Halaman

Rabu, 05 Juli 2023

Davide Frattesi Memilih Inter Milan

5 Juli 2023 00:05

 

Para peminat Davide Frattesi harus gigit jari. Gelandang muda milik Sassuolo ini memantapkan hati memilih Inter Milan sebagai destinasi klub barunya. Frattesi memang mencuri perhatian sepanjang Liga Italia 2022/2023. Pemain berusia 22 tahun ini menonjol di lapangan tengah Sassuolo.

Alhasil, banyak yang kepincut untuk mendatangkannya di musim panas 2023. Laporan Sky Sports mengungkapkan, AC Milan dan AS Roma tertarik terhadap sang pemain. Namun, ketertarikan dua tim ini bertepuk sebelah tangan. Sassuolo mengabarkan kalau Frattesi lebih memilih untuk bergabung dengan Inter.


Kesempatannya Dua Hari

Kendati begitu, Inter diberi batas waktu oleh Sassuolo. Inter hanya punya waktu 48 jam untuk segera mengambil langkah konkret terkait transfernya. Sebab, Sassuolo sebenarnya terbuka mau menjual Frattesi ke siapapun. Jika memang ada tawaran lain yang lebih baik dari Inter, Sassuolo jelas akan menerimanya.

Keputusannya sekarang ada di Inter. Menurut laporan yang sama, Nerazzurri memfokuskan sumber daya yang ada untuk memboyong Frattesi.


Skema Pembelian

Sebagaimana lazimnya yang terjadi di Liga Italia, Frattesi sepertinya tidak akan langsung dibeli secara permanen oleh Inter. Sang pemain bakal pindah dengan status pinjaman terlebih dahulu. Baru di akhir masa peminjaman, Inter wajib membelinya seharga 25 juta Euro.

Khusus dalam transfer ini, Sassuolo meminta satu pemain dalam negosiasi, yaitu Samuele Mullattieri yang harga pasarannya 8 juta Euro.


Ada Barella

Dalam laporan yang sama dijelaskan, ada satu faktor yang membuat Frattesi lebih tertarik ke Inter. Alasannya, ada Nicolo Barella. Barella ternyata jadi role model bagi Frattesi. Dan ia ingin berada satu tim dengan idolanya tersebut.


Sumber :

https://www.bola.net/italia/davide-frattesi-memilih-inter-milan-f70ce5.html

Sabtu, 01 Juli 2023

Marcus Thuram Resmi Jadi Pemain Inter Milan

Sabtu, 01 Jul 2023 19:30 WIB

Inter Milan telah mengumumkan Marcus Thuram sebagai pemain anyar. Anak dari Lilian Thuram itu dianggap pemain yang sangat cepat. Pemain berusia 25 tahun itu menjalani pemeriksaan medis dengan Nerazzurri pada awal pekan ini.Dia diyakini telah menandatangani kontrak senilai 6,5 juta euro per musim hingga Juni 2028.

Ini adalah pembelian yang cukup baik untuk Inter. Hal tersebut karena Inter mendapatkannya dengan status bebas transfer dari Borussia Moenchengladbach. Inter menyebut Thuram sebagai sosok yang cepat. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan di situs resmi La Beneamata.

"Marcus Thuram Cepat. Dia sangat cepat mencapai tujuannya dan mengatasi rintangan apapun yang di hadapi," tulis pernyataan Inter.

Inter juga menjelaskan bahwa ayah Thuram dulu ingin anaknya menjadi atlet judo atau anggar. Namun,buah jatuh tak jauh dari pohonya, Marcus Thuram mengikuti jejak sang ayah.

"Dia sangat berharga lebih dari sekadar nama di belakang bajunya, meskipun dia tidak pernah melupakan ajaran dan teladan ayahnya Lilian, yang, pada awalnya, lebih suka dia mengambil judo atau anggar."


Sumber :
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-6801200/marcus-thuram-resmi-jadi-pemain-inter-milan.

Minggu, 11 Juni 2023

Skuad Utama Inter Milan Musim 2022/2023


Skuad Utama Inter Milan 
Musim 2022/2023

Kiper
1 Samir Handanović (captain)
21 Alex Cordaz
24 André Onana

Pemain Belakang
2 Denzel Dumfries
6 Stefan de Vrij
8 Robin Gosens
12 Raoul Bellanova (on loan from Cagliari)
15 Francesco Acerbi (on loan from Lazio)
32 Federico Dimarco
33 Danilo D'Ambrosio (vice-captain)
36 Matteo Darmian
37 Milan Škriniar
46 Mattia Zanotti
47 Alessandro Fontanarosa
95 Alessandro Bastoni

