Halaman

Minggu, 28 Februari 2021

(24) Inter 3 vs 0 Genoa

Inter Vs Genoa: Menang 3-0, Si Ular Makin Kukuh di Puncak

Minggu, 28 Feb 2021 23:01 WIB


Inter Milan berhasil menang 3-0 di kandang atas Genoa pada giornata ke-24 Liga Italia. Hasil ini membuat Si Ular semakin kukuh di puncak klasemen.

Inter menjamu Genoa di Giuseppe Meazza, Minggu (28/2/2021) malam WIB. Nerazzurri langsung mencetak gol di detik ke-32 lewat aksi dari Romelu Lukaku.

Namun setelah itu, tuan rumah sempat kesulitan kembali mencetak gol akibat kegemilangan Mattia Perin di bawah mistar Genoa. Inter baru mampu menggandakan kedudukan di menit ke-69 dari gol Matteo Darmian.

Alexis Sanchez yang baru masuk di babak kedua kemudian melengkapi kemenangan Inter. Ia mencetak gol di menit ke-79 untuk membawa pasukan Antonio Conte menang 3-0.

Kemenangan ini membawa Inter semakin kukuh di puncak klasemen dengan 56 poin. La Beneamata unggul tujuh angka dari AC Milan di posisi kedua.

Sementara untuk Genoa, kekalahan atas Inter membuat mereka tertahan di posisi ke-13. Goran Pandev dkk mengumpulkan 26 poin.


Jalannya Pertandingan

Inter sudah mampu membuka keunggulan saat laga belum genap berjalan satu menit. Usai melakukan kombinasi dengan Lautaro Martinez di lini tengah, Lukaku menusuk hingga depan kotak penalti lalu melakukan sepakan mendatar.

Gol!! Bola tembakan Lukaku meluncur ke pojok kanan gawang Genoa tanpa mampu dibendung Mattia Perin. Inter unggul 1-0 kala laga baru menginjak detik ke-32.

Inter tak mengendurkan serangan meski mampu unggul cepat. Pada menit ke-19, Nicolo Barella hampir menggandakan keunggulan Si Ular dari tembakan jarak jauhnya. Namun, usahanya ini masih menerpa tiang gawang tim tamu.

Genoa yang tertinggal perlahan tampil lebih tenang dalam membangun serangan memasuki pertengahan babak pertama. Meski demikian, mereka hampir saja dihukum oleh serangan balik Inter di menit ke-31.

Lukaku lewat aksi individunya masuk ke kotak penalti lalu melepas sepakan keras. Il Grifone selamat dari kebobolan setalah Perin dengan sigap bisa menepis bola.

Pada menit ke-32, Genoa mendapat peluang setelah Samir Handanovic tak lengket menangkap bola saat mengantisipasi sepak pojok. Bola liar langsung disambar Gianluca Scamacca. Handanovic membayar kesalahan ini dengan apik bisa membendung ancaman Scamacca.

Perin kembali beraksi menyelamatkan gawang Genoa pada menit ke-37 dan 39. Ia secara beruntun mengamankan dua ancaman dari Martinez.

Kegemilangan Perin membantu Genoa hanya kebobolan satu di babak pertama, meski, Inter banyak melepas ancaman berbahaya. Skor 1-0 untuk Inter bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, tekanan Inter tak segencar di babak pertama. Sementara, Genoa juga masih kesulitan mengancam gawang Inter. Tempo pertandingan menurun di awal babak kedua.

Saat Inter mulai buntu, aksi Lukaku kembali menghadirkan solusi. Bergerak di depan kotak penalti Genoa, ia berhasil menarik tiga pemain Genoa sebelu menyodorkan bola ke Matteo Darmian.

Gol!! Darmian yang tak terkawal di sisi kanan kotak penalti melepas sepakan keras ke pojok kanan gawang. Inter memimpin 2-0.

