No.
Posisi
Nama Pemain
Kebangsaan
1
GK
Francesco Toldo
Italia
12
GK
Alberto Fontana
Italia
15
GK
Fabián Carini
Uruguay
35
GK
Moreno Impagnatiello
Italia
36
GK
Luca Bonfiglio
Italia
37
GK
Paolo Tornaghi
Italia
87
GK
Giacomo Bindi
Italia
2
DF
Iván Córdoba
Kolombia
3
DF
Nicolás Burdisso
Argentina
4
DF
Javier Zanetti (captain)
Argentina
11
DF
Siniša Mihajlović
Serbia and Montenegro
13
DF
Zé Maria
Brazil
16
DF
Giuseppe Favalli
Italia
23
DF
Marco Materazzi
Italia
24
DF
Carlos Gamarra
Paraguay
38
DF
Herman Paolo Dellafiore
Argentina
39
DF
Simone Fautario
Italia
40
DF
Nicolas Giani
Italia
41
DF
Flavio Visconti
Italia
42
DF
Daniel Semenzato
Italia
49
DF
Marco Andreoli
Italia
77
DF
Francesco Coco
Italia
5
MF
Emre Belözoğlu
Turki
6
MF
Cristiano Zanetti
Italia
7
MF
Andy van der Meyde
Belanda
8
MF
Edgar Davids
Belanda
14
MF
Juan Sebastián Verón
Argentina
18
MF
Kily González
Argentina
19
MF
Esteban Cambiasso
Argentina
21
MF
Giorgos Karagounis
Yunani
25
MF
Dejan Stanković
Serbia and Montenegro
43
MF
Saidi Oluseyi Adeshokan
Nigeria
44
MF
Omar Laribi
Italia
47
MF
Dino Marino
Italia
51
MF
Fabrizio Biava
Italia
52
MF
Tijani Belaïd
Tunisia
55
MF
Daniel Maa Boumsongo
Kamerun
9
FW
Julio Cruz
Argentina
10
FW
Adriano
Brazil
20
FW
Álvaro Recoba
Uruguay
30
FW
Obafemi Martins
Nigeria
32
FW
Christian Vieri
Italia
45
FW
Francesco Bilardo
Italia
46
FW
Yrius Roberto Carboni
Italia
50
FW
Matteo Momente
Italia

Minggu, 09 Maret 2014

Musim Kesembilan (tahun 2003 - 2004)

MUSIM KESEMBILAN
Tahun 2003-2004

Inter Milan musim tahun 2003-2004

Pada awal musim Inter kehilangan striker Christian Vieri yang masih dibalut cedera dan belum fitnya Alvaro Recoba. Namun tempat penyerang top Italia itu bisa digantikan Martins, striker berbakat asal Nigeria, dan Cruz sebagai penyerang murni. Duet Cruz-Martins disokong penuh dua pemain sayap kreatif, Kily Gonzalez di kiri dan Andy van der Meyde di kanan.

Cruz, Kily Gonzalez dan Andy van der Meyde merupakan rekrutan anyar Inter Milan musim ini. Namun sayang sekali Hector Cuper tidak dapat merasakan lebih lama melatih ketiga pemain tersebut karena dipecat.

Zanetti paling sedih ketika pelatih Hector Cuper (2001-2003) dipecat Presiden Massimo Moratti. “Saya sangat sedih pada waktu Hector Cuper mengakhiri kebersamaan dengan Inter. Dia seorang yang andal dan mampu, yang sayangnya harus membayar kegagalan pada 5 Mei, ketika kami kehilangan Scudetto.”

Cuper memang termasuk satu mantan pelatih yang boleh dikategorikan sebagai orang yang beruntung. Meski telah dipecat Inter sejak Oktober 2003, kontraknya di Inter masih dibiarkan berjalan hingga 2005. Alhasil, meski tak lagi menukangi Nerazzurri namun ia masih mendapatkan pembayaran gaji yang besarnya 2,4 juta pounds per musimnya.

Pelatih Inter Milan yang baru Alberto Zaccheroni yakin mampu menahan keterpurukan timnya dan menempatkan kembali klub raksasa itu di antara para favorit juara Seri A Liga Italia. Zaccheroni, yang mengantarkan klub tetangga Inter, AC Milan, merebut gelar juara Liga Italia tahun 1999.

Asisten manager Corrado Verdelli yang dibawa oleh Moratti pada musim panas, menangani tim itu pada tanding tandang Liga Champions melawan Lokomotiv Moskwa, Rabu dini hari WIB ini. Zaccheroni akan mengambil alih tugas itu sehari berikutnya.

