Minggu, 04 Juni 2023
Akhirnya Alex Cordaz Bermain untuk Inter
Rabu, 24 Mei 2023
Inter Milan menjuarai Coppa Italia 2022/2023
Tinggal Satu Final Lagi, Inter Milan Bisa Raih Treble Musim Ini
25 Mei 2023 05:36
Inter Milan baru saja menjuarai Coppa Italia 2022/2023. Kini Nerazzurri tinggal menjalani satu final lagi untuk menutup musim dengan raihan tiga gelar. Inter menjadi juara Coppa Italia setelah mengalahkan Fiorentina di Stadio Olimpico, Kamis (25/5/2023) WIB. Nerazzurri menang dengan skor 2-1.
Fiorentina sebenarnya sempat unggul lebih dulu di awal pertandingan. Nicolas Gonzalez berhasil menjebol gawang Inter pada menit ke-3. Belum selesai babak pertama, Inter bisa membalikkan kedudukan. Dua gol dari Lautaro Martinez (29’, 37’) membawa Nerazzurri unggul hingga akhir pertandingan.
Hasil itu membuat Inter menjuarai Coppa Italia musim ini. Ini juga menjadi gelar kesembilan Inter di Coppa Italia sekaligus menjadi juara di dua musim beruntun. Inter berhasil mengalahkan Fiorentina di final Coppa Italia. Ini menjadi gelar kedua yang diraih Nerazzurri pada musim ini.
La Beneamata sebelumnya sudah menjuarai Piala Super Italia. Kesuksesan itu diraih setelah mereka mengalahkan sang rival sekota AC Milan. Kini final akbar lainnya juga telah menanti Hakan Calhanogu dan kolega. Inter akan menghadapi Manchester City di final Liga Champions.
Musim ini gelar Serie A sudah jatuh ke tangan Napoli. Trofi Liga Champions mungkin bisa melengkapi gelar Piala Super Italia dan Coppa Italia yang sudah diraih pasukan Simone Inzaghi.
Sumber :
https://www.bola.net/italia/tinggal-satu-final-lagi-inter-milan-bisa-raih-treble-musim-ini-a61c94.html
Rabu, 17 Mei 2023
Inter Milan vs AC Milan: Skor 1-0
Hasil Inter Milan vs AC Milan: Skor 1-0 (Agg. 3-0)
17 Mei 2023 03:52
Inter Milan tampil impresif untuk menjinakkan perlawanan AC Milan dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions 2022-2023, Rabu (17/5/2023). Nerazzurri menang tipis dengan skor 1-0. Bermodalkan kemenangan 2-0 di leg pertama pekan lalu, Inter tampil lebih percaya diri di laga ini. Milan mencoba segala cara untuk mengejar ketinggalan, tapi pertahanan Inter tampil impresif.
Kali ini laga terkunci tanpa gol di babak pertama. Saat Milan mulai frustrasi, Inter justru mencetak gol lewat aksi Lautaro Martinez di babak kedua (74').
Tambahan satu gol ini memastikan kemenangan Inter dengan agregat 3-0 atas Milan dalam dua leg semifinal Liga Champions 2022-2023. Dengan demikian, Inter Milan jadi tim pertama yang berhasil melangkah ke final Liga Champions musim ini.
Babak pertama
Pertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. Milan menggebrak dan mencoba membangun serangan cepat. Inter pun merespons dengan tempo yang sama. 10 menit pertama berlalu.
Milan mendapatkan sejumlah peluang matang lewat percobaan Diaz dan Leao. Pertandingan jauh lebih terbuka daripada leg pertama lalu. Hingga menit ke-20, Milan masih terus mencari celah pertahanan ruan rumah.
Serangan-serangan Milan masih belum juga bisa mengejutkan pertahanan Inter. 30 menit berlalu, skuad Stefano Pioli mendominasi dengan 58% penguasaan bola, tapi Inter lebih banyak melepas tembakan.