Inter Milan's Matteo Darmian scores his side's second goal during a Serie A soccer match between Inter Milan and Genoa at the San Siro stadium in Milan, Italy, Sunday, Feb. 28, 2021. (AP Photo/Luca Bruno)

Gol Matteo Darmian membawa Inter Milan unggul 2-0 atas Genoa (AP Photo/Luca Bruno) Foto: AP/Luca Bruno

Pada menit ke-78, Inter mencetak gol ketiga mereka di laga ini. Lukaku kembali punya peran penting.

Gol!! Bola muntah sepakan Lukaku yang ditepis oleh Perin mampu disundul Alexis Sanchez untuk menggetarkan jala Genoa. VAR sempat meninjau gol ini akibat Lukaku diindikasi offside. Namun, keputusan akhir menyebut Lukaku onside sehingga Inter menjauh 3-0.

Di sisa laga, Inter punya berapa peluang untuk menambah keunggulan. Peluang emas dimiliki D'Ambrosia dan Sanchez. Namun, Perin masih tampil apik meski sudah kebobolan tiga gol.

Inter menutup laga ini dengan kemenangan 3-0.


Susunan Pemain

Inter Milan: Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Matteo Darmian (Danilo D'Ambrosio 84'), Nicolo Barella (Arturo Vidal 84'), Marcelo Brozovic (Roberto Gagliardini 76'), Christian Eriksen, Ivan Perisic (Ashley Young 84'); Romelu Lukaku, Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 76').

Genoa: Mattia Perin; Edoardo Goldaniga, Ivan Radovanovic (Jerome Onguene 46'), Cristian Zapata; Paolo Ghiglione (Eldor Shomurodov 62'), Kevin Strootman (Valon Behrami 46'), Nicolo Rovella, Filippo Melegoni (Manolo Portanova 71'), Lennart Czyborra; Marko Pjaca, Gianluca Scamacca (Goran Pandev 62').


Sumber :

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-5475541/inter-vs-genoa-menang-3-0-si-ular-makin-kukuh-di-puncak

Minggu, 21 Februari 2021

(23) AC Milan 0 vs 3 Inter Milan

Hasil Pertandingan AC Milan vs Inter Milan: Skor 0-3

21-02-2021 


Duel Derby della Madoninna yang terjadi di ajang Serie A, Minggu (21/2/2021) berhasil dimenangkan Inter Milan. Klub asuhan Antonio Conte tersebut sukses menjungkalkan rival sekotanya, AC Milan, dengan skor 3-0.

Inter sudah unggul ketika pertandingan baru berlangsung selama lima menit. Sang striker, Romelu Lukaku, mengirim umpan silang ke arah kotak penalti Milan yang disambut dengan apik oleh Lautaro Martinez dengan sundulannya. 1-0.

Milan tentu berusaha mengejar ketertinggalannya. Namun, kordinasi permainan yang kurang apik membuat mereka justru meninggalkan banyak celah di lini belakang untuk dimanfaatkan Nerazzurri.

Untungnya, kebanyakan peluang Nerazzurri lebih sering meleset dari target. Kiper Milan, Gianluigi Donnarumma, tidak begitu sering melakukan tepisan kecuali pada menit ke-37, di mana dirinya berhasil menghalau tembakan Ivan Perisic.

Jelang babak pertama usai, Inter sempat mendapatkan peluang dari sundulan Milan Skriniar yang memanfaatkan umpan Christian Eriksen. Sayang, bola sundulannya hanya mampu mendarat di atas jala gawang Milan.


Babak Kedua

Permainan Milan di babak kedua terlihat jauh lebih rapi. Alhasil, mereka bisa membuat sejumlah kesempatan yang seharusnya menjadi gol andai gawang Inter tidak dikawal kiper kawakan, Samir Handanovic.

Milan memang tidak beruntung. Setelah mendapatkan harapan, mereka justru kebobolan lagi. Lautaro Martinez sukses mencetak gol keduanya pada menit ke-57 setelah menerima assist dari Ivan Perisic. 2-0.

Penderitaan mereka berlanjut di menit ke-66. Lukaku benar-benar menjadi momok buat Alessio Romagnoli dkk di wilayah pertahanan Milan. Ia melakukan solo run sebelum melepas tembakan rendah yang tak mampu dihalau Donnarumma. 3-0.