Pemain Tengah
5 Roberto Gagliardini
14 Kristjan Asllani (on loan from Empoli)
20 Hakan Çalhanoğlu
22 Henrikh Mkhitaryan
23 Nicolò Barella
45 Valentín Carboni
77 Marcelo Brozović (3rd captain)

Striker
9 Edin Džeko
10 Lautaro Martínez (4th captain)
11 Joaquín Correa
90 Romelu Lukaku (on loan from Chelsea)

Minggu, 04 Juni 2023

Akhirnya Alex Cordaz Bermain untuk Inter

Kisah Kiper Alex Cordaz, Menanti 7.059 Hari untuk Kembali Tampil bagi Inter 
04/06/2023


Kiper Alex Cordaz harus menanti lebih dari 7.000 hari untuk kembali merasakan tampil bersama klub masa kecilnya, Inter Milan. Inter Milan menutup kompetisi teratas Liga Italia, Serie A, musim 2022-2023 dengan melakoni partai tandang ke markas Torino. 

Bertanding di Stadion Olimpico di Torino pada Sabtu (3/6/2023) malam WIB, Inter berhasil membawa pulang kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan I Nerazzurri atas tuan rumah Torino dicetak oleh gelandang asal Kroasia, Marcelo Brozovic, pada menit ke-37. 

Hasil tersebut membuat Inter mengakhiri Liga Italia musim ini di peringkat tiga. Baca juga: Hasil Torino Vs Inter 0-1: Nerazzurri Pastikan Finis di Atas AC Milan Penantian ribuan hari Alex Cordaz Salah satu hal menarik dari laga Torino vs Inter Milan adalah keputusan Simone Inzaghi soal penjaga gawang. 

Untuk memulai laga, Inzaghi selaku pelatih Inter memilih kiper nomor satu sekaligus kapten tim Samir Handanovic sebagai starter. Pada menit ke-65 dengan I Nerazzurri unggul satu gol, Inzaghi menarik keluar Handanovic lalu memasukkan Alex Cordaz. 

Cordaz yang kini berusia 40 tahun merupakan kiper ketiga di skuad I Nerazzurri. 

Cordaz sendiri merupakan pemain asli didikan Inter. Ia merupakan kiper utama skuad primavera I Nerazzurri pada musim 2001-2002. Pada usia 19 tahun, pemain kelahiran Vittorio Veneto dipinjamkan ke Spezia yang kala itu bermain di Serie C. 

Pada musim panas 2003, Cordaz kembali ke Inter dan sempat membuat satu penampilan resmi yaitu saat melawan Juventus pada ajang Coppa Italia. Itu adalah penampilan pertama dan terakhir Cordaz bagi Inter sebelum dipinjamkan ke klub lain. 

Cordaz kemudian bertualang ke berbagai klub di seantero Negeri Piza, mulai dari Spezia, Treviso, Cittadella, hingga Crotone. Crotone menjadi klub terlama yang dibela Crotone setelah dilepas Inter. Ia mengabdi untuk I Pitagorici selama enam musim, dari 2015 sampai dengan 2021. 

Pada bursa transfer musim panas 2021, Cordaz kembali ke Inter. Ia menjadi back-up untuk Samir Handanovic dan Ionut Radu. 

Musim ini, Cordaz tetap menjadi "ban serep" I Nerazzurri di sektor penjaga gawang. Ia menjadi deputi Handanovic dan Andre Onana. 

Pada sisa laga kontra Torino, Cordaz berhasil menjaga gawang Inter tetap bersih. Salah satu aksi terbaik Cordaz adalah saat ia menepis sepakan jarak dekat Antonio Sanabria pada menit ke-71. Bagi Cordaz yang kontraknya akan habis pada akhir musim ini, pertandingan melawan Torino menjadi penampilan keduanya bagi Inter. 

Dilansir dari Gracenote Live, jarak penampilan pertama dan kedua Cordaz bagi I Nerazzurri adalah 7.059 hari. Penampilan pertama Cordaz bagi Inter tercatat pada tanggal 1 Februari 2004 dalam laga melawan Juventus. 

Kemudian, penampilan kedua sang kiper terjadi pada 3 Juni 2023 kontra Torino. Setelah menunggu selama lebih dari 7.000 hari, Cordaz akhirnya membukukan penampilan kedua bagi klub masa kecilnya, Inter Milan. 

Meski hampir sepanjang kariernya bersama Inter selalu menjadi pemain cadangan, nama Alex Cordaz tercatat dalam skuad I Nerazzurri saat memenangi dua titel Coppa Italia dan dua gelar Piala Super Italia.


Sumber :
https://www.kompas.com/sports/read/2023/06/04/07200078/kisah-kiper-alex-cordaz-menanti-7.059-hari-untuk-kembali-tampil-bagi-inter?page=all#page2.