Pola permainan tampak menguntungkan Inter. Mereka tidak banyak membawa bola, tapi justru lebih berbahaya. Menit ke-37, Leao mendapatkan peluang emas. Menit ke-39, giliran sundulan Lautaro yang mengancam gawang Milan.
10 menit akhir babak pertama, tempo pertandingan sedikit menurun. Maignan lebih banyak membuat penyelamatan bpenting daripada Onana. 45 menit berlalu, skor 0-0 mengantar para pemain ke ruang ganti.
Babak kedua
Laga dilanjutkan kembali, Inter tidak menunjukkan tanda-tanda akan bermain defensif sepenuhnya. Milan kembali mencoba menyerang. 10 menit berlalu, Milan masih belum menemukan celah.
Hingga menit ke-60, atmosfer pertandingan masih begitu intens. Fans Inter memberikan dukungan masif untuk para pemain di lapangan. Kedua pelatih pun merespons dengan sejumlah pergantian pemain.
Menit ke-74, Inter justru mengejutkan Milan. Bek Rossoneri lengah. Lukaku menyodorkan bola pendek untuk Lautaro yang siap menusuk dari sisi kiri. Berhadapan dengan kiper, Lautaro melepas tembakan keras mendatar. Gol! Inter 1-0 Milan.
Memasuki 10 menit akhir, arah pertandingan sedikit mengalami perubahan. Inter lebih aktif menekan, Milan tampak frustrasi dan mulai kehilangan kontrol. Tambahan waktu 3 menit tidak cukup bagi Milan untuk mencetak gol balasan. Wasit mengakhiri laga. Skor 1-0 dengan agregat 3-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Susunan pemain
INTER (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella (84' Roberto Gagliardini), Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan (44' Marcelo Brozovic), Federico Dimarco (66' Robin Gosens); Edin Dzeko (66' Romelu Lukaku), Lautaro Martinez (84' Joaquin Correa).
Pelatih: Simone Inzaghi.
MILAN (4-2-3-1): Mike Maignan; Davide Calabria, Malick Thiaw (64' Pierre Kalulu), Fikayo Tomori, Theo Hernandez; Sandro Tonali, Rade Krunic; Junior Messias (76' Alexis Saelemaekers), Brahim Diaz (76' Divock Origi), Rafael Leao; Olivier Giroud.
Pelatih: Stefano Pioli.
Sumber :
https://www.bola.net/champions/hasil-inter-milan-vs-ac-milan-skor-1-0-agg-3-0-6ef127.html
Kamis, 11 Mei 2023
Inter vs Milan 2-0
Hasil Liga Champions: 11 Menit 2 Gol, Inter Sikat Milan 2-0
Kamis, 11 Mei 2023 03:56 WIB
Inter Milan sukses buat kejutan dengan mengalahkan AC Milan 2-0 di semifinal leg 1 Liga Champions 2022/2023. Luar biasanya Inter mencetak dua gol dalam 11 menit awal permainan. Laga AC Milan vs Inter Milan digelar di Stadion San Siro, Milan, pada Rabu (10/5) malam waktu setempat atau Kamis (11/5) dini hari WIB.
Pada menit kedelapan Inter Milan berhasil unggul 1-0 lewat gol indah Edin Dzeko dengan tendangan voli usai meneruskan umpan sepak pojok Hakan Calhanoglu. Pada menit ke-11 Inter Milan berhasil unggul 2-0 lewat lesakan Henrikh Mkhitaryan yang berhasil merangsek masuk ke dalam kotak penalti Milan usai meneruskan umpan Federico Dimarco.
Pada menit ke-15 tembakan jarak jauh Calhanoglu kembali mengancam gawang Milan usai membentur tiang sebelah kiri. Hingga pertandingan babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Inter Milan unggul 2-0 atas Milan di babak pertama.