Gol yang dicetak Lukaku membuat Inter jadi semakin mudah menguasai permainan. Milan tentu berusaha untuk paling tidak memperkecil kedudukan. Namun, mereka nampaknya telah mengibarkan bendera putihnya kepada Nerazzurri.

Pada akhirnya, skor 3-0 untuk keunggulan Inter bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang. Kemenangan ini membuat klub besutan Antonio Conte tersebut semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 53 poin


Susunan Pemain

AC Milan (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Sandro Tonali (Soualiho Meite 67'), Franck Kessie; Alexis Saelemaekers (Rafael Leao 67'), Hakan Calhanoglu, Ante Rebic; Zlatan Ibrahimovic (Samu Castillejo 75').

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Alessandro Bastoni, Milan Skriniar, Stefan de Vrij; Achraf Hakimi (Ashley Young 83'), Nicolo Barella (Arturo Vidal 86'), Marcelo Brozovic, Christian Eriksen (Roberto Gagliardini 78'), Ivan Perisic (Matteo Darmian 78'); Romelu Lukaku, Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 79').


Sumber :

https://www.bola.net/italia/hasil-pertandingan-ac-milan-vs-inter-milan-skor-0-3-484a0d.html

Senin, 15 Februari 2021

(22) Inter Milan 3 vs 1 Lazio

Hasil Serie A: Inter Milan Bungkam Lazio 3-1, Kudeta AC Milan di Puncak Klasemen


Senin, 15 Februari 2021 05:26 WIB

Romelu Lukaku mencetak dua gol saat membawa Inter Milan mengalahkan Lazio 3-1 di Stadion Giuseppe Meazza. Dengan satu gol lain yang diciptakan Lautaro Martinez, Inter Milan berhasil mengkudeta AC Milan dari puncak klasemen Serie A.

Dengan Milan yang kalah dari Spezia dan Juventus kalah dari Napoli, Sabtu kemarin, Nerazzurri tahu bahwa kemenangan akan menempatkan mereka di puncak klasemen. Inter (50 poin) dan Milan kini hanya berselisih satu poin, sedangkan Juventus harus melorot ke posisi empat klasemen Serie A dengan 42 poin.

Arturo Vidal adalah satu-satunya yang absen. Christian Eriksen berhasil memainkan perannya sebagai pengatur serangan. Ia memberikan dua peluang bagus untuk Marcelo Brozovic dan Lautaro Martinez, tetapi keduanya diblok oleh barisan pertahanan Lazio. Adapun Samir Handanovic beberapa kali menghalau peluang Joaquin Correa.

Inter mencoba melancarkan serangan sejak permainan dimulai. Pada menit ke-20, bek Lazio, Wesley Hoedt melakukan pelanggaran terhadap Martinez di kotak penalti. Lukaku, yang menjadi algojo tendangan penalti, pun tak menyia-nyiakan peluang untuk membobol gawang yang dijaga Pepe Reina.

Lukaku membuat skor menjadi 2-0 setelah memanfaatkan bola liar dari duel Brozovic dan gelandang Lazio Manuel Lazzari. Bola yang meluncur ke arah pemain timnas Belgia itu tidak disia-siakan menjadi gol. Awalnya, para pemain Lazio protes karena melihat Lukaku dalam posisi offside. Setelah mengecek VAR, wasit menganggap gol Lukaku sah.

Pelatih Lazio Simone Inzaghi melakukan pergantian seusai istirahat. DI babak kedua, Lazio mendominasi penguasaan bola tetapi tanpa memiliki tembakan tepat sasaran.

Lazio justru lengah. Achraf Hakimi hampir memanfaatkan pertahanan Lazio yang terbuka. Ia hampir membawa Inter unggul 3-0 pada menit ke-58. Namun, menerima operan dari Martinez, Hakimi gagal memanfaatkan peluang itu menjadi gol setelah tembakannya diblok pemain bertahan Lazio.