Rabu, 24 Mei 2023

Inter Milan menjuarai Coppa Italia 2022/2023

Tinggal Satu Final Lagi, Inter Milan Bisa Raih Treble Musim Ini

25 Mei 2023 05:36

Inter Milan baru saja menjuarai Coppa Italia 2022/2023. Kini Nerazzurri tinggal menjalani satu final lagi untuk menutup musim dengan raihan tiga gelar. Inter menjadi juara Coppa Italia setelah mengalahkan Fiorentina di Stadio Olimpico, Kamis (25/5/2023) WIB. Nerazzurri menang dengan skor 2-1.

Fiorentina sebenarnya sempat unggul lebih dulu di awal pertandingan. Nicolas Gonzalez berhasil menjebol gawang Inter pada menit ke-3. Belum selesai babak pertama, Inter bisa membalikkan kedudukan. Dua gol dari Lautaro Martinez (29’, 37’) membawa Nerazzurri unggul hingga akhir pertandingan.

Hasil itu membuat Inter menjuarai Coppa Italia musim ini. Ini juga menjadi gelar kesembilan Inter di Coppa Italia sekaligus menjadi juara di dua musim beruntun. Inter berhasil mengalahkan Fiorentina di final Coppa Italia. Ini menjadi gelar kedua yang diraih Nerazzurri pada musim ini.

La Beneamata sebelumnya sudah menjuarai Piala Super Italia. Kesuksesan itu diraih setelah mereka mengalahkan sang rival sekota AC Milan. Kini final akbar lainnya juga telah menanti Hakan Calhanogu dan kolega. Inter akan menghadapi Manchester City di final Liga Champions.

Musim ini gelar Serie A sudah jatuh ke tangan Napoli. Trofi Liga Champions mungkin bisa melengkapi gelar Piala Super Italia dan Coppa Italia yang sudah diraih pasukan Simone Inzaghi.


Sumber :

https://www.bola.net/italia/tinggal-satu-final-lagi-inter-milan-bisa-raih-treble-musim-ini-a61c94.html

Rabu, 17 Mei 2023

Inter Milan vs AC Milan: Skor 1-0


Hasil Inter Milan vs AC Milan: Skor 1-0 (Agg. 3-0)

17 Mei 2023 03:52


Inter Milan tampil impresif untuk menjinakkan perlawanan AC Milan dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions 2022-2023, Rabu (17/5/2023). Nerazzurri menang tipis dengan skor 1-0. Bermodalkan kemenangan 2-0 di leg pertama pekan lalu, Inter tampil lebih percaya diri di laga ini. Milan mencoba segala cara untuk mengejar ketinggalan, tapi pertahanan Inter tampil impresif.

Kali ini laga terkunci tanpa gol di babak pertama. Saat Milan mulai frustrasi, Inter justru mencetak gol lewat aksi Lautaro Martinez di babak kedua (74').

Tambahan satu gol ini memastikan kemenangan Inter dengan agregat 3-0 atas Milan dalam dua leg semifinal Liga Champions 2022-2023. Dengan demikian, Inter Milan jadi tim pertama yang berhasil melangkah ke final Liga Champions musim ini.


Babak pertama

Pertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. Milan menggebrak dan mencoba membangun serangan cepat. Inter pun merespons dengan tempo yang sama. 10 menit pertama berlalu.

Milan mendapatkan sejumlah peluang matang lewat percobaan Diaz dan Leao. Pertandingan jauh lebih terbuka daripada leg pertama lalu. Hingga menit ke-20, Milan masih terus mencari celah pertahanan ruan rumah.

Serangan-serangan Milan masih belum juga bisa mengejutkan pertahanan Inter. 30 menit berlalu, skuad Stefano Pioli mendominasi dengan 58% penguasaan bola, tapi Inter lebih banyak melepas tembakan.

Pola permainan tampak menguntungkan Inter. Mereka tidak banyak membawa bola, tapi justru lebih berbahaya. Menit ke-37, Leao mendapatkan peluang emas. Menit ke-39, giliran sundulan Lautaro yang mengancam gawang Milan.

10 menit akhir babak pertama, tempo pertandingan sedikit menurun. Maignan lebih banyak membuat penyelamatan bpenting daripada Onana. 45 menit berlalu, skor 0-0 mengantar para pemain ke ruang ganti.


Babak kedua

Laga dilanjutkan kembali, Inter tidak menunjukkan tanda-tanda akan bermain defensif sepenuhnya. Milan kembali mencoba menyerang. 10 menit berlalu, Milan masih belum menemukan celah.