Pada babak kedua Milan langsung ambil inisiatif menyerang. pada menit ke-49 Milan memiliki peluang bagus lewat sepakan Brahim Diaz. Namun tembakan Brahim Diaz masih melenceng tipis di sisi kanan tiang gawang Inter.
Peluang emas kembali didapat Milan pada menit ke-51 lewat sepakan Junior Messias. Sayang Messias yang dalam posisi bebas gagal memanfaatkan peluang dengan baik lantaran tembakannya dari dalam kotak penalti Inter melenceng ke sisi kanan gawang lawan.
Pada menit ke-54 Inter mendapatkan peluang lewat Dzeko yang sudah berhadapan dengan kiper Milan. Sayang sontekan Dzeko dapat diblok kiper lawan dan hanya menghasilkan sepak pojok. Hingga pertandingan berakhir skor tidak berubah. Inter Milan menang 2-0 atas Milan di semifinal leg 1 Liga Champions 2022/2023.
Selanjutnya Inter dan Milan akan kembali bertemu pada semifinal leg 2 Liga Champions 2022/2023 pada Rabu (17/5) dini hari mendatang.
Susunan Pemain Milan vs Inter di Liga Champions:
AC Milan XI: Maignan; Calabria, Kjaer, Tomori, Hernandez; Krunic, Tonali; Brahim Diaz, Bennacer, Saelemaekers; Giroud
Inter Milan XI: Onana; Darmian, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Lautaro Martinez, Dzeko
Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20230511031151-142-948027/hasil-liga-champions-11-menit-2-gol-inter-sikat-milan-2-0
Kamis, 20 April 2023
Inter Milan vs Benfica: Skor 3-3 (Agg. 5-3)
Hasil Inter Milan vs Benfica: Skor 3-3 (Agg. 5-3)
20 April 2023 03:55
Inter Milan ditahan imbang Benfica pada leg kedua perempat final Liga Champions 2022/2023. Pertandingan yang kali ini berlangsung di Giuseppe Meazza berakhir sama kuat dengan skor 3-3, Kamis (20/4/2023) WIB.
Tiga gol yang diciptakan Inter dicetak oleh pemain yang berbeda. Nicolo Barella membuka keunggulan terlebih dahulu (14'), Lautaro Martinez menggandakan keunggulan (65'), kemudian ditutup dengan gol dari Joaquin Correa (78').
Benfica juga berhasil mencetak tiga gol. Fredrik Aursnes (38') dan Antonio Silva (86') sama-sama mencetak gol dari sundulan, kemudian Petar Musa (90+5) mencetak gol penutup. Meski imbang, Inter memastikan tiket ke semifinal dengan keunggulan agregat 5-3. Mereka akan menghadapi AC Milan.
Babak Pertama
Inter hanya perlu menunggu hingga menit ke-14 untuk membuka keunggulan. Diawali dengan pressing Edin Dzeko, Lautaro Martinez lalu melepas umpan ke ke Nicolo Barella. Kemudian tendangan melengkung Barella gagal ditepis oleh kiper Vlachodimos.
Benfica yang harusnya membalikkan situasi di agregat justru kesulitan. Pertahanan terorganisasi Inter membuat Benfica tidak leluasa menyerang.
Skor akhirnya menjadi sama di menit ke-38. Umpan silang akurat dari Rafa Silva dari sayap kanan, disambut dengan sundulan keras oleh Fredrik Aursnes. Hingga babak pertama usai, skor tidak berubah. Inter sukses memaksa tim tamu bermain dengan tidak nyaman. Untungnya gol dari Aursnes menghidupkan sedikit asa Benfica.
Babak Kedua
Pertandingan sempat menjadi sengit dalam 15 menit pertama. Benfica mencoba keluar dari tekanan, tetapi Inter tetap disiplin seperti babak pertama.
Inter berada di atas angin setelah mencetak gol kedua di menit ke-65. Setelah bekerja sama dengan Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco melakukan penetrasi di sayap kiri. Ia lalu melepas umpan silang mendatar yang disambut dengan mudah oleh Lautaro Martinez.