Tekanan Lazio baru berbuah di menit ke-60 saat Lazzari dijatuhkan di luar kotak penalti oleh Hakimi. Tendangan bebas Milinkovic-Savic terpantul ke arah Gonzalo Escalante dan dimanfaatkan menjadi gol ke gawang Handanovic.

Meski begitu, Inter Milan berusaha keluar dari tekanan. Hasilnya, pada menit ke-64, Martinez berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan assist Lukaku. Bagi Lukaku, dua gol dalam pertandingan itu menandai rekor 300 gol dalam karier profesionalnya.


Susunan Pemain:

Inter Milan:

Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Hakimi (D’Ambrosio 91), Barella, Brozovic, Eriksen (Gagliardini 72), Perisic (Darmian 91); Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 78), R Lukaku (Pinamonti 91)


Lazio:

Reina; Patric, Acerbi, Hoedt (Parolo 46); Lazzari, Milinkovic-Savic, Leiva (Escalante 46), Luis Alberto (Pereira 78), Marusic; Correa (Caicedo 70), Immobile (Muriqi 70)


Sumber :

https://bola.tempo.co/read/1432869/hasil-serie-a-inter-milan-bungkam-lazio-3-1-kudeta-ac-milan-di-puncak-klasemen/full&view=ok

Sabtu, 06 Februari 2021

(21) Fiorentina 0 vs 2 Inter Milan

Hasil Pertandingan Fiorentina vs Inter Milan: Skor 0-2

06-02-2021 

 


Inter Milan sukses menumbangkan Fiorentina dua gol tanpa balas dalam laga lanjutan Serie A 2020/21 giornata 21 yang digelar di Artemio Franchi, Sabtu (6/2/2021) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan Inter di markas Fiorentina masing-masing dicetak oleh Nicolo Barella di babak pertama serta Ivan Perisic di paruh kedua pertandingan.

Berkat hasil ini, Inter dengan poin 47 untuk sementara sukses mengambil alih puncak klasemen dari tangan AC Milan. Fiorentina sendiri masih tertahan di peringkat 12 dengan poin 22.


Jalannya Babak Pertama

Inter sudah mencoba bermain agresif sejak menit-menit awal babak pertama. Sayang, peluang yang didapat Barella ketika laga baru berjalan enam menit masih bisa digagalkan Bartlomiej Dragowski.

Inter akhirnya sukses membuka keunggulan pada menit ke-31 lewat tembakan keras Barella dari luar kotak penalti yang menghujam gawang tim tuan rumah tanpa bisa diantisipasi Dragowski.

Memasuki menit ke-37, Fiorentina mendapat dua peluang emas beruntun. Setelah tembakan Lucas Martinez Quarta mengenai mistar, bola rebound yang langsung dicocor Cristiano Biraghi masih bisa dimentahkan Samir Handanovic.

Jelang babak pertama usai, Romelu Lukaku hampir menggandakan keunggulan Inter. Sayang, sundulannya masih melambung di atas sasaran. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu menjadi hasil sementara saat turun minum.


Jalannya Babak Kedua

Kembali dari kamar ganti, Inter meneruskan dominasi mereka. Hasilnya, Perisic sukses menambah keunggulan Nerazzurri pada menit ke-52 lewat sontekan dari jarak dekat meneruskan assist Achraf Hakimi.

Empat menit berselang, Lukaku sempat membobol gawang Fiorentina lewat tembakan rebound setelah aksi Perisic diblok Dragowski. Namun, usai berkonsultasi dengan VAR, wasit akhirnya menganulir gol ini karena Perisic lebih dulu offside.

Sederet peluang didapat Fiorentina dan Inter di sisa pertandingan. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim hingga peluit panjang berbunyi. Skor 2-0 untuk kemenangan Inter pun menjadi hasil akhir laga ini.


Susunan Pemain

Fiorentina: Bartlomiej Dragowski; Igor Julio, German Pezzella, Lucas Martinez Quarta; Lorenzo Venuti (Kevin Malcuit 73'), Giacomo Bonaventura, Borja Valero (Christian Kouame 46'), Sofyan Amrabat, Cristiano Biraghi (Antonio Barreca 82'); Valentin Eysseric (Erick Pulgar 74'), Dusan Vlahovic (Aleksandr Kokorin 74').