Zaccheroni merupakan pelatih keempat yang menangani dua klub Milan, menyusul jejak Jozsef Viola, Luigi Radice, Giovanni Trapattoni dan Ilario Castagner.
Pada musim ini terjadi kejadian menarik. Moratti yang menjadi Presiden Klub pada tahun 1995 setelah sebelumnya pada kurun waktu 1984 - 1995, Ernesto Pellegrini yang menjadi Presiden Inter, dinilai gagal oleh tifosi karena tak semulus yang diharapkan, Inter sulit sekali bersaing di Liga domestik maupun Eropa.

Padahal selama menjabat Presiden Inter, Moratti banyak sekali mendatangkan pemain - pemain besar seperti Zanetti, Ronaldo, Vieri, Zamorano, R. Baggio, dan masih banyak lagi. Semua itu dilakukan untuk menjadikan Inter sebagai Tim terbaik di Eropa dan Dunia.

Suporter Inter terutama di Italia sempat meminta Moratti mengundurkan diri dari Jabatannya, dengan alasan dia terlalu ikut campur dalam hal teknis seperti masalah transfer Inter yang dianggap ''gagal''. Dan juga terlalu seringnya Inter gonta - ganti Pelatih juga andil besar dari Moratti.

Akhirnya pada tahun 2004, Moratti akhirnya mengabulkan permintaan tifosi, Dia mengundurkan diri dari Jabatan Presiden Klub. Giacinto Facchetti pun diangkat untuk menggantikannya. Inter dibawah Facchetti mulai menemukan ''keberuntungan'', kasus Calciopoli yang melanda Italia dan melibatkan Klub besar seperi Juventus, Milan dan lainnya. Membuat Inter seolah mendapatkan kembali kepercayaan diri yang sangat besar dalam berburu Scudetto.

Giacinto Facchetti adalah memulai karir sebagai pemain sepakbola di Internazionale Milan pada musim 1960/1961. Dan Inter Milan adalah satu satunya klub yang dibelanya hingga akhir kariernya pada musim 1977/1978. Total dia mencetak 476 penampilan (59 gol) di Liga, 85 Penampilan (10 gol) di Coppa Italia, dan 68 penampilan (6 gol) di tingkat Eropa selama 17 tahun karier professional di Sepakbola.

Faccheetti yang berposisi sebagai bek sayap ini juga telah mengantarkan klubnya, Inter, ke tangga juara Liga Italia sebanyak empat kali, yaitu pada tahun 1963, 1965, 1966 dan 1971 serta gelar Liga Champions Eropa pada tahun 1964 dan 1965.

Ingin mengulangi kesuksesan dan ketajaman lini depan, Inter Milan kembali membeli pemain depan berdarah Brasil. Adriano didatangkan Inter dari Flamengo pada tahun 2001. Ia merupakan talenta muda asal Brazil yang mempunyai potensi sangat bagus. Adriano sempat dipinjamkan ke Fiorentina sebelum akhirnya dibeli separuh kepemilikannya oleh Parma.

Di awal musim 2003/04, Inter berhasil membeli kepemilikan Adriano dari Parma dan ditunjuk untuk menggunakan jersey bernomor punggung 10 dan mempunyai julukan L’Imperatore atau “Sang Kaisar”.


Susunan pemain Inter Milan 2003 – 2004


No.
Posisi
Nama Pemain
Kebangsaan
1
GK
Francesco Toldo
Italia
12
GK
Alberto Fontana
Italia
50
GK
Simone Villanova
Italia
52
GK
Giacomo Bindi
Italia
71
GK
Alex Cordaz
Italia
2
DF
Iván Córdoba
Kolombia
4
DF
Javier Zanetti (captain)
Argentina
13
DF
Thomas Helveg
Denmark
15
DF
Daniele Adani
Italia
17
DF
Fabio Cannavaro
Italia
23
DF
Marco Materazzi
Italia
24
DF
Carlos Gamarra
Paraguay
26
DF
Giovanni Pasquale
Italia
31
DF
Jérémie Bréchet
Prancis
34
DF
Devis Nossa
Italia
77
DF
Francesco Coco
Italia
5
MF
Emre Belözoglu
Turki
6
MF
Cristiano Zanetti
Italia
7
MF
Andy van der Meyde
Belanda
8
MF
Sabri Lamouchi
Prancis
11
MF
Dejan Stanković
Serbia and Montenegro
14
MF
Javier Farinós
Spanyol
18
MF
Kily González
Argentina
19
MF
Giorgos Karagounis
Yunani
22
MF
Okan Buruk
Turki
25
MF
Matías Almeyda
Argentina
3
FW
Mohamed Kallon
Pantai Gading
9
FW
Julio Ricardo Cruz
Argentina
10
FW
Adriano
Brazil
20
FW
Álvaro Recoba
Uruguay
30
FW
Obafemi Martins
Nigeria
32
FW
Christian Vieri
Italia