Inter semakin kembali menjauh di menit ke-78. Joaquin Correa yang baru saja masuk dua menit sebelumnya, sukses mencetak gol apik dari dalam kotak penalti. Ia melewati dua pemain lalu melakukan tendangan melengkung.
Benfica sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-86. Berawal dari tendangan bebas, Antonio Silva berhasil menyundul bola dan mengarahkannya ke gawang. Tepat di menit ke-90+5, Benfica mencetak satu gol tambahan. Petar Musa merebut bola liar hasil umpan silang yang gagal disapu bersih para pemain Inter.
Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni (anilo D'Ambrosio 80'); Denzel Dumfries, Nicolo Barella (Hakan Calhanoglu 76'), Marcelo Brozovic, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco (Robin Gosens 80'); Edin Dzeko (Romelu Lukaku 76'), Lautaro Martinez (Joaquin Correa 76').
Pelatih: Simone Inzaghi
Benfica (4-2-3-1): Odysseas Vlachodimos; Gilberto (David Neres 46'), Antonio Silva, Nicolas Otamendi, Alejandro Grimaldo; Chiquinho (Petar Musa 80'), Florentino Luis; Rafa Silva (Joao Neves 80'), Joao Mario (Andreas Schjelderup 89'), Fredrik Aursnes; Goncalo Ramos (Goncalo Guedes 74').
Pelatih: Roger Schmidt
Sumber :
https://www.bola.net/champions/hasil-inter-milan-vs-benfica-skor-3-3-agg-5-3-29e7f6.html
Rabu, 12 April 2023
Benfica vs Inter Milan: Skor 0-2
Hasil Benfica vs Inter Milan: Skor 0-2
12 April 2023 03:50
Inter Milan pulang dari Estadio da Luz dengan muka bahagia. Di sana, Inter menang 2-0 atas tuan rumah Benfica pada leg pertama perempat final Liga Champions 2022/2023, Rabu (12/4/2023) WIB. Di babak pertama Inter kesulitan melancarkan serangan. Tekanan bertubi-tubi dari Benfica membuat tim tamu seringnya hanya bisa bertahan.
Baru di babak kedua, skema serangan balik Inter lebih menggigit. Nicolo Barella membuka lebih dulu keunggulan Inter di menit ke-51, lalu di menit ke-82 Romelu Lukaku mencetak gol via penalti. Kemenangan ini sangat penting bagi Inter menatap leg kedua yang akan dimainkan di Giuseppe Meazza. Peluang untuk lolos empat besar kini membesar.
Babak Pertama
Sepuluh menit pertama pertandingan masih sengit. Kedua tim sama-sama keluar menyerang, tetapi umpan-umpan di sepertiga akhir seringkali salah sasaran.
Benfica punya peluang emas di menit ke-15. Umpan silang dari Alex Grimaldo salah diantisipasi oleh Federico Dimarco, sehingga bola liar mengarah ke Rafa Silva. Beruntung tendangan keras Silva masih dapat dimentahkan kiper Onana.
Serangan Benfica terus berlanjut. Pertahanan Inter yang tidak teroganisasi menghadapi Benfica menciptakan kemelut di depan kotak penalti. Tanpa pikir panjang, Joao Mario mencoba melakukan tendangan di menit ke-19, tetapi masih melenceng dari gawang.
Inter kesulitan mencari celah di pertahanan Benfica. Sampai akhir di menit ke-25, Fransesco Acerbi mencoba peruntungannya dengan tendangan jarak jauh, tetapi masih sedikit tinggi di atas gawang.
Inter kembali punya peluang di menit ke-40 saat Benfica kehilangan bola di lapangan tengah. Dimarco overlap di sisi kiri. Akan tetapi, umpan silang mendatarnya tak menjangkau satu pun rekannya yang sudah menunggu di kotak penalti.