Inter: Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Arturo Vidal (Roberto Gagliardini 46'), Ivan Perisic (Matteo Darmian 80'); Romelu Lukaku (Andrea Pinamonti 89'), Alexis Sanchez (Lautaro Martinez 62').


Sumber :

https://www.bola.net/italia/hasil-pertandingan-fiorentina-vs-inter-milan-skor-0-2-7922ac.html

Minggu, 31 Januari 2021

(20) Inter 4 vs 0 Benevento

Inter Vs Benevento: Lukaku Dua Gol, Nerazzurri Menang 4-0

Minggu, 31 Jan 2021 04:46 WIB


Inter Milan memetik poin penuh dari Benevento dalam lanjutan Liga Italia. Nerazzurri menang 4-0 dan Romelu Lukaku sumbang dua gol.

Inter vs Benevento berlangsung di Giuseppe Meazza, Minggu (31/1/2021) dini hari WIB. Nerazzurri memimpin 1-0 di babak pertama lewat gol bunuh diri Riccardo Improta.

Tim tuan rumah menggila di babak kedua. Lautaro Martinez memperbesar keunggulan menjadi dua gol dan Romelu Lukaku menyumbang dua gol untuk menutup laga menjadi 4-0 bagi kemenangan Inter.

Kemenangan ini tetap membuat Inter duduk di posisi kedua dengan 44 poin atau tertinggal dua angka dari AC Milan selaku pemuncak klasemen. Benevento berada di posisi ke-12 dengan 40 poin.


Jalannya Pertandingan

Inter langsung mengambil kendali permainan di awal laga. Gol pembuka Nerazzurri pun datang saat laga baru berjalan tujuh menit.

Bola tendangan bebas Christian Eriksen menjadi kemelut di depan gawang Benevento. Bola kemudian mengenai Riccardo Improta, yang kemudian berbelok arah masuk ke gawang sendiri.

Ivan Perisic pengancam gawang Benevento di menit ke-18. Dia melepaskan tembakan di sisi kotak penalti, namun bola masih bisa diamankan kiper Lorenzo Mantipo.

Lautaro Martinez melepaskan percobaan dari luar kotak penalti. Bola tembakan pemain asal Argentina itu masih belum mengarah ke gawang Benevento.

Achraf Hakimi membuang peluang emas di menit ke-33. Bola tembakannya dari jarak dekat belum bisa merobek gawang Benevento.

Tak ada gol tambahan hingga laga turun minum. Inter Milan memimpin dengan skor 3-0.

Inter membuat ancaman di awal babak kedua atau tepatnya menit ke-47. Eriksen melepas tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa diblok lawan.

La Benemata memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-57. Lautaro Martinez sukses melesakkan gol setelah mampu melepaskan diri dari kawalan lawan.

Inter tak mengendurkan tekanan dan Benevento belum juga mampu melepaskan tembakan sampai laga berjalan satu jam. Inter justru mampu menambah gol lagi.

Umpan pendek kiper Mantipo mampu dipotong oleh Lautaro Martinez. Bola kemudian bergulir ke arah Romelu Lukaku, yang langsung disepaknya ke sisi kanan kiper. 3-0 Inter memimpin di menit ke-67.

Lukaku kembali merobek gawang Benevento di menit ke-78. Dia mendapat bola terobosan dari Alexis Sanchez dan dalam posisi bebas mampu menyarangkan bola ke gawang lawan. 4-0 Inter memimpin.

Erikesen melakukan penetrasi ke depan kotak penalti di menit ke-82. Gelandang asal Denmark itu kemudian melepaskan tembakan keras, namun bola masih tepat mengarah ke kiper Benevento.

Tak ada gol tambahan hingga laga tuntas. Inter menyudahi pertandingan dengan kemenangan 4-0.