Hingga menit ke-60, atmosfer pertandingan masih begitu intens. Fans Inter memberikan dukungan masif untuk para pemain di lapangan. Kedua pelatih pun merespons dengan sejumlah pergantian pemain.

Menit ke-74, Inter justru mengejutkan Milan. Bek Rossoneri lengah. Lukaku menyodorkan bola pendek untuk Lautaro yang siap menusuk dari sisi kiri. Berhadapan dengan kiper, Lautaro melepas tembakan keras mendatar. Gol! Inter 1-0 Milan.

Memasuki 10 menit akhir, arah pertandingan sedikit mengalami perubahan. Inter lebih aktif menekan, Milan tampak frustrasi dan mulai kehilangan kontrol. Tambahan waktu 3 menit tidak cukup bagi Milan untuk mencetak gol balasan. Wasit mengakhiri laga. Skor 1-0 dengan agregat 3-0 untuk kemenangan Inter Milan.


Susunan pemain

INTER (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella (84' Roberto Gagliardini), Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan (44' Marcelo Brozovic), Federico Dimarco (66' Robin Gosens); Edin Dzeko (66' Romelu Lukaku), Lautaro Martinez (84' Joaquin Correa).

Pelatih: Simone Inzaghi.


MILAN (4-2-3-1): Mike Maignan; Davide Calabria, Malick Thiaw (64' Pierre Kalulu), Fikayo Tomori, Theo Hernandez; Sandro Tonali, Rade Krunic; Junior Messias (76' Alexis Saelemaekers), Brahim Diaz (76' Divock Origi), Rafael Leao; Olivier Giroud.

Pelatih: Stefano Pioli.


Sumber :

https://www.bola.net/champions/hasil-inter-milan-vs-ac-milan-skor-1-0-agg-3-0-6ef127.html

Kamis, 11 Mei 2023

Inter vs Milan 2-0


Hasil Liga Champions: 11 Menit 2 Gol, Inter Sikat Milan 2-0

Kamis, 11 Mei 2023 03:56 WIB


Inter Milan sukses buat kejutan dengan mengalahkan AC Milan 2-0 di semifinal leg 1 Liga Champions 2022/2023. Luar biasanya Inter mencetak dua gol dalam 11 menit awal permainan. Laga AC Milan vs Inter Milan digelar di Stadion San Siro, Milan, pada Rabu (10/5) malam waktu setempat atau Kamis (11/5) dini hari WIB.

Pada menit kedelapan Inter Milan berhasil unggul 1-0 lewat gol indah Edin Dzeko dengan tendangan voli usai meneruskan umpan sepak pojok Hakan Calhanoglu. Pada menit ke-11 Inter Milan berhasil unggul 2-0 lewat lesakan Henrikh Mkhitaryan yang berhasil merangsek masuk ke dalam kotak penalti Milan usai meneruskan umpan Federico Dimarco.

Pada menit ke-15 tembakan jarak jauh Calhanoglu kembali mengancam gawang Milan usai membentur tiang sebelah kiri. Hingga pertandingan babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Inter Milan unggul 2-0 atas Milan di babak pertama.

Pada babak kedua Milan langsung ambil inisiatif menyerang. pada menit ke-49 Milan memiliki peluang bagus lewat sepakan Brahim Diaz. Namun tembakan Brahim Diaz masih melenceng tipis di sisi kanan tiang gawang Inter.

Peluang emas kembali didapat Milan pada menit ke-51 lewat sepakan Junior Messias. Sayang Messias yang dalam posisi bebas gagal memanfaatkan peluang dengan baik lantaran tembakannya dari dalam kotak penalti Inter melenceng ke sisi kanan gawang lawan.

Pada menit ke-54 Inter mendapatkan peluang lewat Dzeko yang sudah berhadapan dengan kiper Milan. Sayang sontekan Dzeko dapat diblok kiper lawan dan hanya menghasilkan sepak pojok. Hingga pertandingan berakhir skor tidak berubah. Inter Milan menang 2-0 atas Milan di semifinal leg 1 Liga Champions 2022/2023.

Selanjutnya Inter dan Milan akan kembali bertemu pada semifinal leg 2 Liga Champions 2022/2023 pada Rabu (17/5) dini hari mendatang.


Susunan Pemain Milan vs Inter di Liga Champions:

AC Milan XI: Maignan; Calabria, Kjaer, Tomori, Hernandez; Krunic, Tonali; Brahim Diaz, Bennacer, Saelemaekers; Giroud


Inter Milan XI: Onana; Darmian, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Lautaro Martinez, Dzeko


Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20230511031151-142-948027/hasil-liga-champions-11-menit-2-gol-inter-sikat-milan-2-0