Hingga babak pertama usai, tidak terlalu banyak peluang emas yang tercipta. Benfica walaupun bisa menciptakan empat tembakan, hanya mampu mencatatkan satu tendangan tepat sasaran. Inter sendiri gagal mencatatkan on target dari hanya dua tembakan.
Babak Kedua
Inter secara mengejutkan unggul lebih dahulu di menit ke-52. Overlap dari bek tengah Alessandro Bastoni diakhiri dengan umpan silang ke tiang jauh. Nicolo Barella yang juga turut naik menyambut umpan itu dengan sundulan yang membuat kiper Vlachodimos tak berkutik.
Di menit ke-57 terjadi kemelut di depan gawang Inter. Awalnya dari umpan silang Joao Mario ke kerumunan di depang gawang Inter. Tiga pemain Benfica yang berdiri di sana sama sekali gagal menendang bola dari jarak yang dekat.
Inter kembali mendapat peluang emas di menit ke-66. Berawal dari serangan balik yang cepat, Henrikh Mkhitaryan mendapat umpan terobosan di kotak penalti. Tendangan kaki kirinya dieksekusi dengan baik, tetapi Vlachodimos dengan cepat menutup ruang tembak itu.
Peluang emas Benfica kembali hadir di menit ke-73. Grimaldo yang naik dari sisi kiri mendapat bola muntah hasil sapuan yang tidak sempurna saat umpan silang. Tendangan setengah voli yang dilakukannya masih menyamping di gawang Inter.
Lagi, di menit ke-78 punya peluang dari serangan balik. Kali ini Gosens melepas umpan silang ke tiang jauh yang disambar Denzel Dumfries. Tendangan pertamanya diblok Vlachodimos, lalu tendangan keduanya dihentikan pemain belakang.
Inter menciptakan gol keduanya dari titik putih di menit ke-82. Wasit Michael Oliver sebelumnya memastikannya lewat VAR bahwa Joao Mario melakukan handball saat menghalangi umpan silang dari Dumfries. Romelu Lukaku yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola.
Peluang terakhir Benfica hadir di menit ke-90+4. Rafa Silva yang lepas dari jebakan offside merangsek ke kotak penalti dan melepas tendangan. Namun, Onana tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
Susunan Pemain
Benfica (4-2-3-1): Odysseas Vlachodimos; Gilberto, Antonio Silva, Morato, Alejandro Grimaldo; Florentino (David Neres 64'), Chiquinho; Joao Mario, Rafa, Fredrik Aursnes; Goncalo Ramos.
Pelatih: Roger Schmidt
Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries (Danilo D’Ambrosio 87'), Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco (Robin Gosens 63'); Lautaro Martinez (Joaquin Correa 63'), Edin Dzeko (Romelu Lukaku 63').
Pelatih: Simone Inzaghi
Sumber :
https://www.bola.net/champions/hasil-benfica-vs-inter-milan-skor-0-2-f26093.html
Rabu, 05 April 2023
Juan Cuadrado Tonjok Samir Handanovic
Kronologi Insiden Panas Juan Cuadrado Tonjok Samir Handanovic di Akhir Laga Juventus vs Inter Milan
Rabu 05 April 2023 14:14 WIB
Juan Cuadrado berulah di laga Juventus vs Inter Milan (Foto: REUTERS)
KRONOLOGI insiden panas Juan Cuadrado tonjok Samir Handanovic di akhir laga Juventus vs Inter Milan pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2022-2023 akan dibahas di sini. Insiden tak terpuji ini terjadi di Allianz Stadium, Turin, pada Rabu (5/4/2023) dini hari WIB.
Pada laga tersebut, Juventus sebetulnya mampu unggul lebih dulu via gol Juan Cuadrado (83’). Namun, Inter Milan secara dramatis berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 via sepakan penalti Romelu Lukaku (90+5’).