Susunan Pemain:

Inter: Handanovic; Skriniar (De Vrij 74), Ranocchia, Bastoni; Hakimi, Barella (Vidal 64), Eriksen, Gagliardini (Sensi 80), Perisic; Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 74), Lukaku (Pinamonti 80).

Benevento: Montipò; Glik, Caldirola (Pastina 60), Barba; Depaoli, Hetemaj, Viola (Schiattarella 60), Ionita (Tello 70), Improta (Foulon 70); Caprari (R Insigne 76), Lapadula.


Sumber :

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-5355227/inter-vs-benevento-lukaku-dua-gol-nerazzurri-menang-4-0

Minggu, 24 Januari 2021

(19) Udinese 0 vs 0 Inter Milan

Udinese vs Inter Milan: Nerazzurri Diredam 0-0

Minggu, 24 Jan 2021


Inter Milan harus puas pulang dengan satu poin kala bertandang ke Udinese di lanjutan Liga Italia. Tampil dominan, Nerazzurri mesti puas berimbang 0-0.

Melawat ke Dacia Arena, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB, Inter Milan tampil dominan. Udinese sempat merepotkan di awal babak pertama dengan pressing tingginya.

Pada prosesnya Inter dibuat frustrasi oleh rapatnya pertahanan Udinese. Empat peluang on target dicatatkan La Beneamata tanpa membuahkan hasil, sementara tuan rumah hanya sekali mencatatkan ancaman langsung ke gawang.

Dengan hasil ini, Inter tetap berada di posisi dua dengan 41 poin dari 19 laga. Sedang Udinese menempati urutan 14 dengan 18 poin.


Jalannya Pertandingan

Inter langsung menghadapi pressing agresif Udinese selepas sepak mula. Lautaro Martinez sempat membobol gawang Udinese di menit ke-9, namun dianulir karena offside.

Udinese balas mengancam di menit ke-22. Jens Stryger-Larsen menyambar umpan silang dengan sundulan dan bola cuma meluncur tipis di atas gawang.

Inter nyaris harus membuat Udinese membayar mahal di menit ke-24. Umpan balik Rodrigo Becao ke kiper dipotong Martinez, tapi sepakannya masih bisa dihalau dengan gemilang oleh Juan Musso.

Tendangan voli Nicolo Barella di menit ke-29 cuma melesat ke samping gawang. Sepakan Arturo Vidal di menit ke-40 tak cukup mengancam, dengan bola membentur dan kemudian diamankan kiper.


Babak pertama berakhir tanpa gol.

Udinese menebar ancaman di menit ke-53 lewat Roberto Pereyra. Sepakannya dari jarak dekat melesat ke atas gawang.

Sebuah peluang untuk Inter enam menit kemudian. Umpan silang jatuh di depan gawang Udinese dan tampak mengarah ke Martinez. Tapi ia tak berhasil menjangkaunya.

Achraf Hakimi menerima bola di sisi kanan dan coba menembak di menit ke-75. Tendangannya bergulir tipis di kiri gawang.

Inter terus menekan Udinese dan memainkan bola dari sisi ke sisi. Tapi tuan rumah terus membuat mereka frustrasi.

Memasuki masa injury time, Inter kehilangan sang pelatih, Antonio Conte. Conte dikartu merah wasit karena protes.

Udinese melancarkan serangan balik di menit ke-93 dan memenangi korner. Sepak pojok pendek di lakukan dan tuan rumah lebih tertarik menghabiskan waktu memainkan bola alih-alih menciptakan peluang.

Udinese mendapatkan tendangan bebas tak terlalu jauh dari kotak penalti Inter di menit ke-94. Umpan lambung dikirim ke jantung pertahanan Inter, namun dihalau. Laga tuntas tanpa gol.


Susunan pemain:

Udinese: Musso; Becao, Bonifazi (De Maio 63), Samir; Stryger-Larsen (Molina 78), De Paul, Arslan (Walace 33), Pereyra, Zeegelaar (Nuytinck 78); Deulofeu (Mandragora 63), Lasagna

Inter: Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Hakimi, Barella, Brozovic, Vidal (Sensi 70), Young (Perisic 70); R Lukaku, Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 70)


Sumber :

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-5346204/udinese-vs-inter-milan-nerazzurri-diredam-0-0

Senin, 18 Januari 2021

(18) Inter 2 vs 0 Juventus

Inter Vs Juventus: Si Ular Terkam Si Nyonya Tua 2-0

Senin, 18 Jan 2021 


Inter Milan memenangkan laga big match Liga Italia menghadapi juara bertahan Serie A, Juventus. Tim berjuluk Si Ular itu mengalahkan Si Nyonya Tua 2-0.

Derby D'Italia antara Inter vs Juventus digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (18/1/2021) dini hari WIB, pada pekan ke-18 Liga Italia 2020/2021. Tim tuan rumah tampil dominan sepanjang laga dengan melepaskan 17 tembakan, berbanding 9 milik Bianconeri.

Inter unggul 1-0 di babak pertama melalui gol Arturo Vidal. La Beneamata menambah skor di babak kedua via gol Nicolo Barella, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 atas Juventus di akhir laga.

Tambahan tiga poin membuat Inter kini sudah mengumpulkan 40 poin dari 18 laga Serie A, serta duduk di posisi kedua klasemen Liga Italia. Adapun Juventus tertahan di peringkat kelima dengan 33 poin.


Jalannya Pertandingan

Juventus sempat mencetak gol melalui bola sontekan Alvaro Morata di depan gawang Inter, menyambut umpan Federico Chiesa. Penyerang Spanyol itu sudah lebih dulu terjebak offside.

Gol! Inter membuka skor di menit ke-12. Arturo Vidal mencatatkan namanya di papan skor.

Berawal dari bola crossing Nicolo Barella dari sisi kanan ke kotak penalti Juventus, Vidal menyambut bola dengan tandukannya yang menjebol gawang Bianconeri. Inter unggul 1-0.

Inter terus berupaya membongkar lini belakang Juventus dari sisi kanan. Bola tendangan jarak jauh Marcelo Brozovic di menit ke-18 masih mengarah tepat ke dekapan Szczesny.

Inter nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-23. Bola sepakan on target Romelu Lukaku dari luar kotak penalti dapat ditepis Szczesny.

Lukaku lagi-lagi menjadi ancaman Juventus di menit ke-37. Penyerang Belgia itu menerima umpan crossing Barella dari sisi kanan, sebelum melepaskan bola sepakan di kotak penalti yang bisa ditangkap Szczesny.

Tidak ada gol tambahan tercipta hingga memasuki waktu istirahat. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 Inter atas Juventus.

Di babak kedua, Inter tidak mengendurkan serangannya. Hasilnya, tim tuan rumah menggandakan keunggulan di menit ke-52.

Gol! Barella mencetak gol kedua Inter ke gawang Juventus. Pemain Italia itu berdiri bebas menerima umpan jauh Alessandro Bastoni dan meneruskannya menjadi gol. Nerazzurri menjauh 2-0.

Inter nyaris membobol lagi gawang Juventus di menit ke-71. Martinez lepas dari jebakan offside dan menusuk dari sisi kiri, sebelum menembak bola yang menyamping dari gawang Si Nyonya Tua.

Juventus berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada. Rapatnya barisan belakang Inter gagal ditembus Cristiano Ronaldo dkk hingga pertandingan berakhir.

Laga tuntas untuk kemenangan meyakinkan Inter 2-0 atas Juventus.


Susunan Pemain

Inter Milan: Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Arturo Vidal (Roberto Gagliardini 77'), Ashley Young (Matteo Darmian 72'); Romelu Lukaku, Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 86').

Juventus: Wojciech Szczesny; Gianluca Frabotta (Federico Bernardeschi 58'), Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Danilo; Aaron Ramsey (Dejan Kulusevic 58'), Adrien Rabiot (Weston McKennie 58'), Rodrigo Bentancur, Federico Chiesa; Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata.


Sumber :

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-5337915/inter-vs-juventus-si-ular-terkam-si-nyonya-tua-2-0