Juventus vs Inter Milan
Sayangnya, duel Bianconeri –julukan Juventus- vs Il Nerazzurri –julukan Inter Milan- harus diwarnai kericuhan antara kedua kubu. Akibatnya, tiga kartu merah dilayangkan wasit kepada satu pemain Juventus, Juan Cuadrado (90+9’), dan dua pemain Inter Milan, Romelu Lukaku (90+5), Samir Handanovic (90+9’).
Menurut jurnalis Sport Italia, Tancredi Palmeri, pada momen itu telah terjadi insiden panas Juan Cuadrado tonjok Samir Handanovic di akhir laga Juventus vs Inter Milan. Dalam tayangan video yang diunggah di akun Twitternya, Juan Cuadrado terlihat tanpa ampun menghantam Samir Handanovic dengan tangannya.
Kericuhan pun meramaikan suasana di Allianz Stadium antara kedua tim. Insiden ini juga mengakibatkan kedua pemain tersebut diganjar kartu merah. Menurut Tancredi Palmeri, Juan Cuadrado terancam mendapatkan hukumn larangan bermain di lima laga ke depan.
“Inilah tonjokkan Cuadrado ke Handanovic. Itu tepat sasaran. Ini adalah isyarat diskualifikasi 5 pertandingan. Jika saya ingat dengan benar, jika terjadi perilaku kekerasan yang serius di Piala Italia, diskualifikasi diperpanjang ke liga,” tulis Tancredi Palmeri, di akun Twitternya.
Lantas, seperti apa kronologi insiden panas Juan Cuadrado tonjok Samir Handanovic di akhir laga Juventus vs Inter Milan? Menurut La Gazzetta dello Sport, insiden itu bermula ketika Romelu Lukaku mencetak gol penyeimbang di menit 90+5' via sepakan penalti.
Usai pencetak gol penyelamat bagi Inter Milan, Romelu Lukaku merayakan gol dengan menyimpan tangan kanan seperti sedang hormat dan telunjuk tangan kiri diletakkan depan bibir menyuruh orang diam hadapan pendukung Juventus, Curva Sud, sambil mengucapkan sesuatu.
Sehingga, fans Juventus itu tidak terima dengan selebrasi kontrobversial Romelu Lukaku itu. Selain itu, para pemain Bianconeri juga mengerumuni striker asal Belgia tersebut. Dilaporkan beberapa fans Bianconeri melempar beberapa benda ke lapangan.
Setelah Romelu Lukaku dianggap melakukan selebrasi itu provokatif, wasit pun memberi eks pemain Chelsea itu kartu kuning kedua dan harus terusir dengan kartu merah. Berlanjut dari masalah ini, pemain Inter Milan melakukan protes lantaran tak terima rekannya diganjar kartu kuning kedua.
Juan Cuadrado
Pada momen itu, Romelu Lukaku dan Juan Cuadrado terlibat aksi saling dorong. Sehingga, Juan Cuadrado juga diberi kartu kuning. Kemudin pada menit ke-90+7', Juan Cuadrado terlibat adu mulut lagi kali ini dengan kapten Inter, Samir Handanovic.
Juan Cuadrado masih memprotes kepada kapten Inter Milan itu soal cara Romelu Lukaku yang tidak pantas melakukan selebrasi kontrobversial itu. Akan tetapi, Samir Handanovic justru tak menggubris protes Cuadrado.
Alhasil, Juan Cuadrado dan Samir Handanovic terlibat saling dorong. Bahkan, Juan Cuadrado yang tak bisa menahan emosinya terlihat menonjok Samir Handanovic meski pada akhirnya bisa dilerai oleh rekan-rekan setimnya.
Atas insiden panas tersebut, Juan Cuadrado diberi kartu kuning kedua, sedangkan Samir Handanovic kartu merah. Dengan begitu, baik Romelu Lukaku, Juan Cuadrado, Samir Handanovic bakal absen pada leg kedua semifinal Coppa Italia 2022-2023 di San Siro (26/4/2023).
Sumber :






